Isi Jeda PSAT, 60 Murid SD Muhammadiyah PK Solo Perdalam Hafalan lewat Daurah Al-Qur'an Intensif

Print Friendly and PDF

Murid kelas IV dan V SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti Daurah Al-Qur'an.


Isi Jeda PSAT, 60 Murid SD Muhammadiyah PK Solo Perdalam Hafalan lewat Daurah Al-Qur'an Intensif

Solo - majalahlarise.com - Sebanyak 60 murid kelas IV dan V SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti Daurah Al-Qur'an untuk mengisi jeda setelah pelaksanaan Penilaian Sumatif Akhir Tahun (PSAT). Program pelatihan intensif tahfiz tersebut dipusatkan di Ruang Haji Muhtadi sekolah setempat selama tiga hari, Rabu–Jumat (17–19/6/2026), mulai pukul 07.30 hingga 16.30 WIB.

Kepala Urusan Al Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (Ismuba), Tati Kuraesin, mengatakan pendampingan selama tiga hari difokuskan pada perbaikan tajwid serta pembenahan makharijul huruf agar murid mampu membaca Al-Qur'an secara benar dan fasih.

"Langkah strategis ini kami lakukan sebagai bentuk komitmen sekolah dalam mencetak generasi ulul albab yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kedekatan emosional dan spiritual yang kuat dengan Al-Qur'an. Untuk mendukung kelancaran program, sekolah menghadirkan enam guru tahfiz profesional serta enam guru Pendidikan Al Islam pada setiap jenjang kelas," ujarnya.

Pada hari pertama, Rabu (17/6/2026), kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan oleh ketua panitia, dan pembagian kartu hafalan. Target hafalan difokuskan pada Surah An-Naba hingga Surah Al-A'la. Sementara itu, materi tahsin disampaikan secara klasikal dengan pembahasan hukum tajwid nun sukun serta dasar-dasar makharijul huruf.

Memasuki sesi siang, peserta mengikuti metode pembelajaran Murajaah Relay agar proses menghafal berlangsung lebih interaktif dan menyenangkan. Melalui permainan estafet, murid saling menyambung bacaan ayat Al-Qur'an yang sedang dihafalkan. Metode tersebut dinilai efektif melatih kerja sama, konsentrasi, dan ketepatan hafalan. Hari pertama ditutup dengan penyetoran hafalan kepada guru tahfiz masing-masing kelompok.

Pada hari kedua, Kamis (18/6/2026), kegiatan diawali dengan pembiasaan Salat Duha berjemaah. Target hafalan meliputi Surah Al-Ghasyiyah hingga Surah Al-'Adiyat. Materi tahsin kemudian ditingkatkan dengan pembahasan berbagai hukum mad, seperti mad thabi'i, mad wajib muttasil, mad jaiz munfasil, mad 'iwad, mad layyin, dan mad 'aridh lissukun.

Di sela waktu istirahat, peserta mengikuti sesi ice breaking untuk menjaga semangat belajar. Panitia juga menghadirkan permainan edukatif bernuansa Islami sebagai sarana mengukur pemahaman materi. Hari kedua ditutup dengan kegiatan ziyadah atau penambahan hafalan baru.

Hari ketiga, Jumat (19/6/2026), menjadi puncak pelaksanaan Dauroh Al-Qur'an. Target hafalan difokuskan pada Surah Al-Qari'ah hingga Surah An-Nas. Materi tahsin membahas ayat-ayat muqatha'ah yang terdapat pada awal beberapa surah dalam Al-Qur'an. Menjelang siang, seluruh peserta mengikuti ujian hafalan yang dipandu tim penguji dari guru tahfiz.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan penghargaan kepada peserta terbaik atas kerja keras, kedisiplinan, dan ketekunan selama mengikuti kegiatan. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi agar para murid terus menjaga dan menambah hafalan Al-Qur'an selama libur kenaikan kelas.

Salah satu peserta Daurah Al-Qur'an, Kenshin Akira Ryuzaki Adhiera, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut.

"Ini pengalaman pertama saya mengikuti Dauroh Al-Qur'an. Saya senang bisa mengisi jeda setelah PSAT dengan kegiatan yang bermanfaat. Semoga target hafalan saya tahun ini tercapai dan saya bisa segera menambah hafalan surah-surah baru," tuturnya. (Sofyan)


Baca juga: Meriah, Pengambilan Rapor SMPN 2 Giritontro Disulap Jadi Panggung Kreativitas dan Market Day Siswa



Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top