Bupati Wonogiri Apresiasi Tradisi Bersih Dusun Gedangan Desa Balepanjang Baturetno, Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk Lestarikan Budaya Jawa

Print Friendly and PDF

Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno memberi apresiasi tradisi bersih Dusun Gedangan Desa Balepanjang Kecamatan Baturetno.


Bupati Wonogiri Apresiasi Tradisi Bersih Dusun Gedangan Desa Balepanjang Baturetno, Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk Lestarikan Budaya Jawa

Wonogiri - majalahlarise.com - Tradisi Bersih Dusun (Rasulan) Dusun Gedangan, Desa Balepanjang, Kecamatan Baturetno, berlangsung meriah dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk yang digelar di rumah Hariyanto, Rabu (3/6/2026). Acara budaya yang menampilkan dalang H. Widodo Wilis Prabowo, S.Sn dengan lakon Pandawa Syukur tersebut mendapat apresiasi langsung dari Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno. Kegiatan ini juga didukung oleh Gareng Jajak dan Elisha Orcarus Allaso serta dihadiri unsur pemerintah daerah, Forkopimcam, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menyampaikan salam hormat kepada seluruh tokoh masyarakat, perangkat desa, ketua RT/RW, panitia, dalang, dan warga Dusun Gedangan yang hadir. Ia mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat yang tetap menjaga tradisi budaya sebagai bagian dari identitas masyarakat Wonogiri. 

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Wonogiri, kami ikut berbahagia atas terselenggaranya Bersih Dusun Gedangan. Semoga masyarakat selalu diberikan keselamatan, ketenteraman, dan kemakmuran,” ujarnya.

Pagelaran wayang kulit Dalang H. Widodo Wilis Prabowo, S.Sn dengan lakon Pandawa Syukur.


Bupati menjelaskan kegiatan Bersih Dusun yang dirangkai dengan pagelaran wayang kulit merupakan bentuk nyata pelestarian budaya Jawa yang adiluhung. Menurutnya, tradisi semacam ini harus terus diwariskan kepada generasi muda agar tidak hilang tergerus perkembangan zaman. 

Penampilan Gareng Jajak dan Elisha Orcarus Allaso menghibur penonton saat adegan limbukan.


“Kegiatan ini merupakan wujud nguri-uri budaya Jawa yang luhur. Tradisi seperti ini perlu terus dilestarikan agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman,” katanya.

Selain itu, Setyo Sukarno memberikan penghargaan kepada seluruh warga Dusun Gedangan yang telah bergotong royong menyukseskan acara. Ia menilai kekompakan, kerukunan, dan kebersamaan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga kehidupan sosial yang harmonis. 


“Kekompakan, kerukunan, dan gotong royong masyarakat Dusun Gedangan patut menjadi contoh. Semua unsur masyarakat bersatu menyukseskan kegiatan ini,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Balepanjang Adi Prabowo menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Bersih Dusun atau Rasulan yang menjadi tradisi tahunan masyarakat Gedangan. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan, perwakilan Pemerintah Kabupaten Wonogiri, Forkopimcam Baturetno, tokoh masyarakat, serta para seniman yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. 

“Kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran seluruh tamu undangan yang telah memenuhi acara Bersih Dusun Gedangan malam ini,” ujarnya.



Adi Prabowo menjelaskan Rasulan merupakan bentuk rasa syukur masyarakat atas berbagai nikmat yang diberikan Allah SWT sekaligus upaya menjaga warisan budaya leluhur. Ia juga mengapresiasi seluruh warga yang telah memberikan dukungan tenaga, pikiran, maupun materi sehingga kegiatan berjalan lancar. 

“Acara Bersih Dusun ini merupakan wujud syukur masyarakat Dusun Gedangan sekaligus upaya menjaga tradisi yang telah diwariskan para leluhur,” katanya.

Lebih lanjut, Kepala Desa berharap semangat gotong royong masyarakat terus terjaga dan membawa manfaat bagi kehidupan warga. Ia juga mendoakan agar masyarakat Dusun Gedangan selalu diberikan kesehatan, ketenteraman, kemakmuran, hasil pertanian yang melimpah, serta rezeki yang berkah.

“Semoga seluruh warga Gedangan diberikan ketenteraman, kemakmuran, kesehatan, dan rezeki yang berkah. Mari kita nikmati pagelaran wayang kulit ini hingga selesai,” ungkapnya.

Ketua Ikatan Keluarga Banasan (IKKABA) Wonogiri, KRT HY Supardi Gunodipuro saat foto bersama Gareng Jajak.


Sementara itu, Ketua Ikatan Keluarga Banasan (IKKABA) Wonogiri, KRT HY Supardi Gunodipuro, turut menyampaikan harapannya agar kesenian wayang kulit semakin dikenal luas hingga tingkat dunia. Menurutnya, wayang merupakan warisan budaya dan seni yang selalu mendapat tempat di hati masyarakat. “Mudah-mudahan wayang terus mendunia sebagai budaya dan seni yang selalu digemari masyarakat,” tuturnya.

Pagelaran wayang kulit dengan lakon Pandawa Syukur yang dibawakan H. Widodo Wilis Prabowo menjadi puncak acara Bersih Dusun Gedangan. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya mengungkapkan rasa syukur, tetapi juga memperkuat persatuan, menjaga nilai-nilai budaya Jawa, serta mendukung upaya pelestarian warisan budaya yang menjadi kebanggaan Kabupaten Wonogiri. (Sofyan)


Baca juga: Pelepasan 105 Siswa SMP Negeri 2 Wuryantoro Berlangsung Khidmat, Kepala Sekolah Ajak Lulusan Gapai Masa Depan Hebat


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top