Ustaz Pujiono Pukau Jamaah Halal Bihalal Banyudono dengan Wayang Golek Pitutur, Angkat Nilai Kerukunan Guru

Print Friendly and PDF

Ustaz Pujiono memainkan Wayang Golek Pitutur dengan lakon “Tutur Tinular: Rukuning Guru Sejati.”


Ustaz Pujiono Pukau Jamaah Halal Bihalal Banyudono dengan Wayang Golek Pitutur, Angkat Nilai Kerukunan Guru

Boyolali – majalahlarise.com - Suasana Halal Bihalal Korwil Dikdas LS Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Sabtu (28/3/2026), berlangsung meriah dan penuh makna di GOR Jembungan. Kegiatan ini menghadirkan penampilan istimewa dari Ustaz Pujiono yang sukses memukau jamaah melalui pertunjukan Wayang Golek Pitutur dengan lakon “Tutur Tinular: Rukuning Guru Sejati.”

Acara diawali dengan sambutan Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boyolali, Agung Nugroho, yang hadir mewakili Kepala Dinas Dikbud Boyolali. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antar pendidik.

“Kegiatan Halal Bihalal ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan dan kolaborasi para guru, sehingga mampu menghadirkan pendidikan yang semakin berkualitas di Banyudono,” ujar Agung Nugroho.

Puncak acara diisi dengan dakwah kultural yang dibawakan Ustaz Pujiono melalui Wayang Golek Pitutur. Dengan gaya komunikatif dan penuh pesan mendalam, ia menguraikan pentingnya kerukunan, keteladanan, serta integritas guru dalam membangun karakter peserta didik.


“Guru sejati bukan hanya mengajar, tetapi menjadi teladan dalam sikap, ucapan, dan tindakan. Kerukunan antar guru menjadi kunci lahirnya pendidikan yang berkarakter,” tutur Ustaz Pujiono di hadapan jamaah.

Lakon “Tutur Tinular: Rukuning Guru Sejati” menghadirkan tokoh-tokoh yang merepresentasikan dunia pendidikan, di antaranya Ketua Korwil Dikdas LS Banyudono Ibu Praptiningsih, pengawas Ibu Ngadinem, serta Ketua K3S Parwadi. Ketiganya digambarkan sebagai sosok yang menjunjung tinggi harmoni, kebijaksanaan, dan semangat kolaborasi dalam memajukan pendidikan.

Suasana semakin hidup dengan kehadiran tokoh punakawan Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong yang diperankan oleh para guru SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono. Selain mengundang tawa, penampilan tersebut juga menyisipkan kritik sosial serta pesan moral yang relevan dengan dinamika pendidikan saat ini.

Para peserta yang terdiri dari guru dan tenaga kependidikan tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-Ramadan, tetapi juga ruang refleksi untuk meningkatkan kualitas diri sebagai pendidik.

Dengan perpaduan seni, dakwah, dan pendidikan, Halal Bihalal Korwil Dikdas LS Banyudono tahun ini meninggalkan kesan mendalam. Para peserta diharapkan terus menjaga kerukunan serta profesionalisme dalam mengemban amanah sebagai guru yang mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. (Sofyan)


Baca juga: Majelis Pendidikan PDM Kota Surakarta Gelar Halal Bihalal, Perkuat Ukhuwah dan Tingkatkan Kualitas Pendidikan


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top