Mahasiswa DKV ISI Surakarta Rancang Identitas Visual Launching Program Hilirisasi Riset di Solo Technopark Lewat Skim Magang Berdampak

Print Friendly and PDF

Rosa Amelia Dwifitri dan Ayisha Khamsa Amalia mengikuti Program Mahasiswa Berdampak FSRD ISI Surakarta Tahun 2026. 


Mahasiswa DKV ISI Surakarta Rancang Identitas Visual Launching Program Hilirisasi Riset di Solo Technopark Lewat Skim Magang Berdampak

Surakarta - majalahlarise.com - Mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta yang tergabung dalam Program Mahasiswa Berdampak turut berkontribusi dalam perancangan identitas visual kegiatan Launching Program Fasilitasi Hilirisasi Hasil Riset Perguruan Tinggi Berbasis Kemitraan Industri yang digelar di Ruang Seminar Gedung STC, UPTD Kawasan Sains dan Teknologi Solo Technopark.

Dua mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Rosa Amelia Dwifitri dan Ayisha Khamsa Amalia. Keduanya mengikuti Program Mahasiswa Berdampak FSRD ISI Surakarta Tahun 2026 melalui Skema Magang di Solo Technopark dengan pendampingan dosen pembimbing lapangan, Brilindra Pandanwangi dan Basnendar Herry Prilosadoso. Dalam pelaksanaannya, Rosa dan Ayisha bertanggung jawab merancang berbagai kebutuhan visual acara, mulai dari desain backdrop hingga bumper video yang menjadi bagian penting dalam membangun identitas kegiatan.

Perancangan visual dilakukan dengan mempertimbangkan karakter acara, segmentasi audiens, serta kebutuhan komunikasi yang efektif. Kegiatan launching yang diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Surakarta bersama Nakama.id tersebut bertujuan memfasilitasi hilirisasi hasil riset dari lima perguruan tinggi di Surakarta, yakni UNS, UMS, UNISRI, UPITRA, dan Politeknik ATMI. Melalui desain yang dikembangkan, mahasiswa berupaya menghadirkan tampilan visual profesional yang mampu memperkuat citra dan pesan kegiatan.

Rosa Amelia Dwifitri menjelaskan keterlibatannya dalam proyek tersebut menjadi pengalaman berharga untuk menerapkan kompetensi desain komunikasi visual pada proyek nyata. 

“Kami belajar menyesuaikan desain dengan kebutuhan penyelenggara serta memahami pentingnya konsistensi visual dalam mendukung keberhasilan sebuah acara,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari pihak Solo Technopark. Prasetyo Okmana Saputra menjelaskan kontribusi mahasiswa sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan visual kegiatan sekaligus memberikan ruang pembelajaran langsung di lingkungan profesional. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa menjadi sarana penerapan ilmu desain yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri kreatif.

Sementara itu, Brilindra Pandanwangi menjelaskan kegiatan tersebut menunjukkan peran aktif mahasiswa dalam mendukung penyelenggaraan program strategis melalui pemanfaatan kemampuan desain komunikasi visual. 

“Kegiatan ini menunjukkan bagaimana mahasiswa dapat berkontribusi secara nyata dalam mendukung program strategis melalui kemampuan desain komunikasi visual yang mereka miliki,” katanya.

Melalui program magang berdampak ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman profesional, tetapi juga berkesempatan terlibat langsung dalam kegiatan yang mendukung penguatan ekosistem riset dan inovasi di Kota Surakarta. (Sofyan)


Baca juga: Menuju Kampus Berkelas Dunia, FKIP Unisri Jalin Kerja Sama Strategis dengan Lincoln University Malaysia


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top