GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Akhirussanah MTs Muhammadiyah 7 Klego Semarak dengan Wayang Golek Pitutur, 65 Siswa Siap Menatap Masa Depan Gemilang
Akhirussanah MTs Muhammadiyah 7 Klego Semarak dengan Wayang Golek Pitutur, 65 Siswa Siap Menatap Masa Depan Gemilang
Boyolali - majalahlarise.com - MTs Muhammadiyah 7 Klego (Mutugo) menggelar Akhirussanah Tahun Pelajaran 2025/2026 dengan penuh khidmat dan semarak di Gedung Dakwah PCM Klego 1. Sebanyak 65 siswa kelas IX mengikuti prosesi pelepasan dengan mengusung tema "Santri MTs Mutugo Siap Menatap Masa Depan yang Gemilang." Acara tersebut dihadiri jajaran Persyarikatan Muhammadiyah, orang tua siswa, guru, serta tokoh masyarakat yang turut memberikan dukungan dan doa bagi para lulusan.
Suasana semakin istimewa dengan pelaksanaan Wisuda Tahfiz Al-Qur'an bagi 35 siswa yang berhasil menyelesaikan hafalan mulai dari 1 hingga 5 juz. Momen tersebut menjadi bentuk apresiasi atas capaian para siswa dalam bidang akademik maupun keagamaan selama menempuh pendidikan di MTs Muhammadiyah 7 Klego.
Ketua PCM Klego, H. M. Arifin, S.T., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dengan baik. Ia berharap para lulusan mampu menjaga akhlak Islami, terus meningkatkan semangat belajar, serta membawa nama baik almamater di jenjang pendidikan berikutnya.
"Kami berharap para lulusan tetap menjaga nilai-nilai Islam yang telah ditanamkan selama belajar di Mutugo dan mampu menjadi generasi yang membanggakan keluarga maupun masyarakat," ujarnya.
Motivasi juga disampaikan Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Boyolali, Drs. Kamtar. Ia mengingatkan para wisudawan agar tidak cepat berpuas diri atas capaian yang telah diraih. Menurutnya, lulusan Muhammadiyah harus memiliki bekal iman, ilmu, dan karakter yang kuat untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
"Perjalanan kalian masih panjang. Teruslah belajar dan tingkatkan kualitas diri agar mampu menjadi generasi yang bermanfaat bagi umat, bangsa, dan persyarikatan," katanya.
Kepala MTs Muhammadiyah 7 Klego, Sarwanto, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas kelulusan seluruh siswa kelas IX. Ia memberikan apresiasi kepada para guru, orang tua, dan siswa yang telah bekerja keras selama tiga tahun dalam proses pendidikan di Mutugo.
"Semoga para lulusan menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan prestasi yang membanggakan," tuturnya.
Puncak acara diisi dengan tausiyah budaya melalui Wayang Golek Pitutur yang dibawakan oleh Ki Ustad Pujiono. Dengan gaya dakwah yang menarik, penuh hikmah dan humor, ia mengajak para siswa menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup. Dalam pituturnya, Ki Ustad Pujiono mengupas kandungan Surat An-Nahl ayat 89 yang menjelaskan Al-Qur'an sebagai petunjuk, rahmat, dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri kepada Allah SWT.
"Al-Qur'an bukan sekadar dibaca dan dihafal, tetapi harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Hafalan yang tidak diamalkan ibarat lampu yang terang tetapi tidak menerangi jalan," tutur Ki Ustad Pujiono di hadapan para hadirin.
Ia juga berpesan agar para lulusan tidak hanya mengejar kesuksesan dunia, tetapi tetap menjaga shalat, berbakti kepada orang tua, menghormati guru, serta terus belajar sepanjang hayat. Pesan tersebut mendapat perhatian penuh dari para siswa dan orang tua yang hadir.
Acara Akhirussanah dan Wisuda Tahfiz MTs Muhammadiyah 7 Klego berlangsung dengan penuh haru dan kebanggaan. Tangis bahagia para orang tua mewarnai prosesi pelepasan sebagai wujud rasa syukur atas keberhasilan putra-putri mereka menyelesaikan pendidikan sekaligus mengukir prestasi dalam menghafal Al-Qur'an.
Dengan bekal ilmu, akhlak, dan hafalan Al-Qur'an yang dimiliki, para lulusan MTs Muhammadiyah 7 Klego diharapkan siap melangkah menuju masa depan yang lebih gemilang serta menjadi generasi penerus umat, bangsa, dan Persyarikatan Muhammadiyah. (Sofyan)
Baca juga: Pelepasan Siswa SMPN 1 Wuryantoro Meriah, Kelulusan 100 Persen dan Prestasi TKA Jadi Kebanggaan
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...

Tidak ada komentar: