Wujudkan Mimpi dan Cita-Citamu dengan 7B Agar Sukses Dunia dan Akhirat

Print Friendly and PDF

Wujudkan Mimpi dan Cita-Citamu dengan 7B Agar Sukses Dunia dan Akhirat

 

Oleh: Prof. Dr. Muhammad Rohmadi,S.S. M.Hum.

Dosen PBSI FKIP UNS, Penggiat Literasi Arfuzh Ratulisa, & DIKLISA

Email: rohmadi_dbe@yahoo.com/Youtube/Tiktok: M. Rohmadi Ratulisa


Prof. Dr. Muhammad Rohmadi,S.S. M.Hum.


"Kawan, kala mentari mulai tersenyum dari ufuk timur, perjalanan pun dimulai untuk menyibak peluang dan tantangan dalam multikonteks kehidupan dengan terus berliterasi dengan Ratulisa (rajin menulis & membaca) sepanjang masa”


       Kawan, hari ini, Selasa, 5 Mei 2026 saya memenuhi undangan salah satu guru hebat luar biasa yang mengajar mata pelajaran bahasa Indoensia di SMA 1 N Gemolong, Sragen, Jawa Tengah. Guru tersebut, cerdas, kreatif, kritis, komunikatif, kolaboratif, baik hati, tidak sombong, dan suka menabung.Saya pernah satu kelas dengan guru tersebut saat belajar dan membelajarkan diri untuk berproses berliterasi Ratulisa pada salah satu kampus tercinta, yaitu Program Studi PBSI FKIP Universitas Sebelas Maret yang berada di Kentingan, Jebres, Surakarta. Nama guru tersebut Mas Arif, semoga hari ini saya dapat berjumpa dengan Mas Guru tersebut, kepala sekolah, guru-guru, dan siswa-siswa yang baru lulus yang hebat luar biasa lainnya dengan hati senang dan bahagia sepanjang masa.

       Akhirnya, saya memenuhi undangan Mas guru yang baik hati tersebut untuk bersilaturahmi, berkomunikasi, berkolaborasi, beraksi, berliterasi dengan ratulisa, dan berbagi cerita kepada guru-guru dan siswa-siswa yang baru saja lulus kemarin sore, 4 Mei 2026 pengumumannya. Selamat dan sukses ya teman-temanku yang hebat dan luar biasa, sekarang kalian telah lulus dari SMA N 1 Gemolong tercinta dan siap menuju kampus Impian yang menjadi mimpi dan cita-citamu bersama teman-temanmu yang menyenangkan. Saya pernah belajar dan membelajarkan diri di SMA N 1 Gemolong tercinta ini dengan guru-guru yang baik hati dan menyenangkan selama 3 tahun dan lulu tahun 1994.

       Mimpi dan imajinasi lebih kuat dari pengetahuan kita. Kawan, “Gantungkan mimpi dan cita-citamu setinggi langit sehingga kalau jatuh masih di atas genting. Lihatlah, yakini, dan perjuangkan mimpi dan imajinasimu tersebut sampai kau menangis berdarah-darah. Suatu saat kau pasti akan menangis terharu dan bahagia karena telah memeluk kesuksesan yang telah diperjuangkan dengan segala proses, kerja keras, doa, dan restu kedua orang tuamu”. Setiap mimpi dan cita-cita memang harus dituliskan, diucapkan, diyakini, diperjuangkan, didoakan, agar dapat diwujudkan dengan kesungguhan dan keyakinan dengan bersandar kepada-Nya. Titik balik perjuangan untuk meraih mimpi dan imajinasi adalah belajar dan membelajarkan diri sepanjang hayat, berjuang dan memperjuangkannya, dan meyakini bahwa Tuhan Yang Maha Esa akan selalu memberikan yang terbaik dalam kehidupan kita sekarang, besok, dan selamanya.

       Kawan, wujudkan mimpi dan cita-citamu dengan 7B, yaitu: (1) Berniat untuk ibadah sepanjang hayat; (2) Berbakti kepada kedua orang tua tanpa syarat; (3) Belajar dengan berliterasi Ratulisa (rajin menulis & membaca) sepanjang masa; (4) Berjuang dan bekerja keras untuk mewujudkan mimpi dan cita-citamu; (5) Bersilaturahmi, berkomunikasi dan berkolaborasi dengan siapa saja; (6) Berbagi ilmu dan harta yang dimiliki untuk kemaslahatan umat sepanjang hayat; (7) Berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan ikhlas dan penuh keyakinan. Ketujuh B tersebut merupakan sarana dan media untuk membangun sistem keyakinan diri agar kita memiliki hati dan pikiran satu bahwa Tuhan Yang Maha Esa selalu ada, bersama, dan memberikan yang terbaik sepanjang masa. Kekuatan hati dan pikiran bergantung kepada sistem keyakinan yang dibangun oleh siapa saja tanpa harus bertanya anak siapa, ketemu di mana, dan masuk kategori yang mana. Semua manusia memiliki kesempatan untuk sukses yang sama dunia dan akhirat. Hal ini bergantung mau atau tidak meyakini, memperjuangkan, dan mewujudkannya.

       Perjuangan untuk mewujudkan mimpi dan cita-cita memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Setiap orang memiliki laku dan cerita yang berbeda-beda. Proses perjuangan dan jalannya pun beraneka ragam dalam kebhinekaan untuk mewujudkan mimpi dan cita-citanya untuk meraih sukses dunia dan akhirat. Namun demikian bergantung pada kemauan dan kesungguhan untuk menuliskan dan mewujudkan mimpi dan cita-cita tersebut dalam buku hariannya. Kekuatan diri yang dibangun dengan sistem keyakinan harus menjadi salah satu motivasi diri untuk mewujudkannya. Gerakan nyata yang harus dilakukan yakni meyakini dan memperjuangkan dengan mohon doa restu kedua orang tua tanpa syarat dengan terus bersandar dalam pelukan-Nya. Hal ini sebagai bukti bahwa tidak ada kekuatan dan kekayaan yang tidak atas kehendak dan pertolongan-Nya. Jadi mulai detik ini, tuliskan, yakini, perjuangkan, dan wujudkan mimpi dan cita-citamu dengan terus bersyukur, berdoa, dan bersandar kepada kedua orang tuamu dan kepada-Nya.

       Akhirnya, setiap mimpi dan cita-cita itu merupakan sebuah proses perjuangan. Apabila kita ingin mengatakan sukses maka proses perjuangan yang telah dilakukan untuk mencapai apa yang dinginkan itu merupakan kesuksesan yang nyata dan harus disyukuri. Hasil perjuangan itu merupakan bonus dari proses perjuangan untuk meraih mimpi dan cita-cita yang telah dituliskan. Sikap positif yang dibangun dalam hati dan pikirannya sendiri merupakan kekuatan yang maha dahsyat untuk dijadikan modal dan pondasi dasar untuk mewujudkan mimpi dan cita-cita itu. Kesuksesan aka menjadi satu kekuatan untuk terus berbagi dan menyebarkan virus-virus positif dan kemaslahatan umat sepanjang hayat. Yakini bahwa kalian akan sukses pada saat yang tepat dan terbaik dengan penuh rasa syukur, rendah hati, penuh empati kepada seluruh manusia sepanjang masa. Selamat berjuang untuk menuliskan, meyakini, memperjuangkan, dan mewujudkan mimpi dan cita-cita terbaikmu sepanjang masa.

“Perjuangan merupakan proses untuk dapat mewujudkan mimpi dan cita-cita untuk bahagia dunia dan akhirat. Semuanya harus disadari bahwa milik-Nya yang terbaik, terbesar, terkaya, dan kita hanya dapat memohon, merencanakan, dan berpeluksandar atas kehendak-Nya”  

Istana Arfuzh Ratulisa dan Diklisa, SMA N 1 Gemolong, Sragen, Jateng, 5 Mei 2026


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top