Poster Mahasiswa DKV ISI Surakarta Lolos Seleksi Internasional, Angkat Isu Bahaya Plastik di Turki

Print Friendly and PDF

Karya berjudul “It’s Time to See” hasil rancangan Utami Kusumah Dewi, mahasiswa DKV angkatan 2024.


Poster Mahasiswa DKV ISI Surakarta Lolos Seleksi Internasional, Angkat Isu Bahaya Plastik di Turki

SURAKARTA – majalahlarise.com - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ISI Surakarta. Salah satu karya poster mahasiswa berhasil lolos seleksi internasional dan dipamerkan di Turki setelah bersaing dengan ratusan karya dari berbagai negara.

Karya berjudul “It’s Time to See” hasil rancangan Utami Kusumah Dewi, mahasiswa DKV angkatan 2024, terpilih dalam pameran internasional bertajuk Gönen'den Marmara'ya: SUYA BAKAN GÖZ, Turki 2026. Poster tersebut berhasil melewati proses kurasi ketat dari lebih dari 300 karya yang berasal dari 37 negara.

Dalam karyanya, Utami mengangkat isu lingkungan tentang bahaya sampah plastik yang sulit terurai dan berpotensi mencemari perairan. Visual yang ditampilkan terinspirasi dari kondisi nyata pencemaran sungai akibat pembuangan sampah plastik secara sembarangan.

“Perancangan desain poster ini memerlukan waktu sekitar dua minggu, mulai dari proses pencarian ide hingga tahap finishing dengan teknik ilustrasi digital,” ujar Utami dalam rilis yang diterima.

Pameran internasional tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia yang jatuh pada 22 Maret. Kegiatan berlangsung pada 30 Maret hingga 2 April 2026 di Gönen Cumhuriyet Meydanı, Turki, dengan melibatkan peserta dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Italia, China, India, hingga Indonesia.

Dosen pembimbing, Basnendar Herry Prilosadoso, menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut. Ia menuturkan keberhasilan ini menjadi bukti kualitas mahasiswa DKV ISI Surakarta di kancah global.

“Saya sangat bangga dengan raihan prestasi Utami ini. Semoga capaian ini dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun non akademik,” tuturnya.

Sementara itu, Utami mengaku tidak menyangka karyanya dapat lolos seleksi internasional mengingat waktu pengerjaan yang relatif singkat. Meski demikian, ia bersyukur karyanya bisa dipamerkan bersama peserta dari berbagai negara.

“Jujur saya tidak menyangka bisa lolos kurasi. Proses pembuatannya cukup singkat, tetapi bisa dipamerkan bersama karya dari luar negeri. Semoga ke depan saya bisa lebih sering mengikuti pameran internasional dengan karya yang membawa dampak positif bagi audiens yang lebih luas,” ungkapnya.

Keikutsertaan dalam pameran ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi karya, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan kesadaran global terhadap pentingnya menjaga kelestarian air dari ancaman pencemaran, khususnya sampah plastik. (Sofyan)


Baca juga: Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Unisri Solo, Prof Dr Nanik Suhartatik Soroti Program MBG


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top