Langit Elora Prahersiwi, Alumni SMAN 2 Wonogiri Lolos 10 Kampus Dunia, Pilih Wageningen University Belanda

Print Friendly and PDF

Langit Elora Prahersiwi

 

Langit Elora Prahersiwi, Alumni SMAN 2 Wonogiri Lolos 10 Kampus Dunia, Pilih Wageningen University Belanda

Wonogiri – majalahlarise.com - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Kabupaten Wonogiri. Langit Elora Prahersiwi, alumni SMAN 2 Wonogiri asal Jenggotan RT 03/03, Pagutan, Manyaran, Wonogiri, resmi melanjutkan studi S1 di Wageningen University and Research, Belanda, jurusan Food Technology. Universitas ini menempati peringkat nomor satu dunia di bidang teknologi pangan.

Menariknya, Langit berhasil diterima di sepuluh kampus luar negeri ternama yang tersebar di Australia, Inggris, Selandia Baru, dan Belanda, antara lain La Trobe University, Charles Darwin University, Northampton University, Wageningen University, Curtin University, Monash University, Adelaide University, serta University of Western Australia. Semua universitas tersebut masuk dalam 100 besar peringkat dunia.

Putri pasangan Heri Setiadi dan Pratiwi Suci Widodo ini mengaku awal mula perjalanannya menuju kuliah luar negeri dimulai saat duduk di bangku kelas XI SMA. “Saya ditawari guru untuk mengikuti seleksi Beasiswa Indonesia Maju Taman Sains, program persiapan S1 luar negeri yang diadakan Kemendikbud dan Kemenko Marves. Alhamdulillah saya diterima dan mengikuti bimbingan terpusat di Jakarta. Di sana saya belajar bahasa Inggris akademik, persiapan dokumen, hingga strategi mendaftar ke kampus internasional,” ungkapnya.

Dalam prosesnya, Langit menekankan pentingnya persiapan sejak dini. “Saya rutin melatih kemampuan bahasa Inggris, menyiapkan motivation letter dan CV sebaik mungkin, serta mempelajari standar setiap universitas agar aplikasi sesuai dengan kriteria yang mereka cari,” ujarnya.

Pilihan akhirnya jatuh pada Wageningen University and Research di Belanda karena reputasinya yang menduduki peringkat pertama dunia di bidang teknologi pangan. Selain itu, Langit ingin merasakan pengalaman tinggal di Eropa dan menyaksikan salju. 

“Setelah diterima, saya mulai mengurus visa pelajar, mencari tempat tinggal, mempersiapkan keberangkatan, serta mempelajari budaya dan bahasa Belanda agar bisa beradaptasi,” tuturnya.

Ke depan, Langit bercita-cita menyelesaikan studi dengan baik dan memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk memajukan bidang pangan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Wonogiri. 

“Saya ingin menciptakan inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat. Untuk adik-adik kelas, jangan takut bermimpi besar. Persiapkan diri dari sekarang, tingkatkan kemampuan bahasa Inggris, cari informasi sebanyak mungkin, dan jangan ragu mencoba. Prosesnya memang panjang, tapi kalau konsisten dan percaya diri, kesempatan pasti terbuka,” pesannya.

Prestasi Langit menjadi bukti bahwa anak muda daerah juga mampu menembus panggung pendidikan internasional jika dibekali tekad, kerja keras, dan dukungan yang tepat. (Sofyan)


Baca juga: Mahasiswa KKN Kelompok 21 Univet Bantara Gelar Sosialisasi Strategi Tingkatkan UMKM Desa Majasto



Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top