SMA Negeri 1 Wuryantoro Selenggarakan Gelar Karya P5 Suara Demokrasi dan Bhinneka Tunggal Ika

Print Friendly and PDF

Kepala SMAN 1 Wuryantoro, Dra. Endang Sunarsih, M.Pd saat berkunjung di stand gelar karya P5 kelas X.


SMA Negeri 1 Wuryantoro Selenggarakan Gelar Karya P5 Suara Demokrasi dan Bhinneka Tunggal Ika 

Wonogiri- majalahlarise.com -SMA Negeri 1 Wuryantoro menyelenggarakan Gelar Karya P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) Suara Demokrasi bertema "Student Agency Wujudkan Budaya Demokrasi" bagi siswa kelas X. Sedangkan siswa kelas XI Bhinneka Tunggal Ika mengangkat tema "Bersatu Dalam Ragam Budaya Nusantara".  bertempat di aula dan halaman sekolah. Kamis (12/10/2023).

Kepala SMA Negeri 1 Wuryantoro, Dra. Endang Sunarsih, M.Pd saat ditemui disela-sela acara mengatakan P5 kelas X tentang suara demokrasi diharapkan siswa memahami dan memiliki sifat demokratis dalam kehidupan sehari-hari. Mereka tidak memaksakan, harus toleransi dengan yang lain, bisa menerima perbedaan, saling empati, bergotong-royong. Terlebih saat ini memasuki musim pemilu. 

Stand gelar karya P5 kelas XI.

Baca juga: PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA PEMBELAJARAN BAHASA JAWA

"Sehingga anak-anak betul-betul memahami demokrasi dalam keluarga, di sekolah, masyarakat juga sebagai warga negara," ungkapnya.

Disampaikan pula, untuk kelas XI P5 tentang Bhinneka Tunggal Ika. Pemahaman Bhinneka Tunggal Ika bahwa Indonesia terdiri dari beragam suku yang mempunyai adat istiadat budaya berbeda-beda. 

"Saya berharap dari perbedaan inilah akan muncul sesuatu yang indah. Anak-anak bisa menerima perbedaan di antara mereka. Sehingga selaras antara sikap demokrasi adanya perbedaan di antara anak-anak dari sikap dapat menerima perbedaan di lingkungan sekolah tidak ada lagi perundungan atau bullying, tidak ada kekerasan, tidak ada kekerasan tetapi semua siswa di sini saling menghargai bergotong-royong dan bisa menerima perbedaan yang ada di lingkungan sekolah," terangnya.

Lebih lanjut dikatakan, produk gelar karya P5 kelas X suara demokrasi diantaranya poster, mading, film pendek, kartun yang semua membahas tentang demokrasi. Tidak hanya berkaitan dengan pemilihan ketua OSIS di sekolah tetapi demokrasi yang ada di keluarga, demokrasi yang ada di kelas, demokrasi yang ada di masyarakat.


Sedangkan produk karya P5 Kelas X Bhinneka Tunggal Ika diantaranya ragam rumah adat tempat tinggal, jenis makanan tradisional, tarian dan budayanya. Sehingga di samping mereka belajar tentang kebhinekaan juga belajar tentang sejarah dan budaya daerah yang ada di Indonesia. 

"Berharap anak-anak tahu tentang budaya yang ada di Indonesia. Jangan sampai tahunya hanya di Jawa Tengah tetapi tahu adat istiadat yang ada di Kalimantan, di Papua, di Sumatera. Siapa tahu besok mereka akan bekerja bertempat tinggal di daerah lain tentunya mereka harus bisa menyesuaikan diri dengan adat istiadat setempat," harapnya. (Sofyan)

Baca juga: Ikuti Outing Class Kuliah Tipografi, Mahasiswa DKV ISI Surakarta Jelajahi Kawasan Solo


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top