1.446 Mahasiswa KKN UNISRI 2026 Diterjunkan di Sragen, Usung Pemberdayaan Desa untuk Kemandirian Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Print Friendly and PDF

Pelepasan secara simbolis mahasiswa KKN untuk wilayah Kecamatan Jenar dipimpin langsung Rektor UNISRI, Prof. Dr. Sutoyo, M.Pd. 


1.446 Mahasiswa KKN UNISRI 2026 Diterjunkan di Sragen, Usung Pemberdayaan Desa untuk Kemandirian Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Sragen - majalahlarise.com – Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat dengan menerjunkan 1.446 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 di Kabupaten Sragen. Sebanyak 104 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) turut mendampingi pelaksanaan KKN yang tersebar di 11 kecamatan.

Pelepasan secara simbolis mahasiswa KKN untuk wilayah Kecamatan Jenar dipimpin langsung Rektor UNISRI, Prof. Dr. Sutoyo, M.Pd. KKN tahun ini mengusung tema "Peran Mahasiswa dalam Pemberdayaan Desa untuk Mendukung Kemandirian Ekonomi, Ketahanan Pangan, dan Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Sragen."

Dalam sambutannya, Prof. Sutoyo menjelaskan tema tersebut menjadi arah utama pengabdian mahasiswa selama berada di tengah masyarakat. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut menjalankan program kerja, tetapi juga belajar memahami kondisi riil masyarakat desa sekaligus menghadirkan solusi yang bermanfaat.

"Melalui KKN ini kami ingin mahasiswa UNISRI hadir langsung di tengah masyarakat. Bukan hanya mengabdi, tetapi juga belajar memahami persoalan nyata di desa, khususnya terkait ekonomi, pangan, dan keberlanjutan," ujar Prof. Dr. Sutoyo, M.Pd.


Mahasiswa KKN UNISRI Tahun 2026 akan melaksanakan pengabdian di 11 kecamatan, yakni Jenar, Plupuh, Mondokan, Gemolong, Gesi, Kalijambe, Sumberlawang, Tangen, Miri, Sukodono, dan Tanon. Khusus Kecamatan Kalijambe, program KKN juga melibatkan mahasiswa kelas malam yang akan ditempatkan di empat desa.

Selama masa pengabdian, mahasiswa bersama DPL akan melaksanakan berbagai program sesuai kebutuhan masyarakat desa. Program tersebut meliputi pemberdayaan UMKM dan ekonomi kreatif desa, penguatan ketahanan pangan melalui pelatihan pertanian, hidroponik, serta diversifikasi pangan lokal, edukasi dan pendampingan digitalisasi desa serta pelestarian lingkungan, hingga program pembangunan berkelanjutan yang selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).

Rektor UNISRI berharap kehadiran ribuan mahasiswa mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam membangun desa.

"Mahasiswa adalah agen perubahan. Kami titipkan adik-adik mahasiswa untuk belajar, bekerja sama, dan memberikan kontribusi terbaik bagi desa," tutup Prof. Sutoyo.

Sementara itu, Camat Jenar, Yulius David Supriyadi, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi atas konsistensi UNISRI mengirimkan mahasiswa KKN ke wilayah Kabupaten Sragen. Ia berharap berbagai program yang dijalankan mahasiswa dapat mendukung program pemerintah desa.

"Kami sangat mengapresiasi UNISRI yang terus konsisten mengirimkan mahasiswa terbaiknya ke Sragen. Kami berharap program-program KKN dapat bersinergi dengan program pemerintah desa untuk menguatkan kemandirian ekonomi warga dan ketahanan pangan," ungkapnya.

Program KKN UNISRI merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, UNISRI setiap tahun menerjunkan ribuan mahasiswa ke berbagai daerah untuk mendorong pemberdayaan masyarakat, meningkatkan kapasitas desa, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan di berbagai sektor. (Sofyan)


Baca juga: MPLS SMA Veteran 1 Sukoharjo Hadirkan Praktisi Media, 472 Siswa Belajar Mengembangkan Minat dan Bakat


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top