45 Guru SMP Negeri 8 Surakarta Ikuti Workshop Peningkatan Kompetensi dan Pemanfaatan IFP untuk Pembelajaran Mendalam

Print Friendly and PDF

Sebanyak 45 guru SMP Negeri 8 Kota Surakarta mengikuti Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dan Pemanfaatan IFP sebagai Media Pembelajaran Mendalam di Aula SMP Negeri 8 Surakarta, Senin (13/7/2026).


45 Guru SMP Negeri 8 Surakarta Ikuti Workshop Peningkatan Kompetensi dan Pemanfaatan IFP untuk Pembelajaran Mendalam

Surakarta - majalahlarise.com – Sebanyak 45 guru SMP Negeri 8 Kota Surakarta mengikuti Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dan Pemanfaatan IFP sebagai Media Pembelajaran Mendalam yang berlangsung selama empat hari, 13–16 Juli 2026, di Aula SMP Negeri 8 Kota Surakarta. 

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah meningkatkan kompetensi guru dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan berorientasi pada penguatan kualitas pendidikan. 

Workshop dibuka oleh Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Abi Satoto, M.Pd. Acara diawali dengan sambutan Kepala SMP Negeri 8 Kota Surakarta, Sarjoko, S.Pd., dilanjutkan pembukaan resmi, serta penampilan dirigen oleh Hetty Dwi Agustin, S.Pd. yang memimpin seluruh peserta menyanyikan lagu kebangsaan.

Hetty Dwi Agustin, S.Pd. memimpin seluruh peserta menyanyikan lagu kebangsaan.


Kepala SMP Negeri 8 Kota Surakarta, Sarjoko, S.Pd., menjelaskan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kompetensi guru agar mampu menjadi pendidik profesional yang siap menjawab tantangan pendidikan saat ini.

"Workshop ini bertujuan agar guru semakin berkualitas dan memiliki kompetensi yang lebih baik, sehingga menjadi pendidik profesional yang dapat menjadi andalan Dinas Pendidikan Kota Surakarta dalam mendidik anak-anak bangsa sebagai generasi muda penerus," ujar Sarjoko.

Selama empat hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi, mulai dari kebijakan pendidikan, profesionalitas kepegawaian, pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai media pembelajaran, penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP), perancangan pembelajaran mendalam, penyusunan media ajar berbasis IFP, hingga penyusunan dan presentasi perangkat ajar oleh kelompok MGMP sekolah. Seluruh rangkaian dirancang agar guru mampu mengintegrasikan teknologi digital dalam proses pembelajaran secara efektif.

Melalui workshop ini, SMP Negeri 8 Kota Surakarta berharap seluruh guru semakin siap mengembangkan pembelajaran yang kreatif, mendalam, dan berpusat pada peserta didik, sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kota Surakarta. (Sofyan)


Baca juga: MPLS SMP Negeri 2 Manyaran 2026 Resmi Dibuka, Utamakan Sekolah Ramah dan Bebas Perundungan 


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top