540 Siswa SMK Veteran 1 Sukoharjo Dikembalikan kepada Orang Tua, Sekolah Perkuat Link and Match Dunia Industri

Print Friendly and PDF

Prosesi wisuda dan pelepasan siswa kelas XII SMK Veteran 1 Sukoharjo.


540 Siswa SMK Veteran 1 Sukoharjo Dikembalikan kepada Orang Tua, Sekolah Perkuat Link and Match Dunia Industri

Sukoharjo - majalahlarise.com - Sebanyak 540 siswa kelas XII SMK Veteran 1 Sukoharjo tahun pelajaran 2026/2027 resmi dikembalikan kepada orang tua dalam acara pelepasan siswa yang berlangsung di Auditorium Kampus Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo, Selasa (12/5/2026). 

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh haru dengan dihadiri jajaran yayasan, komite sekolah, guru, orang tua wali murid, serta para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di sekolah tersebut.

Kepala SMK Veteran 1 Sukoharjo, Malkan Maliya dalam sambutannya menyampaikan sekolah yang berdiri sejak tahun 2003 itu terus berkembang menjadi salah satu SMK unggulan di Kabupaten Sukoharjo. Saat ini sekolah memiliki tujuh konsentrasi keahlian dan pada tahun ajaran 2026 resmi membuka program teknik ototronik untuk menjawab kebutuhan industri otomotif modern dan kendaraan berbasis energi baru.

Jumlah siswa yang dikelola mencapai 1.608 siswa dalam 44 kelas dengan status akreditasi A unggul. “Rapor pendidikan sekolah semuanya hijau sehingga tahun ini kita mendapatkan predikat sekolah unggulan,” ujarnya.

Ia menguraikan sistem pembelajaran di sekolah mengacu pada Kurikulum Merdeka dengan pendekatan deep learning yang menitikberatkan pada praktik. Komposisi pembelajaran diterapkan sebesar 70 persen praktik dan 30 persen teori sebagai ciri khas pendidikan vokasi. Selain itu, sekolah juga menanamkan budaya kerja industri dan kedisiplinan siswa sejak dini sebagai bekal memasuki dunia kerja. 

“Kedisiplinan siswa adalah nomor satu untuk persiapan bekerja di dunia industri dengan penguatan karakter keagamaan sebagai fondasi utama,” tuturnya. 

Sekolah juga menerapkan program link and match dengan dunia industri melalui kerja sama lebih dari 120 perusahaan yang mencakup sinkronisasi kurikulum, guru tamu, magang, hingga penyaluran tenaga kerja.

Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah juga menguraikan keberhasilan penyaluran lulusan ke dunia kerja. Dari total 540 siswa kelas akhir, sebanyak 158 siswa telah diterima bekerja, 18 siswa melanjutkan kuliah, enam siswa memilih berwirausaha, sedangkan ratusan siswa lainnya masih dalam proses penempatan kerja. Kepala sekolah mengingatkan para siswa agar tidak menyia-nyiakan peluang kerja yang datang setelah lulus sekolah. 

“Jangan pernah berharap sukses tanpa pengalaman. Banyak lowongan kerja tersedia, tetapi anak-anak kadang kurang merespons dengan cepat,” katanya. 

Ia berharap lulusan SMK Veteran mampu memanfaatkan kesempatan untuk menambah pengalaman dan meningkatkan keterampilan di dunia kerja.

Selain fokus pada penyaluran kerja, SMK Veteran 1 Sukoharjo juga memiliki berbagai teaching factory sebagai sarana praktik nyata bagi siswa untuk mengembangkan kompetensi dan jiwa kewirausahaan. Berbagai unit praktik tersedia mulai dari studio broadcasting, bengkel komputer dan jaringan, bengkel sepeda motor, bengkel mobil bekerja sama dengan Toyota, bengkel alat berat, hingga bengkel las dan konstruksi baja. Produk dan jasa hasil karya siswa telah dimanfaatkan masyarakat sebagai implementasi pembelajaran berbasis industri. 

“Meskipun sekolah swasta, kualitas kami tidak kalah dengan SMK negeri karena seluruh sarana praktik sudah berstandar industri,” jelasnya. 

Sekolah juga terus mengembangkan kelas industri, program beasiswa, serta pembinaan karakter keagamaan untuk mendukung lulusan agar siap bekerja, melanjutkan pendidikan, maupun berwirausaha.

Sementara itu, Ketua Komite Sekolah, Lasiman menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada pihak sekolah atas keberhasilan seluruh siswa kelas XII yang resmi diserahkan kembali kepada orang tua dalam keadaan lulus dengan hasil baik. Ia menguraikan kebanggaannya karena para siswa mampu menyelesaikan pendidikan dengan lancar berkat dukungan kepala sekolah beserta jajaran guru. 

“Saya mewakili orang tua wali murid menerima dengan penuh hormat, rasa syukur, dan kebahagiaan karena anak-anak telah lulus semua dengan nilai yang bagus,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah yang selama ini membantu para siswa, termasuk memberikan perhatian kepada siswa yang mengalami kendala selama menempuh pendidikan. Menurutnya, yayasan dan pembina sekolah memiliki peran besar dalam mendukung keberhasilan siswa, terutama melalui kebijakan yang berpihak kepada orang tua dan peserta didik. 

“Saya mohon kepada Ketua Pembina Yayasan, Ketua Yayasan, dan Kepala Sekolah untuk lebih mendorong agar anak-anak ini lulus pulang membawa ijazah sebagai alat mencari pekerjaan maupun melanjutkan sekolah,” katanya.

Selain itu, Lasiman berpesan agar para lulusan tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan di bangku SMK. Ia mendorong para siswa untuk tetap melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi sesuai kemampuan masing-masing keluarga serta terus mencari ilmu demi masa depan yang lebih baik. Dirinya juga berharap sekolah tetap memberikan pendampingan kepada alumni, khususnya dalam membantu akses pekerjaan dan pemantauan setelah lulus. 

“Carilah ilmu setinggi-tingginya untuk bekal kehidupan yang akan datang. Saya mohon sekolah jangan melepas anak-anak begitu saja setelah lulus, tetapi tetap membantu mencarikan pekerjaan dan memonitor mereka,” ujarnya. (Sofyan)


Baca juga: Tak Banyak yang Tahu, Musik Dapat Menjadi Terapi Anak Berkebutuhan Khusus


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top