Agus Ali Rosidi Pilih Mundur dari Bursa Ketua Golkar Boyolali Demi Taati Aturan Partai

Print Friendly and PDF



Agus Ali Rosidi Pilih Mundur dari Bursa Ketua Golkar Boyolali Demi Taati Aturan Partai

Boyolali – majalahlarise.com - Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Boyolali resmi digelar pada Senin, 25 November 2025, di Gedung Cendana Boyolali. Agenda utama musda kali ini adalah pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Boyolali periode berikutnya.

Sebelumnya, terdapat dua kandidat yang bersaing memperebutkan kursi ketua, yaitu anggota DPRD Boyolali Agus Ali Rosidi dan Sekretaris DPD Partai Golkar Boyolali Iswahyu Yuwono. Namun jelang pelaksanaan musda, Agus memilih mundur dari pencalonan demi kepentingan partai dan ketaatan terhadap instruksi DPD Partai Golkar Jawa Tengah.

Agus menjelaskan bahwa musda tetap berjalan sesuai mekanisme organisasi, termasuk penyampaian laporan pertanggungjawaban serta pengesahan tata tertib. Ia menegaskan bahwa instruksi dari Ketua DPD Golkar Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengarahkan agar proses pemilihan berlangsung secara aklamasi.

“Karena semuanya harus melalui musyawarah mufakat, ya sudah, ini hasil mufakat. Hari ini dilaksanakan setelah proses panjang. Meskipun ada yang mungkin merasa kecewa, semua harus bisa menerima,” ujar Agus.

Ia juga mengungkapkan bahwa kompromi internal telah dilakukan, termasuk pembahasan komposisi ketua dan sekretaris. Hasilnya, seluruh pemegang suara dalam pramusda menyepakati Iswahyu Yuwono sebagai Ketua DPD dan Agus Ali Rosidi sebagai Sekretaris DPD Golkar Boyolali.

“Alhamdulillah semua pemegang suara bisa menerima. Prosesnya panjang, komunikasinya berkali-kali sampai akhirnya kami laporkan ke provinsi bahwa Boyolali siap melaksanakan musda dengan komposisi tersebut,” jelasnya.

Agus menambahkan bahwa secara jumlah dukungan, dirinya sebenarnya unggul. Dari 27 suara, ia memperoleh 16 suara belum termasuk sayap partai. Namun ia menegaskan bahwa langkah mundurnya bukan karena kalah, melainkan bentuk kedisiplinan terhadap instruksi dan demi menjaga soliditas partai.

“Ini bukan kalah, tapi mengalah,” tegas Agus.

Dengan kesepakatan aklamasi tersebut, Musda XI Partai Golkar Boyolali berjalan kondusif dan menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memperkuat struktur partai di tingkat daerah.

Acara Musda XI partai Golkar Boyolali dibuka dengan pemukulan gong oleh Ketua DPD Golkar Jawa Tengah Muhammad Saleh. Hadir pula Bupati Boyolali Agus Irawan, Wakil Bupati Dwi Fajar Nirwana, perwakilan partai politik, serta jajaran pengurus Golkar Boyolali.

Dalam sambutannya, Saleh menegaskan pentingnya soliditas kader di Boyolali. Ia menyebut Musda Boyolali menjadi pelaksanaan ke-26 dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

“Kami berharap Musda ini berjalan lancar. Golkar Boyolali harus berkembang dan menambah perolehan kursi DPRD. Selama ini baru empat kursi, ke depan harus naik,” pesannya.

Usai ditetapkan sebagai ketua, Iswahyu Yuwono mengucapkan terima kasih atas kepercayaan kader. Ia berkomitmen memperkuat hubungan dengan partai politik lain serta membangun mesin partai hingga tingkat akar rumput.

“Kami akan bersilaturahmi dengan seluruh partai sebagai mitra pembangunan Boyolali. Untuk internal, kami fokus pada konsolidasi dan rekonsiliasi sampai tingkat kecamatan dan desa,” jelasnya.

Iswahyu menargetkan pada Pemilu 2029 mendatang perolehan kursi Golkar Boyolali bisa meningkat signifikan.

“Kami akan mempersiapkan strategi agar Golkar mampu menambah kursi di DPRD,” tegasnya. (Ags/ Sofyan)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top