GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Pelatihan Literasi di Kelurahan Pagutan Manyaran, Peserta Dibekali Teknik Menulis Berita, Fotografi Jurnalistik dan Pengelolaan Website
![]() |
| Narasumber Sofyan Yuli Antonius, S.Sos saat foto bersama Lurah Pagutan Sukadi dan peserta pelatihan. |
Pelatihan Literasi di Kelurahan Pagutan Manyaran, Peserta Dibekali Teknik Menulis Berita, Fotografi Jurnalistik dan Pengelolaan Website
Wonogiri - majalahlarise.com - Kelurahan Pagutan, Kecamatan Manyaran, menggelar pelatihan penyusunan berita dan artikel dalam rangka sosialisasi literasi bagi lembaga kemasyarakatan di Aula Kantor Kelurahan Pagutan, Kamis-Jumat (4-5/6/2026). Kegiatan menghadirkan narasumber Sofyan Yuli Antonius, S.Sos., praktisi media online dan pengelola majalahlarise.com. Peserta pelatihan terdiri atas pengurus PKK, kader Posyandu, dan Karang Taruna yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Pada hari kedua, peserta mendapatkan materi teknik wawancara, fotografi jurnalistik, serta pengelolaan website kelurahan. Selain menerima teori, peserta juga mengikuti praktik wawancara dan membuat karya foto jurnalistik untuk mengasah kemampuan peliputan dan penyusunan informasi berbasis fakta.
Dalam pemaparannya, Sofyan Yuli Antonius menjelaskan fotografi jurnalistik merupakan sarana menyampaikan fakta dan informasi kepada publik melalui media visual. Menurutnya, foto jurnalistik harus berdasarkan fakta, mengandung nilai berita, tidak direkayasa, serta mampu menceritakan suatu peristiwa kepada masyarakat.
![]() |
| Peserta saat praktik wawancara untuk penggalian data bahan informasi berita. |
“Foto jurnalistik yang baik tidak hanya indah dipandang, tetapi juga mampu menyampaikan fakta, makna, dan cerita kepada masyarakat. Karena itu setiap foto harus mengandung informasi, emosi, momen, dampak, serta didukung komposisi yang baik,” ujarnya.
Peserta juga dibekali teknik dasar pengambilan gambar, mulai dari penggunaan sudut pengambilan foto (angle), komposisi, hingga variasi jenis pengambilan gambar seperti long shot, medium shot, dan close up untuk memperkaya visual dalam pemberitaan.
Selain fotografi, Sofyan menjelaskan pentingnya website kelurahan sebagai media informasi dan pelayanan publik. Website berfungsi menyebarluaskan informasi pemerintahan, mendukung keterbukaan informasi publik, mempromosikan potensi wilayah dan UMKM, sekaligus menjadi arsip digital kegiatan pemerintahan.
“Website kelurahan harus dikelola secara cepat, akurat, aktual, transparan, dan bertanggung jawab. Setiap kegiatan kelurahan idealnya terdokumentasi dan dipublikasikan sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi resmi dengan mudah,” jelasnya.
Materi pengelolaan website juga mencakup pembentukan struktur redaksi, tugas masing-masing pengelola, teknik penulisan berita berbasis unsur 5W+1H, hingga alur publikasi mulai dari peliputan, penulisan, penyuntingan, persetujuan redaksi, hingga unggah ke website.
Salah satu peserta, Agus, mengaku pelatihan tersebut memberikan manfaat besar karena menambah wawasan dan keterampilan dalam menyusun berita yang dapat dipublikasikan melalui website kelurahan.
“Kesan saya sangat berarti sekali karena melalui pelatihan ini kita bisa belajar bagaimana cara menyusun berita maupun artikel yang dapat diakses melalui web dan disebarluaskan kepada masyarakat. Harapan saya, pelatihan ini semakin bermanfaat sehingga peserta bisa menerapkan arahan dari pembimbing dalam menyusun berita atau artikel untuk mensosialisasikan kegiatan masyarakat, termasuk membantu memasarkan produk UMKM dan memperkenalkan kegiatan yang ada di dusun masing-masing,” ujar Agus.
Peserta lainnya, Alzena dari Ngasem, menilai pelatihan berbasis kecerdasan buatan (AI) memberikan pengalaman yang menarik dan membuka wawasan baru mengenai pemanfaatan teknologi dalam proses penulisan artikel.
“Pelatihan penyusunan berita atau artikel berbasis AI ini memberikan pengalaman yang sangat menarik dan bermanfaat bagi saya. Saya memperoleh pemahaman baru tentang bagaimana AI membantu proses penulisan hingga mengembangkan artikel yang lebih terstruktur. Saya berharap pelatihan seperti ini dapat terus diadakan dengan materi yang lebih mendalam dan praktik yang lebih banyak,” katanya.
Desi mengungkapkan materi yang disampaikan mudah dipahami dan aplikatif sehingga meningkatkan rasa percaya diri peserta dalam menyusun berita untuk berbagai media.
“Pemaparan materi yang diberikan sangat mudah dipahami dan aplikatif. Pelatihan ini meningkatkan rasa percaya diri peserta dalam menyusun berita. Saya berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan agar kemampuan menulis peserta semakin terasah dan bermanfaat untuk menangkal hoaks di masyarakat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Diyah yang menilai pelatihan tersebut menambah wawasan mengenai teknik penulisan berita yang baik dan sesuai kaidah jurnalistik.
“Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan dilengkapi dengan sesi praktik yang lebih mendalam, sehingga peserta semakin terampil dalam menyusun berita yang informatif, akurat, dan berkualitas,” katanya.
Peserta lainnya, Evy Sulistyawati, mengaku memahami pentingnya unsur 5W+1H dalam penulisan berita setelah mengikuti pelatihan tersebut.
“Ternyata menulis berita untuk lembaga kemasyarakatan itu berbeda dengan menulis status media sosial. Harus lugas, datanya jelas, dan angle-nya kena ke warga. Yang paling berkesan saat praktik menentukan judul berita, saya jadi merasakan kalau 5W+1H itu nyawanya berita,” ujarnya.
Sementara itu, Fitri menyampaikan pelatihan membantu peserta meningkatkan kemampuan menulis dan menyampaikan informasi kepada masyarakat secara lebih efektif.
“Manfaat setelah mengikuti pelatihan ini, kita dapat meningkatkan kemampuan menulis dan menyampaikan informasi pada masyarakat. Kami juga mendapat pengetahuan baru tentang cara menyusun berita yang baik dan benar, serta bisa berlatih memanfaatkan media digital sebagai sarana penyebaran informasi,” ujarnya.
Peserta lainnya, Hariyatmi, Shantika, Susi, Sriyatni, dan peserta lain juga mengaku memperoleh manfaat besar dari pelatihan tersebut, terutama dalam mempercepat proses penyusunan berita, memahami penggunaan AI untuk membantu penulisan, serta meningkatkan kemampuan memanfaatkan media digital sebagai sarana penyebaran informasi yang akurat dan bermanfaat bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Kelurahan Pagutan berharap lahir lebih banyak kontributor informasi dari lingkungan masyarakat yang mampu menyusun berita, mengelola dokumentasi kegiatan, serta mendukung pengembangan website kelurahan sebagai pusat informasi resmi yang transparan dan mudah diakses masyarakat. (Sofyan)
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...


Tidak ada komentar: