Lomba Tata Upacara Bendera Hardiknas 2026 di Giritontro, SDN 2 Giritontro Raih Juara 1 dan Tanamkan Nasionalisme Siswa

Print Friendly and PDF

Camat Giritontro, Sangga Ota Kharisma, S.STP., membuka Lomba Tata Upacara Bendera (TUB) tingkat SD/MI se-Kecamatan Giritontro yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.


Lomba Tata Upacara Bendera Hardiknas 2026 di Giritontro, SDN 2 Giritontro Raih Juara 1 dan Tanamkan Nasionalisme Siswa

Wonogiri – majalahlarise.com - Semangat nasionalisme dan cinta tanah air tampak begitu kuat dalam gelaran Lomba Tata Upacara Bendera (TUB) tingkat SD/MI se-Kecamatan Giritontro yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Kamis (30/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman Kecamatan Giritontro ini berjalan meriah sejak pagi hingga sore hari dengan antusias tinggi dari peserta maupun masyarakat.

Sebanyak 19 sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah ambil bagian dalam lomba tersebut. Kehadiran Forkopimcam, kepala sekolah, guru pendamping, serta wali murid menambah semarak suasana. Acara dibuka langsung oleh Camat Giritontro, Sangga Ota Kharisma, S.STP., yang dalam sambutannya menguraikan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda.

“Lomba Tata Upacara Bendera ini tidak sekadar kompetisi, tetapi menjadi media pembelajaran untuk menanamkan disiplin, tanggung jawab, serta semangat cinta tanah air pada siswa sejak dini,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui kegiatan tersebut para siswa diharapkan semakin memahami makna upacara bendera sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan, sekaligus menumbuhkan rasa nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari.

Suasana lomba berlangsung penuh semangat. Setiap regu tampil dengan persiapan matang, menampilkan kekompakan, ketepatan gerakan, serta kedisiplinan dalam menjalankan tugas upacara. Sorak dukungan dari para pendukung turut membangkitkan semangat peserta, menjadikan peringatan Hardiknas tahun ini terasa lebih hidup dan bermakna.

Salah satu panitia kegiatan, Harmanto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan kegiatan ini memberikan dampak positif, baik bagi siswa maupun guru. Ia menuturkan kegiatan semacam ini perlu terus ditingkatkan kualitasnya di masa mendatang.

“Kegiatan ini sangat bagus karena siswa dan guru mendapatkan wawasan tentang tata cara upacara yang benar. Selain itu juga menumbuhkan jiwa nasionalisme serta rasa cinta tanah air kepada generasi muda,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan masih terdapat kekurangan. “Kami menyadari masih ada beberapa kelemahan. Ke depan akan kami evaluasi agar pelaksanaan kegiatan berikutnya bisa lebih baik lagi,” tambahnya.

Setelah melalui penilaian ketat dari dewan juri, hasil lomba menetapkan SD Negeri 2 Giritontro sebagai juara pertama, disusul SD Negeri 1 Giritontro di posisi kedua, dan SD Negeri 1 Pucanganom sebagai juara ketiga. Sementara itu, juara harapan diraih oleh SD Negeri 1 Jatirejo (harapan 1), SD Negeri 1 Bayemharjo (harapan 2), dan SD Negeri 2 Ngringin (harapan 3). Untuk kategori komandan terbaik diraih oleh SD Negeri 1 Jatirejo.

Harmanto yang juga Kepala SD Negeri 2 Giritontro menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih sekolahnya. Ia menguraikan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tim.

“Kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi ini. Terima kasih kepada anak-anak dan para pembina yang telah berlatih dengan sungguh-sungguh. Kemenangan ini menjadi bukti kerja keras, kedisiplinan, dan kekompakan tim,” tuturnya.

Ia berharap prestasi tersebut mampu memotivasi siswa untuk terus berkembang. “Semoga ini menjadi dorongan bagi siswa agar semakin disiplin, percaya diri, dan memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. Kami juga mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang dan tetap semangat bagi yang belum meraih juara,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, semangat Hardiknas 2026 di Kecamatan Giritontro tidak hanya terasa sebagai seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat karakter pelajar. Lomba Tata Upacara Bendera menjadi ruang pembelajaran nyata dalam menumbuhkan generasi yang disiplin, berkarakter, serta mencintai Indonesia. (Syarif)


Baca juga: Mahasiswa DKV ISI Surakarta Terlibat Produksi Konten Promosi Lewat Program Skim Magang



Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top