Jaranan Bocah Putra Agung Wijaya Berkembang Jadi Potensi Ekonomi Kreatif

Print Friendly and PDF

Kelompok Jaranan Bocah Putra Agung Wijaya dari Desa Besowo, Kecamatan Kepung, Kediri.


Jaranan Bocah Putra Agung Wijaya Berkembang Jadi Potensi Ekonomi Kreatif

Kediri — majalahlarise.com - Kelompok Jaranan Bocah Putra Agung Wijaya dari Desa Besowo, Kecamatan Kepung, Kediri, kini berkembang menjadi komunitas seni tradisi yang semakin mandiri dan profesional. Seluruh anggotanya adalah anak-anak usia 7–15 tahun yang belajar Jaranan secara otodidak dan penuh semangat.

Perkembangan kelompok ini semakin pesat setelah mendapatkan dukungan dari Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) yang diimplementasikan oleh tim ISI Surakarta. Program ini membantu mereka meningkatkan kemampuan seni, manajemen kelompok, hingga pemanfaatan media sosial untuk promosi.

Melalui pelatihan tersebut, anak-anak berhasil menciptakan gending baru, memperkuat koreografi, serta memahami teknik panggung. Mereka juga dibekali materi tentang filosofi Jaranan agar tetap menjaga nilai tradisi.


Tak hanya aspek seni, program ini juga memfasilitasi penyusunan AD/ART, pelatihan keuangan, dan strategi pemasaran supaya kelompok dapat berkembang menjadi bagian dari ekonomi kreatif. Dukungan sarana seperti gamelan, kostum, dan lighting turut meningkatkan kualitas pertunjukan mereka.

Sebagai puncak kegiatan, Festival Jaranan Bocah akan digelar di SDN 2 Besowo pada Sabtu (6/12), melibatkan pentas seni, workshop, pemutaran film dokumenter, serta bazar UMKM lokal.

Ketua program, Sri Lestariningsih, M.Sn., berharap kelompok ini terus maju. “Semangat anak-anak harus didukung agar kesenian ini tetap hidup dan relevan,” ujarnya.

Dengan pendampingan yang berkelanjutan, Jaranan Bocah Putra Agung Wijaya diyakini mampu menjadi kekuatan baru dalam melestarikan budaya sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat. (Manaf)


Baca juga: Pemprov Jateng Fokus Wujudkan Swasembada Pangan pada 2026, Inilah 14 Program Penunjangnya


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top