Grebeg Bersih Dusun Sedekah Bumi Karanglor Manyaran Lestarikan Budaya dan Perkuat Guyub Warga

Print Friendly and PDF

Warga ikut serta senam bersama.

Grebeg Bersih Dusun Sedekah Bumi Karanglor Manyaran Lestarikan Budaya dan Perkuat Guyub Warga

WONOGIRI - majalahlarise.com – Masyarakat Dusun Karanglor, Desa Karanglor, Kecamatan Manyaran menggelar Grebeg Bersih Dusun Sedekah Bumi 2026 sebagai wujud pelestarian tradisi leluhur sekaligus ungkapan rasa syukur atas limpahan rezeki, keselamatan, dan keberkahan. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu-Minggu, 18–19 Juli 2026 di Balai Dusun Karanglor mengusung semangat "Berseri desa ne, rejeki lancar urip tentrem, guyub rukun, mugi diparingi rahayu, saged nglestarekake budaya." Berbagai kegiatan budaya dan pemberdayaan ekonomi masyarakat turut memeriahkan acara, mulai bazar UMKM, senam bersama, pentas seni tari, pantomim, pagelaran reog Singo Wulung Karanglor, orkes dangdut, hingga kirab budaya dan gunungan.

Kepala Dusun Karanglor, Maryono, menjelaskan kegiatan bersih dusun merupakan tradisi turun-temurun yang terus dijaga sebagai identitas masyarakat Karanglor. Selain menjadi agenda tahunan, tradisi ini juga memperkuat semangat gotong royong, kebersamaan, serta kepedulian warga terhadap lingkungan dan budaya lokal.

"Kegiatan bersih dusun ini menjadi upaya melestarikan kebudayaan warisan leluhur sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat. Kami berharap seluruh warga terus berpartisipasi dalam setiap kegiatan dusun sehingga pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan desa," ujar Maryono.

Ketua Panitia Sedekah Bumi Bersih Dusun Karanglor 2026, Tulus Widodo, mengapresiasi seluruh masyarakat, sponsor, komunitas, pelaku usaha, serta para perantau Karanglor yang telah memberikan dukungan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terselenggara dengan baik. Menurutnya, keberhasilan acara merupakan hasil gotong royong warga yang secara sukarela menyumbangkan tenaga, waktu, pikiran, maupun biaya demi menjaga tradisi tahunan tetap lestari.

Orkes dangdut meriahkan bersih dusun Karanglor.

Dukungan juga datang dari berbagai sponsor dan mitra, di antaranya PT Djarum Indonesia, BUMDes Maju Makmur Desa Karanglor, PT BPR BKK Jateng Kantor Kas Manyaran, Kolam Renang Salatun Muragabi, Toko Bangunan Purnama, Apple Team Solo, Karang Taruna Hasta Wirajaya, Amigo Pedan Klaten, HR Jaya Club, Sanggar Tari Prana Samudera, para pelaku usaha lokal, hingga perantau Karanglor di berbagai daerah. Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan.

"Harapan kami kegiatan ini menjadi kebangkitan adat budaya leluhur dan mengingatkan masyarakat agar terus nguri-uri budaya warisan nenek moyang. Terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk Majalah Larise dan insan media yang telah meliput kegiatan ini. Kami juga memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan selama penyelenggaraan," kata Tulus Widodo.

Sementara itu, Ketua RW 01 Dusun Karanglor, Sularto, mengajak seluruh masyarakat menjadikan tradisi bersih dusun sebagai momentum memperkuat persatuan, kerukunan, dan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diterima. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan sejak awal hingga penutupan berjalan lancar, aman, dan membawa keberkahan bagi seluruh warga.

"Tradisi ini merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas rezeki yang diberikan kepada kita semua. Melalui momen kebersamaan ini mari kita jaga persatuan dan kesatuan, semoga seluruh rangkaian acara mendapat perlindungan Allah SWT sehingga masyarakat Karanglor senantiasa hidup aman, damai, dan bahagia," tutur Sularto.

Rangkaian Grebeg Bersih Dusun Sedekah Bumi 2026 menjadi bukti komitmen masyarakat Karanglor dalam menjaga tradisi leluhur di tengah perkembangan zaman. Melalui kolaborasi antara pemerintah dusun, panitia, pelaku usaha, komunitas seni, dan seluruh warga, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui bazar UMKM serta mempererat silaturahmi antargenerasi. (Sofyan)


Baca juga: SD Muhammadiyah 1 Solo Deklarasikan Sekolah Anti-Perundungan Saat MPLS


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top