GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
OM PNS dan Pentas Siswa Semarakkan Panggung Karakter HUT ke-41 SMP Negeri 2 Selogiri
![]() |
| Bintang tamu OM PNS (Orkes Musik Pengin Nge-band Sak-sak'e) sukses menghibur warga sekolah dan para tamu undangan. |
OM PNS dan Pentas Siswa Semarakkan Panggung Karakter HUT ke-41 SMP Negeri 2 Selogiri
Wonogiri - majalahlarise.com - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-41 SMP Negeri 2 Selogiri berlangsung meriah dan penuh semangat di halaman sekolah, Sabtu (30/5/2026). Berbagai penampilan siswa serta kehadiran bintang tamu OM PNS (Orkes Musik Pengin Nge-band Sak-sak'e), grup musik dangdut modern asal Wonogiri yang beranggotakan para pegawai kantoran, sukses menghibur warga sekolah dan para tamu undangan.
Suasana semakin semarak ketika OM PNS tampil membawakan sejumlah lagu yang mengundang antusiasme penonton. Tidak hanya itu, seluruh siswa turut menunjukkan kreativitas dan bakat mereka melalui berbagai pertunjukan per kelas. Penampilan kelas KKO sepak bola, Pramuka, baris-berbaris, hingga seni tari menjadi daya tarik tersendiri yang mendapat apresiasi dari para hadirin.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Sriyanto, yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi terhadap tema perayaan yang diusung SMP Negeri 2 Selogiri. Menurutnya, tema tersebut selaras dengan upaya pembentukan karakter peserta didik yang saat ini menjadi kebutuhan penting dalam dunia pendidikan.
![]() |
| Salah satu penampilan siswa. |
“Saya sangat setuju dengan temanya. Tidak cukup anak itu punya kecerdasan akademik, semuanya harus berkarakter,” ujar Sriyanto.
Sriyanto menilai konsep kegiatan yang melibatkan seluruh siswa sebagai subjek utama merupakan langkah yang tepat. Penampilan yang dilakukan secara berkelompok dalam satu kelas dinilai mampu memberikan ruang yang sama bagi seluruh peserta didik untuk tampil, berpartisipasi, dan membangun rasa kebersamaan.
“Apa yang disaksikan di sini, bagaimana melibatkan semua anak sebagai subjek. Pengambilannya semuanya berkelas. Saya membayangkan indahnya tampil dalam satu tim di atas panggung dalam satu kelas, itu sangat-sangat indah,” katanya.
Lebih lanjut, Sriyanto menjelaskan pengalaman tampil bersama teman-teman di sekolah akan menjadi kenangan berharga yang akan selalu diingat hingga dewasa. Karena itu, sekolah diharapkan tidak hanya memberikan kesempatan kepada siswa yang dianggap berbakat atau menonjol, tetapi juga membuka ruang bagi seluruh anak untuk menunjukkan kemampuan dan potensi yang dimiliki.
“Jangan hanya menampilkan anak-anak yang tampak bertalenta dan menonjol. Semua anak harus kita beri rumah untuk bisa menunjukkan kemampuan dan talentanya,” jelasnya.
Kepala SMP Negeri 2 Selogiri, Safitri Rokhmadiah, mengatakan berbagai penampilan yang ditampilkan siswa merupakan bagian dari proses pembentukan karakter yang selama ini menjadi fokus sekolah. Menurutnya, pendidikan tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga harus membangun karakter yang kuat sebagai bekal masa depan peserta didik.
“Dengan karakter kuat, anak hebat. Di sini tidak hanya kita itu pintar secara akademik saja, kalau tidak berkarakter nanti anak-anak jadi apa. Jadi karakter itu penting untuk modal dasar kita dalam pendidikan,” tuturnya.
Safitri menambahkan pembentukan karakter membutuhkan proses yang berkelanjutan dan tidak bisa dilakukan secara instan. Oleh karena itu, sekolah terus berupaya menanamkan nilai-nilai karakter bersamaan dengan penguatan kompetensi akademik melalui berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh siswa.
“Pendidikan tidak hanya dari hasil saja, tapi kita harus melalui proses, proses yang bertahap tentunya. Kalau prosesnya baik, insya Allah nanti hasilnya juga akan baik,” ujarnya.
Melalui perayaan HUT ke-41 ini, SMP Negeri 2 Selogiri tidak hanya menghadirkan hiburan dan kreativitas siswa, tetapi juga memperkuat pesan penting tentang pendidikan karakter sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi yang cerdas, berprestasi, dan berakhlak baik. Kemeriahan acara yang dipadukan dengan nilai-nilai pendidikan tersebut menjadi bukti komitmen sekolah dalam memberikan ruang bagi seluruh peserta didik untuk berkembang sesuai potensi masing-masing. (Sofyan)
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Noah Nexus Protocol, menggelar kegiatan HOPE (Happy Of Presentation) dengan tajuk “Solo Kuasai Masa Depan Lewat Teknologi Blockchain”. NOAH ...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...


Tidak ada komentar: