Guru Purna Tugas Terima Penghargaan, Peringatan Hardiknas 2026 di SMP Negeri 2 Manyaran Penuh Haru

Print Friendly and PDF

Dua guru purna tugas, Joko Susanto dan Jumadi, menerima penghargaan dedikasi pendidik yang diserahkan langsung oleh Kepala SMP Negeri 2 Manyaran, Dra. Siti Khumaidah Hidayati.


Guru Purna Tugas Terima Penghargaan, Peringatan Hardiknas 2026 di SMP Negeri 2 Manyaran Penuh Haru

Wonogiri – majalahlarise.com - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026 menjadi momentum spesial dan penuh kenangan di SMP Negeri 2 Manyaran. Dua guru purna tugas, Joko Susanto dan Jumadi, menerima penghargaan dedikasi pendidik yang diserahkan langsung oleh Kepala SMP Negeri 2 Manyaran, Dra. Siti Khumaidah Hidayati. Sabtu (2/5/2026) usai pelaksanaan upacara di halaman sekolah. Suasana haru menyelimuti prosesi penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian panjang keduanya dalam dunia pendidikan.

Kepala SMP Negeri 2 Manyaran, Dra. Siti Khumaidah Hidayati menyampaikan Joko Susanto dan Jumadi telah mengabdikan diri selama puluhan tahun, dengan masa pengabdian mencapai 33 hingga 36 tahun. Ia menguraikan pengalaman panjang tersebut menjadi bukti dedikasi luar biasa dalam mencerdaskan generasi muda. 

“Beliau ini menyumbangkan separuh bahkan lebih dari 40 persen kehidupan untuk pendidikan,” ujarnya. Ia menambahkan, pengabdian tersebut tidak hanya mencerminkan profesionalitas, tetapi juga ketulusan dalam membentuk karakter dan keterampilan peserta didik.

Lebih dari sekadar pengajaran di ruang kelas, Joko Susanto dan Jumadi dinilai sebagai teladan hidup bagi para siswa. Nilai-nilai yang mereka tanamkan diharapkan terus melekat sepanjang hayat. 

“Nilai-nilai yang beliau berikan kepada anak-anak ini akan menjadi nilai yang tertanam sampai nanti,” ungkapnya.

Sebagai bentuk penghargaan, kenangan atas dedikasi kedua guru tersebut akan diabadikan dan dipajang di lingkungan sekolah sebagai inspirasi bagi generasi berikutnya. “Siapa tahu nanti di antara kalian ini ada yang menjadi guru di SMP Negeri 2 Manyaran,” pesannya.

Dalam refleksinya, Joko Susanto mengungkapkan rasa bangga pernah menjadi bagian dari SMP Negeri 2 Manyaran. Ia mengawali karier sejak tahun 1989 dan mengakhiri masa tugas setelah mengabdi lebih dari satu dekade di sekolah tersebut sejak mutasi pada 2013. 

“Saya masih bangga pernah di SMP Negeri 2 Manyaran, banyak kenangan berharga selama saya mengabdi di sini,” tuturnya. 

Ia juga menguraikan tantangan pendidikan saat ini yang semakin kompleks, terutama dalam membentuk karakter siswa di tengah arus modernisasi. “Kami lebih menekankan karakter terlebih dahulu. Kalau adab sudah baik, ilmu akan mengikuti dengan sendirinya,” jelasnya.

Ia turut mengenang pentingnya kebersamaan dalam lingkungan sekolah, termasuk peran kepala sekolah dari masa ke masa. Menurutnya, kekompakan guru dan kepemimpinan yang peduli menjadi kunci keberhasilan pendidikan. 

“Kunci di sini adalah kebersamaan, saling mendukung, dan bagaimana memanusiakan manusia dalam pendidikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Jumadi menuturkan perjalanan panjangnya sebagai pendidik yang dimulai sejak masih berstatus mahasiswa. Ia sudah mengajar sejak semester tiga kuliah dengan membagi waktu antara mengajar dan menempuh pendidikan hingga lulus sekitar tahun 1990. Pengabdiannya berlanjut di berbagai sekolah tingkat SMA dan SMK sebelum akhirnya menjadi guru di SMP, termasuk di wilayah dengan akses yang cukup menantang. Ia kemudian melanjutkan pengabdian di SMP Negeri 2 Manyaran selama kurang lebih 18 tahun hingga memasuki masa purna tugas pada 1 Mei 2026.

Dalam perjalanannya, Jumadi tidak hanya mengajar, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial terhadap siswa. Ia pernah membantu dua siswa kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan hingga akhirnya berhasil dalam kehidupan. 

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi motivasi untuk anak-anak, untuk generasi berikutnya tetap semangat belajar, jangan pantang menyerah, memang harus bekerja keras untuk mewujudkan cita-cita dan impian,” ujarnya. 

Ia berharap pengalaman pengabdiannya dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berjuang meraih masa depan yang lebih baik. (Sofyan)


Baca juga: Lomba Tata Upacara Bendera Hardiknas 2026 di Giritontro, SDN 2 Giritontro Raih Juara 1 dan Tanamkan Nasionalisme Siswa


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top