GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Kolaborasi Sekolah dan Wali Murid Siap Wujudkan Pembelajaran Digital
Kolaborasi Sekolah dan Wali Murid Siap Wujudkan Pembelajaran Digital
BOYOLALI – majalahlarise.com - Sebanyak 583 wali murid SD Muhammadiyah PK Banyudono mengikuti pengambilan hasil Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) 1 sekaligus Rapat Pleno Wali Murid yang digelar di Gedung Serbaguna Desa Bendan, Banyudono, Sabtu (3/10/2026).
Rapat pleno mengangkat tema “Bersama Sekolah dan Orang Tua, Mewujudkan Fasilitas Pembelajaran Digital untuk Membentuk Generasi yang Cakap Teknologi dan Berakhlaq Mulia.” Tema tersebut menjadi gambaran komitmen sekolah bersama orang tua dalam menghadirkan pendidikan yang mampu mengikuti perkembangan teknologi sekaligus tetap menguatkan akhlak dan karakter peserta didik.
Kepala SD Muhammadiyah PK Banyudono, Pujiono, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya sinergi sekolah dan orang tua dalam membangun lingkungan pendidikan yang mampu menjawab tantangan zaman.
“Anak-anak kita akan hidup di zaman yang semakin digital. Karena itu, sekolah harus menyiapkan fasilitas dan pembelajaran yang membuat mereka cakap teknologi, tetapi tetap memiliki adab dan akhlak yang mulia,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen PNF PCM Banyudono menyampaikan apresiasi terhadap berbagai prestasi yang telah diraih SD Muhammadiyah PK Banyudono, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
“Catatan tahun 2026 saja, SD Muhammadiyah PK Banyudono telah meraih 33 piala tingkat kecamatan, 20 piala tingkat kabupaten, dan dua piala tingkat nasional. Yang barusan MAPSI tingkat kecamatan juga menjadi juara umum dengan meraih 18 piala, terdiri atas sembilan juara 1, lima juara 2, dan empat juara 3,” ungkapnya.
Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari pengelolaan sekolah yang kompak serta dukungan berbagai pihak. Ia juga menyampaikan apresiasi atas predikat yang diterima SD Muhammadiyah PK Banyudono sebagai Sekolah Unggul Madya dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
“Ini karena pengelolaan yang kompak. Alhamdulillah, SD Muhammadiyah PK Banyudono juga dinobatkan sebagai Sekolah Unggul Madya oleh Pimpinan Pusat. Peningkatan mutu pendidikan membutuhkan dukungan dan kebersamaan seluruh unsur, termasuk sekolah, orang tua, dan persyarikatan. Mari kita sama-sama kuatkan demi cita-cita anak-anak kita,” ajaknya.
Penguatan juga disampaikan Ketua Komite SD Muhammadiyah PK Banyudono, Danto Krissuwarno. Ia mengajak para wali murid melihat kebutuhan fasilitas pendidikan sebagai investasi bersama bagi masa depan anak-anak.
“Menurut survei kami, SD Muhammadiyah PK Banyudono meski murah, prestasinya luar biasa. Kami mengapresiasi bapak dan ibu guru. Jujur, kami belum bisa memberikan penghargaan seperti yang diinginkan. Semoga ke depan kita sama-sama bisa mewujudkannya,” tuturnya.
Dalam rapat tersebut, sekolah bersama wali murid memiliki kesamaan tekad untuk mewujudkan Laboratorium Komputer SD Muhammadiyah PK Banyudono. Fasilitas ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran yang dapat dimanfaatkan seluruh peserta didik untuk meningkatkan keterampilan teknologi, literasi digital, kreativitas, sekaligus kesiapan menghadapi perkembangan zaman.
Pembangunan laboratorium komputer tidak hanya dipandang sebagai upaya menghadirkan ruang dan perangkat komputer. Lebih dari itu, fasilitas tersebut diharapkan mampu menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan generasi masa kini.
Sekolah akan menyiapkan program dan pengelolaan pembelajaran, sedangkan orang tua memberikan dukungan sesuai kemampuan dan kesepakatan bersama. Pola kolaborasi tersebut menjadi modal penting dalam mewujudkan fasilitas pembelajaran digital yang berkelanjutan.
Rapat pleno juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bersama bahwa pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab sekolah. Peran orang tua dan dukungan persyarikatan menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mampu mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh.
Dengan semangat kebersamaan, SD Muhammadiyah PK Banyudono terus berikhtiar menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan akhlak. Teknologi boleh maju, adab tetap nomor satu. (Sofyan)
Baca juga: Wawali Astrid Widayani Buka Pameran Seni Rupa Alumni ISI Surakarta Sinergi 4 “Tenun Imagi”
Top 5 Popular of The Week
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
Warung Makan Sri Rejeki yang berada di Dusun Tandan, Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Wonogiri. Warung Sri Rejeki, Kuliner Pinggir Sawah ...
-
Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Farida Nugrahani, M.Hum dan Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno menunjukkan naskah penandatanganan kerjasa...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
Bupati dan wakil bupati Boyolali Agus Irawan dan Dwi Fajar saat berdoa acara slup slupan. Bupati dan Wakil Bupati Boyolali Agus Irawan dan D...

Tidak ada komentar: