Jejak Keindahan di Gunung Dewa Dewi: Saat Alam dan Seni Menyatu Harmonis

Print Friendly and PDF

Nuansa magis dan eksotis langsung menyapa pengunjung di gerbang utama Wisata Gunung Dewa Dewi. Perpaduan arsitektur gapura dan patung-patung artistik di bawah langit biru Wonogiri menciptakan atmosfer layaknya sedang berlibur di Pulau Dewata.


Jejak Keindahan di Gunung Dewa Dewi: Saat Alam dan Seni Menyatu Harmonis

WONOGIRI – majalahlarise.com - Kabupaten Wonogiri terus menggeliat dalam memoles potensi pariwisatanya. Salah satu destinasi yang kini tengah naik daun dan menjadi primadona baru adalah Wisata Gunung Dewa Dewi. Terletak di kawasan perbukitan yang asri, destinasi ini menawarkan perpaduan unik antara panorama alam yang memukau dengan sentuhan ornamen budaya yang kental, menciptakan ilusi seolah pengunjung sedang berada di Pulau Dewata, namun dengan hawa sejuk khas pegunungan Jawa Tengah.

Saat memasuki kawasan ini, pengunjung langsung disambut oleh gapura megah dan deretan patung-patung artistik yang menjadi ikon utama tempat ini. Keberadaan patung-patung yang menjulang dengan latar belakang langit biru memberikan kesan sakral sekaligus eksotis. Konsep ini sengaja diusung untuk memberikan pengalaman visual yang berbeda bagi wisatawan, menjadikannya lokasi yang sangat instagramable dan memanjakan mata.

Menatap cakrawala dari gardu pandang Gunung Dewa Dewi. Dari titik ini, pengunjung disuguhkan panorama hijau nan asri yang membentang luas, menjadi lokasi sempurna untuk melepas penat dan menikmati sejuknya angin pegunungan.


Daya tarik utama Gunung Dewa Dewi tak hanya terletak pada ornamen buatannya, melainkan pada lanskap alam yang tersaji di sekelilingnya. Dari ketinggian gardu pandang yang telah disediakan, sejauh mata memandang terhampar permadani hijau hutan jati dan perbukitan kapur yang menjadi ciri khas topografi Wonogiri. Saat cuaca cerah, gumpalan awan putih yang berarak rendah seolah berada dalam jangkauan tangan, menciptakan suasana "negeri di atas awan" yang menenangkan.

Tak hanya menawarkan pemandangan, kawasan Gunung Dewa Dewi juga menjadi titik kumpul favorit bagi komunitas pecinta otomotif. Deretan mobil Jeep off-road yang terparkir gagah siap mengantar pengunjung menjajal medan menantang di sekitar kaki bukit."

Fasilitas di lokasi ini pun terbilang cukup memadai untuk menunjang kenyamanan wisatawan. Selain spot foto di berbagai sudut, pengelola juga menyediakan area duduk santai (gazebo) dan akses jalan setapak yang tertata rapi. Bagi pencinta tantangan, area parkir yang luas juga sering kali dihiasi oleh kehadiran komunitas mobil off-road (Jeep), yang menandakan bahwa medan menuju atau di sekitar kawasan ini juga menawarkan sensasi petualangan tersendiri bagi penggemar otomotif.

Keindahan Gunung Dewa Dewi tidak hanya diakui oleh warga lokal, tetapi juga menarik minat wisatawan dari luar daerah. Salah satu pengunjung dari Sukoharjo (Sari) mengungkapkan kekagumannya saat pertama kali menapakkan kaki di destinasi ini.

"Ternyata tempatnya sebagus ini. Awalnya lihat di media sosial kirain editan, ternyata aslinya memang seindah itu. Udaranya sejuk banget, beda jauh sama di kota yang panas. Rasanya cocok banget buat healing tipis-tipis tanpa harus keluar biaya mahal," ujar Sari saat ditemui di lokasi.

Kehadiran Wisata Gunung Dewa Dewi ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat rekreasi semata, tetapi juga mampu mendongkrak perekonomian warga sekitar melalui sektor pariwisata. Dengan pengelolaan yang berkelanjutan dan promosi yang tepat, bukan tidak mungkin lokasi ini akan menjadi ikon wisata unggulan baru di Jawa Tengah bagian selatan. (Danu)


Baca juga: Eksistensi Jenang Bu Hartini, Warisan Kuliner 3 Zaman dari Pracimantoro


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top