Penyuluhan Ekonomi Kreatif KKN UNISRI, Ubah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi Bernilai Jual

Print Friendly and PDF

 

Riska Diah Wulandari, mahasiswa KKN UNISRI melaksanakan Penyuluhan Ekonomi Kreatif: Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah sebagai Peluang Usaha.

Penyuluhan Ekonomi Kreatif KKN UNISRI, Ubah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi Bernilai Jual

Klaten- majalahlarise.com -Kreativitas dan kepedulian lingkungan menjadi fokus utama Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN–PPM) Kelompok 80 Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta yang berlangsung di Dukuh Gridih RT 02 RW 02, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Program ini berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Bapak Luqman Alhakim, S.Pd., M.Pd.

Salah satu program kerja individu yang menarik perhatian adalah penyuluhan bertema “Penyuluhan Ekonomi Kreatif: Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah sebagai Peluang Usaha” yang diinisiasi oleh Riska Diah Wulandari, mahasiswa KKN UNISRI 2025. Kegiatan ini digelar pada Minggu, 3 Agustus 2025, dengan tujuan memberikan edukasi sekaligus keterampilan praktis kepada ibu-ibu PKK dalam mengolah limbah rumah tangga menjadi produk kreatif bernilai jual dan ramah lingkungan.

Dalam penyuluhan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai bahaya limbah minyak jelantah bagi kesehatan dan lingkungan, disertai strategi pemasaran produk ekonomi kreatif skala rumahan. Riska juga memperkenalkan cara pembuatan lilin aromaterapi berbahan minyak jelantah yang memiliki fungsi sebagai pewangi ruangan dan mendukung terapi alami.



Kegiatan berjalan lancar dengan dukungan penuh perangkat desa dan antusiasme tinggi dari ibu-ibu PKK. Suasana interaktif tercipta melalui sesi tanya jawab, di mana peserta aktif menggali informasi seputar teknik produksi, peluang pemasaran, dan potensi pengembangan usaha.

Hasil dari kegiatan ini terlihat nyata: meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pengelolaan limbah sekaligus terbukanya wawasan baru untuk memulai usaha mandiri. Sebagai bentuk apresiasi, setiap peserta mendapatkan sampel lilin aromaterapi buatan sendiri, yang diharapkan menjadi motivasi awal untuk mencoba dan mengembangkan usaha serupa.

Melalui penyuluhan ini, KKN UNISRI Kelompok 80 membuktikan bahwa inovasi sederhana dapat menjadi solusi ganda mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga. (Sofyan)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top