GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Mudir Ponpes Muhammadiyah Manafi’ul ‘Ulum dan Kwarda HW Boyolali Lepas Diklat DSD, Cetak Kader Pemimpin Berkarakter Islami
![]() |
| Diklat DSD (Dewan Sugli Daerah) HW Boyolali di halaman Ponpes Muhammadiyah Manafi’ul ‘Ulum. |
Mudir Ponpes Muhammadiyah Manafi’ul ‘Ulum dan Kwarda HW Boyolali Lepas Diklat DSD, Cetak Kader Pemimpin Berkarakter Islami
BOYOLALI - majalahlarise.com - Mudir Pondok Pesantren Muhammadiyah Manafi’ul ‘Ulum Canden, Sambi, Boyolali, Ustadz Pujiono bersama Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Boyolali, Ramanda Mustamik, secara resmi melepas peserta Diklat DSD (Dewan Sugli Daerah) HW Boyolali di halaman Ponpes Muhammadiyah Manafi’ul ‘Ulum, Ahad (14/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 14–15 Juni 2026 tersebut diikuti kader-kader Hizbul Wathan dari berbagai wilayah di Kabupaten Boyolali. Diklat DSD diselenggarakan sebagai upaya menyiapkan calon pemimpin kepanduan yang tangguh, berkarakter, disiplin, serta memiliki landasan keislaman yang kuat.
Dalam tausiyah pembukaan, Ustadz Pujiono mengajak seluruh peserta untuk membangun kekuatan diri sebagai kader Muhammadiyah dan kader Hizbul Wathan. Menurutnya, seorang kader harus memiliki kesiapan jasmani, rohani, mental, dan spiritual agar mampu menjalankan amanah serta menjadi pelopor kebaikan di tengah masyarakat.
“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah. Kader Hizbul Wathan harus dipersiapkan menjadi generasi yang sehat, kuat secara jasmani, rohani, mental, dan spiritual sehingga mampu menjadi pelopor kebaikan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan sebagai organisasi otonom Muhammadiyah memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui berbagai kegiatan kepanduan, peserta dibina menjadi pribadi yang dapat dipercaya, jujur, disiplin, serta memiliki kesucian hati dan pikiran sesuai nilai-nilai yang diajarkan dalam Hizbul Wathan.
“Karena itu ikutilah seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh. Ambil ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang diberikan selama diklat agar dapat menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat maupun berorganisasi,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Kwarda HW Boyolali Ramanda Mustamik memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan mengikuti diklat secara maksimal. Ia mengingatkan peserta untuk tidak sekadar hadir, tetapi aktif mengikuti seluruh proses pembelajaran dan pelatihan yang telah disiapkan panitia.
“Ikutilah kegiatan ini dengan serius. Jangan hanya pindah tidur. Manfaatkan setiap materi, diskusi, dan latihan yang diberikan agar benar-benar memperoleh manfaat untuk diri sendiri maupun organisasi,” kata Ramanda Mustamik di hadapan peserta.
Kegiatan Diklat DSD HW Boyolali menghadirkan instruktur berpengalaman dari Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kehadiran para instruktur tersebut diharapkan mampu memberikan bekal kepemimpinan, keterampilan kepanduan, serta wawasan keislaman kepada para peserta sebagai calon pemimpin Hizbul Wathan di masa mendatang.
Melalui kegiatan ini, Kwarda Hizbul Wathan Boyolali berharap lahir kader-kader pemimpin yang berintegritas, berakhlak mulia, disiplin, dan memiliki semangat pengabdian tinggi untuk Persyarikatan Muhammadiyah, umat, bangsa, dan negara. Semangat kepanduan yang berpadu dengan nilai-nilai Islam diharapkan menjadi bekal bagi para peserta untuk terus menebarkan manfaat dan menjadi teladan di lingkungan masing-masing. (Sofyan)
Baca juga: Raih Rata-Rata TKA Jauh Melampaui Nasional, SD Muhammadiyah PK Solo Lepas 54 Murid
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...


Tidak ada komentar: