Angkat Materi Penyusunan LMS untuk Perkuliahan, DKV ISI Surakarta Gelar KamisNulis

Print Friendly and PDF

Kegiatan pengembangan kompetensi dosen melalui KamisNulis #4.


Angkat Materi Penyusunan LMS untuk Perkuliahan, DKV ISI Surakarta Gelar KamisNulis

SURAKARTA – majalahlarise.com - Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta kembali menggelar kegiatan pengembangan kompetensi dosen melalui KamisNulis #4. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Gedung 5 lantai 2 Jurusan Desain, Kampus Mojosongo, Kamis (29/1/2026), dan diikuti dosen internal DKV ISI Surakarta.

Berbeda dengan KamisNulis edisi pertama hingga ketiga yang berfokus pada penulisan artikel ilmiah, sesi keempat ini mengangkat tema penyusunan Learning Management System (LMS) untuk perkuliahan. Materi diarahkan pada pemahaman perangkat lunak berbasis web yang digunakan untuk membuat, mendistribusikan, serta mengelola penyampaian materi pembelajaran secara digital.

Pemateri KamisNulis #4, Anung Rachman, menguraikan fungsi strategis LMS dalam dunia pendidikan tinggi. Ia menjelaskan LMS tidak hanya berperan sebagai media pembelajaran daring, tetapi juga sebagai sistem manajemen yang mencakup dokumentasi, pemantauan, pelaporan, administrasi, serta distribusi berbagai konten pendidikan.

“Learning Management System merupakan program perangkat lunak berbasis web yang digunakan untuk manajemen dan distribusi konten pendidikan, mulai dari materi kuliah, program pelatihan, video instruksional, hingga proyek pembelajaran dan pengembangan,” ujar Anung Rachman.

Antusiasme peserta terlihat dari diskusi yang berkembang selama kegiatan. Salah satu peserta, Alfiandi Eka Kusuma, menyampaikan peran dosen menjadi kunci dalam penerapan LMS di lingkungan perkuliahan.

“Kegiatan ini membantu dosen memahami dan mempersiapkan modul digital agar siap diaplikasikan kepada mahasiswa sesuai kebutuhan pembelajaran,” tutur Alfiandi melalui rilis yang dikirimkan.

Sementara itu, Rendya Adi Kurniawan selaku Ketua Program Studi DKV ISI Surakarta menguraikan harapannya terhadap keberlanjutan kegiatan internal tersebut. Ia menuturkan KamisNulis menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapan dosen menghadapi transformasi pembelajaran berbasis teknologi.

“Melalui kegiatan ini, DKV ISI Surakarta semakin siap mengimplementasikan teknologi pembelajaran modern guna meningkatkan kualitas akademik serta daya saing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Rendya.

KamisNulis menjadi salah satu program rutin Prodi DKV ISI Surakarta sebagai ruang berbagi pengetahuan dan peningkatan kapasitas dosen, seiring perkembangan kebutuhan pembelajaran digital di perguruan tinggi. (Sofyan)


Baca juga: SMAN 1 Manyaran Gelar Ko-Kurikuler, Eco-Inovation Jejak Sampah untuk Masa Depan


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top