Halal Bihalal ASBF Wonogiri Perkuat Silaturahmi dan Kolaborasi UMKM, Dorong Kebangkitan Ekonomi Lokal

Print Friendly and PDF

Penyerahan penghargaan Excellent Award ASBF dari Yayasan Curahan Dewi Fortuna (CurDeFo) dan ASBF Wonogiri kepada para pelaku UMKM berprestasi di Wonogiri, yaitu Endang (produk jenang Pracimantoro), Sarmidi (kripik jamur), dan Sukesti (kripik tempe koro pedang).


Halal Bihalal ASBF Wonogiri Perkuat Silaturahmi dan Kolaborasi UMKM, Dorong Kebangkitan Ekonomi Lokal

Wonogiri – majalahlarise.com - Asia Small Business Federation (ASBF) Wonogiri menggelar kegiatan Halal Bihalal sebagai momentum mempererat silaturahmi sekaligus mendorong penguatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Sabtu (18/4/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Kedai Indah Pak Pelenthux, Bulusulur, Wonogiri.

Sekitar 60 pelaku UMKM turut ambil bagian dalam kegiatan ini dengan mengenakan pakaian adat dan batik, mencerminkan semangat kebersamaan sekaligus identitas budaya lokal. Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan kolaborasi yang lebih terarah, membuka peluang usaha baru, serta mendorong UMKM agar semakin berdaya di tengah dinamika ekonomi.

Ketua panitia, Bunda Dwi Purwaningsih, menyampaikan kegiatan Halal Bihalal tidak sekadar menjadi ajang temu kangen pasca Hari Raya, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk membangun jejaring usaha.

“Momentum ini kami manfaatkan untuk memperkuat silaturahmi sekaligus membuka peluang kolaborasi antar pelaku UMKM agar lebih berkembang,” tuturnya.

Suasana halal bihalal ASBF Wonogiri dihadiri para pelaku UMKM.


Kegiatan ini turut dihadiri tamu kehormatan dari Kadin Kabupaten Wonogiri serta Dinas Perdagangan dan KUKM Kabupaten Wonogiri. Dalam kesempatan tersebut, peserta juga mendapatkan materi edukasi pengelolaan keuangan UMKM yang disampaikan oleh pihak sponsor, PT BPR BKK Jateng Cabang Wonogiri. Materi ini memberikan pemahaman praktis terkait pengelolaan keuangan yang efektif guna menunjang keberlanjutan usaha.

Menariknya, dalam kegiatan ini juga diadakan penyerahan penghargaan Excellent Award ASBF dari Yayasan Curahan Dewi Fortuna (CurDeFo) dan ASBF Wonogiri kepada para pelaku UMKM berprestasi di Wonogiri, yaitu Endang (produk jenang Pracimantoro), Sarmidi (kripik jamur), dan Sukesti (kripik tempe koro pedang). Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan konsistensi pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha serta berkontribusi terhadap perekonomian daerah.

Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta dan welcome snack, dilanjutkan pembukaan, pembacaan doa, serta sambutan. Suasana semakin hidup saat sesi tanya jawab interaktif, halal bihalal, ramah tamah, hingga networking dan sharing antar pelaku UMKM.

Ketua ASBF Wonogiri, Karsi, menjelaskan kegiatan ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar tradisi.

“Tujuannya untuk saling memaafkan di antara pelaku UMKM, mempererat silaturahmi, dan menjaga keharmonisan antara pengurus dan anggota. Selain itu, halal bihalal ini menjadi sarana membangun kolaborasi serta menambah jejaring pemasaran produk UMKM agar kita bisa bertumbuh bersama,” jelasnya.

Ia juga menguraikan harapannya agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin.

“Harapan kami, agenda halal bihalal ini bisa diadakan setiap tahun. Dengan begitu, keharmonisan, kekompakan, dan komunikasi antar anggota akan terus terjaga. Jika kekompakan sudah terbangun, maka visi dan misi bersama akan lebih mudah diwujudkan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan KUKM Kabupaten Wonogiri yang diwakili Kepala Bidang UMKM, Dwi Rahayuningsih menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan halal bihalal yang diselenggarakan ASBF ini. Kegiatan ini bukan hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan, sinergi, serta membangun semangat baru dalam mengembangkan usaha,” ujarnya.

Ia juga menguraikan UMKM memiliki peran strategis sebagai ujung tombak perekonomian.

“UMKM adalah penopang perekonomian, baik keluarga maupun masyarakat. Dalam kondisi apa pun, UMKM tetap mampu bertahan. Karena itu, kami dari dinas akan terus memberikan dukungan melalui pembinaan, pelatihan, serta menggandeng lembaga keuangan untuk membantu akses permodalan, termasuk melalui program subsidi bunga,” jelasnya.

Suasana penuh keakraban terasa sepanjang kegiatan, terutama saat sesi networking yang dimanfaatkan peserta untuk berbagi pengalaman, bertukar ide, hingga menjajaki peluang kerja sama. Antusiasme peserta menunjukkan kuatnya semangat kolaborasi dalam komunitas UMKM Wonogiri. (Sofyan)


Baca juga: Gemilang di Pesta Siaga Wonogiri 2026, Barung Putra SDN 1 Manyaran Raih Juara 1 dan Siap Ukir Prestasi di Tingkat Jawa Tengah


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top