GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Pinarak Market Resmi Diluncurkan, Perkuat Kolaborasi UMKM dan Ekonomi Kreatif Solo Raya
![]() |
| Perwakilan dari Walikota Surakarta Respati Ardi disampaikan oleh Kadis Perdagangan Surakarta Arif Handoko, S.Sos. MH. |
Pinarak Market Resmi Diluncurkan, Perkuat Kolaborasi UMKM dan Ekonomi Kreatif Solo Raya
Surakarta - majalahlarise.com - Pinarak Market resmi diluncurkan sebagai ruang kolaborasi bagi pelaku UMKM, ekonomi kreatif, komunitas, dan masyarakat untuk bertumbuh bersama melalui promosi, edukasi, serta pengembangan kapasitas usaha. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Paguyuban UMKM Soloraya (PUS) dan Hotel Dana Permai Surakarta dengan dukungan Pemerintah Kota Surakarta dalam mendorong penguatan ekonomi kreatif dan pemberdayaan UMKM lokal.
Peluncuran Pinarak Market yang berlangsung di Hotel Dana Surakarta, Jumat (19/6/2026), dihadiri Wali Kota Surakarta diwakili Kepala Dinas Perdagangan Surakarta Arif Handoko, S.Sos, MH, Kepala Dinas Pariwisata Kota Surakarta Maretha Dinar Cahyono, S.E., M.M., Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kota Surakarta Agung Riyadi, S.Sos., S.H., M.M., pelaku UMKM, komunitas kreatif, serta masyarakat umum.
Mengusung tema “Monggo Pinarak, Tumbuh Bersama”, Pinarak Market hadir sebagai wadah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk mempromosikan produk, memperluas jejaring, serta meningkatkan kapasitas usaha melalui berbagai kegiatan edukatif dan kolaboratif. Pada penyelenggaraan perdana, kegiatan ini melibatkan 33 pelaku UMKM dari sektor craft, fashion, kuliner, aromaterapi, dan berbagai produk kreatif lainnya.
Ketua Partguyuban UMKM Soloraya (PUS), Iman Buhairi Santoso, menjelaskan Pinarak Market tidak hanya menjadi tempat transaksi produk, tetapi juga ruang kolaborasi yang memberi nilai tambah bagi pelaku usaha lokal.
![]() |
| Ketua Partguyuban UMKM Soloraya (PUS), Iman Buhairi Santoso saat menyampaikan sambutan. |
“Pinarak Market bukan sekadar tempat berjualan, tetapi ruang kolaborasi, pembelajaran, dan pengembangan usaha. Kami ingin mendorong UMKM Solo Raya agar semakin kreatif, inovatif, dan memiliki daya saing yang kuat sehingga mampu berkembang secara berkelanjutan,” ujarnya.
Berbagai kegiatan turut memeriahkan peluncuran Pinarak Market, di antaranya workshop pembuatan parfum, fashion show batik anak, penampilan tari modern anak, hingga pertunjukan musik tradisional Jawa yang menghadirkan nuansa budaya khas Surakarta. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menggabungkan promosi produk UMKM dengan penguatan sektor ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.
Komisaris Hotel Dana Permai Surakarta, Osrinita Oesman, menjelaskan kolaborasi menjadi kunci penting dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang kuat dan berkelanjutan.
“Kami percaya kemajuan UMKM akan memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan identitas budaya lokal. Melalui Pinarak Market, kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi yang mempertemukan pelaku usaha, komunitas, pemerintah, dan masyarakat dalam satu ekosistem yang saling mendukung dan bertumbuh bersama,” kata Osrinita Oesman.
Ke depan, Pinarak Market akan diselenggarakan secara berkala dengan menghadirkan berbagai program pengembangan kapasitas UMKM, seperti pelatihan penghitungan harga pokok produksi (HPP), visual merchandising, fotografi produk, pemasaran digital, pengembangan produk kreatif, hingga workshop berbasis potensi dan kearifan lokal. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM di Solo Raya.
Selain menjadi sarana promosi dan pemasaran, Pinarak Market juga diproyeksikan sebagai ruang pembinaan bagi pelaku UMKM yang memiliki produk unggulan dan identitas lokal yang kuat, mulai dari batik, kerajinan berbahan kayu dan bambu, produk aromaterapi, kuliner tradisional, hingga beragam karya ekonomi kreatif yang mencerminkan kekayaan budaya Solo Raya.
Melalui semangat kolaborasi, program ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi kreatif daerah, meningkatkan daya saing UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Surakarta dan wilayah Solo Raya. (Sofyan)
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...


Tidak ada komentar: