Pengajian Rutin SMK Negeri 2 Klaten Teguhkan Karakter Guru dan Kesadaran Mengelola Waktu

Print Friendly and PDF

Pengajian Rutin dua bulanan yang diselenggarakan oleh Kerohanian Islam SMK Negeri 2 Klaten.


Pengajian Rutin SMK Negeri 2 Klaten Teguhkan Karakter Guru dan Kesadaran Mengelola Waktu

Klaten — majalahlarise.com - Kegiatan Silaturahim dan Pengajian Rutin dua bulanan yang diselenggarakan oleh Kerohanian Islam SMK Negeri 2 Klaten berlangsung khidmat pada Ahad, 3 Mei 2026, bertempat di Lumintu, Janti. Acara ini dihadiri keluarga besar Muslim sekolah sebagai upaya memperkuat iman, ukhuwah, serta profesionalisme guru dalam menjalankan tugas pendidikan.

Ketua panitia, Joko Sutrisno, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menguraikan pengajian rutin tidak sekadar agenda formal, tetapi menjadi ruang penguatan spiritual bagi para pendidik di tengah padatnya aktivitas.

“Pengajian ini menjadi sarana recharge ruhani agar para guru tetap istiqamah dalam menjalankan amanah sebagai pendidik,” jelasnya.

Kepala SMK Negeri 2 Klaten, Sri Murtono, S.Pd., M.Eng., dalam arahannya menuturkan pentingnya menjaga keseimbangan antara kompetensi profesional dan kekuatan spiritual. Ia menilai guru memiliki peran strategis bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga teladan bagi peserta didik.

“Guru bukan hanya mentransfer ilmu, tetapi juga memberi contoh. Kegiatan seperti ini penting untuk menjaga hati, niat, dan semangat dalam mendidik generasi,” ungkapnya.

Sementara itu, narasumber pengajian, Ustaz Pujiono, S.Si., M.M., Mudir PonpesMU Manafi’ul Ulum Sambi, menyampaikan materi bertajuk “3 Karakter Waktu” yang menggugah kesadaran peserta. Ia mengingatkan waktu merupakan aset paling berharga yang tidak dapat diulang, sehingga harus dimanfaatkan secara bijak, terutama bagi guru sebagai profesi mulia.

“Waktu adalah amanah. Guru sebagai profesi para nabi tidak boleh menyia-nyiakan waktu, karena setiap detiknya bernilai pertanggungjawaban,” tuturnya.

Ia juga menguraikan tanda syukur seorang guru di antaranya tidak mendzolimi profesi, terus mengembangkan diri, serta ridha terhadap rahmat Allah.

“Jika kita bersyukur dengan cara menjaga profesi ini, insyaAllah kita akan selamat dunia dan akhirat,” katanya.

Menutup tausiyahnya, Ustaz Pujiono menyampaikan pantun yang disambut hangat oleh peserta sebagai simbol semangat kebersamaan:

Pagi hari minum jamu,

Duduk santai di bawah pohon randu.

SMK Negeri 2 Klaten maju,

Mencetak generasi cerdas dan bermutu.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kekuatan spiritual yang selaras dengan peningkatan profesionalisme guru, sehingga mampu melahirkan generasi bangsa yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. (Sofyan)


Baca juga: Pelatihan Formulasi Pakan Ayam Kampung di SMK Negeri 1 Trucuk Klaten Dorong Lulusan Siap Wirausaha Agribisnis


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top