Seru! Murid SD Muhammadiyah PK Kottabarat Outing Class di Shabran Bakery

Print Friendly and PDF

Murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti kegiatan outing class di Shabran Bakery.

Seru! Murid SD Muhammadiyah PK Kottabarat Outing Class di Shabran Bakery

Solo- majalahlarise.com -Sebanyak 82 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti kegiatan outing class di Shabran Bakery, yang terletak di Pondok Pesantren Mahasiswa Hajjah Nuriyah Shabran, Desa Saripan, Dusun II, Makamhaji, Kartasura, Rabu (7/2/2024).

Outing class merupakan implementasi pembelajaran untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan terhadap lingkungan sekitar. Kegiatan ini menjadi salah satu alternatif untuk membuktikan korelasi antara teori yang diperoleh di sekolah dengan fenomena yang terjadi di lapangan.

Dipilihnya Shabran Bakery sebagai tempat kegiatan outing class karena sesuai dengan tema yang dipelajari, yaitu "Mengenal Sumber Energi Melalui Teknologi Pangan". Mesin produksi pembuatan roti juga tergolong modern, sehingga lokasi ini dipilih untuk menambah pengetahuan para murid terkait sumber energi dan perubahannya.

Rufadi Islah, selaku ketua outing class menyampaikan tujuan kegiatan ini supaya para murid memperoleh pengalaman belajar yang nyata serta dapat mencari sumber pengetahuan dari objek yang diamati.

"Kegiatan ini selaras dengan pembelajaran Tema 6 "Energi dan Perubahannya", para murid mempraktikkan secara langsung proses pembuatan roti mulai dari mengaduk adonan hingga roti siap dipanggang. Sangat menyenangkan, mereka juga dapat belajar tentang entrepreneur menggali pengalaman dalam berwirausaha," terangnya.

Baca juga: Univet Bantara Hadirkan Reviewer Nasional PKM, Target Banyak Proposal Lolos PKM dan P2MW 2024

Kegiatan diawali dengan pembagian dua kelompok besar. Secara bergiliran masing-masing kelompok akan mendapatkan dua materi yang berbeda, yaitu praktik pembuatan roti pizza dan permainan edukatif bersama tim santri Pondok Shabran.

Rufadi menjelaskan langkah-langkah membuat roti pizza. Pertama, adonan yang telah disiapkan dibentuk bulat-bulat dan dipipihkan kemudian diletakkan di pan yang sudah diberi minyak. Kedua, adonan yang sudah dipipihkan kemudian diberi topping sesuai selera. Ketiga, pizza dipanggang dalam oven gas berukuran besar selama lima menit 30 detik dengan suhu 455 derajat fahrenheit. Keempat, pizza siap disajikan sesuai dengan identitas yang ada di bendera.

Tak kalah seru dan menyenangkan, bagi kelompok yang menunggu giliran praktik pembuatan roti pizza diisi berbagai permainan edukatif yang berhubungan dengan bab muamalah dan kisah-kisah teladan 25 nabi dan rasul. Tak lupa, pembagian hadiah diberikan kepada murid yang bisa menjawab pertanyaan dari tim santri Pondok Shabran.

Salah satu murid kelas III, Adzkia Zalwa Saufa, terlihat sangat antusias dapat mengikuti kegiatan outing class kali ini.

"Kita bisa bermain sambil belajar, roti pizza yang kita buat dapat dibentuk dan diberi topping sesuai selera. Mamaku pasti senang mendapatkan oleh-oleh roti pizza dariku," ucapnya.

Kegiatan outing class ditutup dengan pengisian lembar kerja peserta didik (LKPD) sebagai bahan refleksi pembelajaran dan dilanjutkan makan siang bersama di Resto Kampung Apache yang bernuansa Indian Amerika. (Sofyan)

Baca juga: Sambut Isra Mikraj 1445 H SD Muhammadiyah PK Kottabarat Gelar Kegiatan Mendongeng dan Spiritual Building




Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top