HMPS PGSD UNISRI Laksanakan Pengabdian Masyarakat di Kebayanan 4 Desa Pelem

Print Friendly and PDF

Tim pengabdian masyarakat HMPS PGSD UNISRI saat foto bersama anak-anak TPA usai kegiatan BERIA.


HMPS PGSD UNISRI Laksanakan Pengabdian Masyarakat di Kebayanan 4  Desa Pelem

Boyolali- majalahlarise.com -Himpunan Mahasiswa Program Studi HMPS PGSD UNISRI adakan pengabdian masyarakat di Kebayanan 4, Desa Pelem, Kecamatan Simo Boyolali Jawa Tengah melaksanakan program kerja pengabdian masyarakat, yang dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu. (2 – 3/3/2024).

Ketua HMPS PGSD UNISRI Surakarta Viera Nur Khalifah menerangkan pengabdian masyarakat ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk membantu masyarakat tertentu dalam beberapa aktivitas tanpa mengharapkan imbalan dalam bentuk apapun. Secara umum program ini dirancang oleh berbagai universitas atau institut yang ada di Indonesia, khususnya dalam mengembangkan Kesejahteraan dan kemajuan bangsa Indonesia. 

"Kegiatan pengabdian masyarakat merupakan salah satu bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kami adalah putra-putri yang memiliki banyak kekurangan dalam hal praktik. Namun kami memiliki beberapa ilmu teori yang seharusnya dipraktikkan di masyarakat. Hal ini yang tentunya bisa kita bersamai," terangnya.

Pengabdian Masyarakat pada Dukuh Nayan Karanggeneng yang diadakan selama dua hari, kegiatan yang pertama melaksanakan Sosialisasi dengan tema “Peran Keluarga Dalam Pembentukan Karakter Anak Generasi Alpha” yang diikuti oleh Ibu-ibu warga Dukuh Nayan Karanggeneng. Dengan narasumber yaitu Mukhlis Mustofa, S.Pd., M.Pd. sekaligus Ketua Program Studi PGSD FKIP UNISRI. 

Baca juga: Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Univet Bantara Gelar Temu Alumni dan Seminar Pendidikan

Dalam kegiatan tersebut, Mukhlis Mustofa mengatakan masa modern ini, keluarga adalah salah satu media pertama yang diajarkan kepada anak. Peran orang tua sangat penting dalam mengajari anaknya memberi tahu apa yang dianggap baik dan tidak baik dalam kehidupan bermasyarakat agar dapat mempengaruhi kepribadiannya di masa depan.

“Selama menjalani tanggung jawab besar pola asuh orang tua dan anak, di era digital keluarga dan pendidikan keluarga sedang dihadapi dengan keberadaan generasi alfa, sebuah generasi yang berhadapan langsung dengan era digital. Kenyataan semacam ini pada gilirannya akan menggerus kebersamaan keluarga. Globalisasi dan digitalisasi, milenialisasi dan revolusi informasi yang berkembang begitu cepat dan dahsyat melahirkan generasi alfa yang tak terhindarkan dari pengaruh negatif media sosial,” ucapnya. 

Kegiatan berikutnya setelah Sosialisasi yaitu BERIA artinya Belajar Ceria yang diikuti oleh anak-anak TPA sekitar. Untuk materi yang kami sampaikan yaitu terkait dengan bulan puasa Ramdhan. Setelah kegiatan BERIA selesai, kami dan anak-anak TPA melaksanakan Pawai menyambut bulan Ramadhan keliling dukuh Nayan Karanggeneng. 

Selanjutnya pada malam hari melaksanakan kegiatan Pelatihan Desain Grafis Berbasis Mobile Aplikasi Canva dengan Karangtaruna Remaja Karanggeneng Nayan (Rekna). Pelatihan canva kepada karangtaruna guna untuk mengaktifkan kembali akun media sosial dari karangtaruna remaja Nayan Karanggeneng tersebut. 

Kegiatan selanjutnya pada hari Minggu mengadakan kerja bakti di lingkungan masjid dan makam, selain itu juga kami mengadakan Bakti sosial yakni pembagian sembako kepada beberapa warga Dukuh Karanggeneng Nayan yang membutuhkan, diutamakan kepada lansia dan keluarga ekonomi menengah ke bawah. 

"Setiap tahun HMPS PGSD UNISRI melaksanakan Program Kerja tahunan dengan tema yang berbeda-beda. Tahun ini mengusung tema “One Small Action Can Make Positive To Society”. Kegiatan ini akan memiliki lanjutkan yakni membuat Rumah Belajar bagi siswa/siswi yang berada di lingkungan dekat UNISRI dimana hal ini gratis atau tidak dipungut biaya sepeser pun," terang Ayu Sri Wulandari salah satu panitia kegiatan. (Sofyan)

Baca juga: SMP Negeri 8 Surakarta Gelar Sosialisasi “SADARI”


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top