RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo Gelar IHT Pemulasaran Jenazah, Tingkatkan Kompetensi Petugas Sesuai Syariat Islam

Print Friendly and PDF

Kegiatan In House Training (IHT) Pemulasaran Jenazah yang digelar di Aula Wijayakusuma RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo.


RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo Gelar IHT Pemulasaran Jenazah, Tingkatkan Kompetensi Petugas Sesuai Syariat Islam

Sukoharjo - majalahlarise.com - RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, termasuk dalam pelayanan pemulasaran jenazah. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan In House Training (IHT) Pemulasaran Jenazah yang digelar di Aula Wijayakusuma RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo, Kamis (25/6/2026).

Pelatihan yang diikuti 25 petugas Instalasi Pemulasaran Jenazah (IPJ) ini bertujuan meningkatkan kompetensi petugas agar pelayanan yang diberikan sesuai standar akreditasi rumah sakit sekaligus memenuhi tuntunan syariat Islam. Kegiatan menghadirkan pemateri Ma'ruf Budiyanto dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukoharjo.

Kasubag Diklat dan Penelitian RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo, Agus Setyawan, menjelaskan pelatihan tersebut sangat penting untuk membekali petugas dalam menjalankan tugasnya secara profesional dan sesuai ketentuan agama.

"Tujuan kami meningkatkan kompetensi petugas IJP, agar setiap proses pemulasaran jenazah berjalan sesuai syariat Islam," kata Agus Setyawan.

Dalam pemaparannya, Ma'ruf Budiyanto menguraikan secara rinci tata cara mengurus jenazah sesuai ajaran Islam. Ia menjelaskan pemulasaran jenazah merupakan proses mengurus jenazah umat Muslim yang meninggal dunia sesuai tuntunan syariat Islam dengan status hukum fardhu kifayah, yakni kewajiban kolektif yang gugur apabila telah dilaksanakan sebagian umat Islam.

Adapun empat tahapan utama dalam pemulasaran jenazah yang disampaikan meliputi memandikan jenazah sesuai adab Islam, mengkafani dengan kain kafan sesuai ketentuan, menshalatkan jenazah, serta menguburkan jenazah di pemakaman.

Melalui kegiatan IHT ini, RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo berharap standar mutu layanan pemulasaran jenazah semakin meningkat sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik sekaligus menghadirkan ketenangan bagi keluarga pasien yang ditinggalkan. (Sofyan)


Baca juga: UPT Bahasa Univet Bantara Buka Kursus Pambiwara, Hadirkan Praktisi Kraton Surakarta sebagai Pemateri


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top