Jelang Terjun ke Lapangan, Mahasiswa FSP ISI Solo Ikuti Pembekalan MBKM

Print Friendly and PDF


Jelang Terjun ke Lapangan, Mahasiswa FSP ISI Solo Ikuti Pembekalan MBKM

Solo - majalahlarise.com - Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Surakarta (ISI Solo) menggelar pembekalan untuk 59 mahasiswa yang lolos Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) 2025. Bertempat di Teater Kecil ISI Solo, acara berlangsung sejak pukul 09.00 WIB, Kamis (18/9). Dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Seni Pertunjukan, Dr. Tatik Harpawati, M.Sn., acara ini bertujuan memastikan mahasiswa mengikuti seluruh rangkaian MBKM dengan kesungguhan dan tanggung jawab penuh. Dalam sambutannya, Dr. Tatik juga mengajak mahasiswa menggunakan program ini untuk mengasah soft skill dengan belajar langsung dari pengalaman di lapangan.

Sesi teknis pembekalan disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Isa Ansari M.Hum, serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bapak Widiatmono, S.E. Dalam arahannya, Isa menegaskan bahwa MBKM bukanlah pelarian dari perkuliahan reguler. “Program ini harus dimanfaatkan sebagai sarana percepatan pengembangan kompetensi, bukan sekadar menggugurkan kewajiban,”. Sejalan dengan hal itu, Widiatmono dalam paparannya juga menekankan mahasiswa untuk disiplin dalam hal administrasi dan pelaporan terutama terkait laporan pendanaan selama program MBKM.


FSP ISI Solo tahun ini menjalankan empat skema MBKM: asistensi mengajar, magang bersertifikat, proyek independen, dan riset. Mitra program tersebar di dalam maupun di luar Karesidenan Surakarta, bahkan beberapa mitra berada di provinsi lain dan lintas pulau. Untuk program magang dan kemitraan budaya, beberapa mitra yang tercatat antara lain Radar Solo, Pura Mangkunegaran, Sanggar Madhangkara, UPT Taman Budaya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (sebagian mitra di luar provinsi), serta Gedung Wayang Orang Sriwedari. Sementara itu, pada program riset terdapat kerja sama dengan mitra seperti Badan Pelestarian K Wilayah V Jambi, Rumah Karya Indonesia Medan, dan Sekolah Seni Tubaba Lampung. 

Menutup acara pembekalan, Koordinator MBKM, Dani Yanuar, M.Sn. menjelaskan bahwa mahasiswa akan mulai ditempatkan di mitra mulai pekan depan. Ia berharap mahasiswa yang lolos mampu untuk menjaga nama baik ISI Solo ketika menjalani program di mitra. Dani juga kembali mengingatkan adanya konsekuensi bagi mahasiswa yang tidak bersungguh-sungguh. “Kalau ada laporan dari mitra bahwa mahasiswa lalai, maka konversi nilai dianggap gagal dan harus mengulang perkuliahan. Bahkan yang paling fatal adalah mahasiswa wajib mengembalikan dana yang sudah diterima dari Universitas,” [ita/har]


Baca juga: SMA Negeri 1 Manyaran Hidupkan Kearifan Lokal Lewat Ecoprint, Kuliner Tradisional, dan Tari Daerah


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top