Pinsar Boyolali Tampilkan Inovasi Telur Premium di Bulan Bakti Peternakan 2025

Print Friendly and PDF

Anak-anak makan telur bersama dalam kegiatan Bulan Bakti Peternakan 2025.

Pinsar Boyolali Tampilkan Inovasi Telur Premium di Bulan Bakti Peternakan 2025

Boyolali – majalahlarise.com - Bulan Bakti Peternakan 2025 yang berlangsung pada 22–24 September di kompleks Kabupaten Boyolali menjadi ajang unjuk inovasi bagi para peternak, termasuk Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Boyolali. Berbagai produk unggulan hasil inovasi peternak ayam rakyat ditampilkan, mulai dari telur omega, telur rendah kolesterol, hingga telur bebas antibiotik dan bakteri.

Bupati Boyolali Agus Irawan bersama Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma Dwi Hartanta dan Kapolres Boyolali AKBP Rosyid Hartanto turut mengunjungi stand Pinsar. Mereka mendapat penjelasan langsung dari Ketua Pinsar Boyolali, drh. Krishandrika Immanuel Raharjo mengenai pentingnya edukasi konsumsi telur dan daging ayam.

“Masih banyak mitos yang membuat masyarakat ragu mengonsumsi telur atau daging ayam. Padahal peternak sudah melakukan berbagai inovasi dengan pakan khusus, sehingga menghasilkan produk premium yang sehat dan bergizi,” ungkap Krishandrika.

Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti Bulan Bakti Peternakan harus terus dilaksanakan sebagai sarana edukasi. Namun, menurutnya, keberlanjutan usaha peternak juga memerlukan kepastian perlindungan dari pemerintah, terutama terkait fluktuasi harga pakan.

“Kami berharap pemerintah tidak hanya intervensi saat harga telur naik, tapi juga memperhatikan harga bahan baku pakan, khususnya jagung, yang terus melonjak,” tegasnya.

Bupati Agus Irawan mengapresiasi inovasi Pinsar Boyolali. Menurutnya, terobosan tersebut mendukung program pemerintah, khususnya pencegahan stunting dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak sekolah.

“Kami berharap peternak bisa terus berkolaborasi agar inovasi ini memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disnakkan Boyolali Lucia Dyah Suciati menjelaskan kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Dispertan, Disnakkan, dan DKP Boyolali. Acara digelar dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional, Bulan Bakti Peternakan, Hari Ikan Nasional, serta Hari Pangan Nasional.

“Momentum ini memotivasi peternak sekaligus melestarikan brand Boyolali sebagai Kota Susu. Kami juga mengundang 1.000 anak untuk bersama-sama membiasakan minum susu, makan ikan, dan makan telur demi mendukung generasi emas 2045,” ujarnya.

Antusiasme juga datang dari siswa, salah satunya Jihan Sabrina Prastianto, siswi sekolah dasar yang mengaku senang bisa ikut menikmati sajian telur, susu, dan ikan di acara tersebut.

“Rasanya enak dan gurih, nanti saya minta ibu buatkan telur rebus di rumah,” kata Jihan sambil tersenyum.

Bulan Bakti Peternakan 2025 pun menjadi momentum penting bagi peternak Boyolali untuk menunjukkan kesiapan menghadirkan produk unggulan sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.  (Ags/ Sofyan)


Baca juga: Mahasiswa Univet Bantara Raih Juara 1 Tari Tradisional di Ajang Internasional VOYAGES 2025


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top