Superhero Dongeng Religi Warnai Pesantren Kilat, DISPORAPAR Sukoharjo Promosikan Wisata Lewat Cerita Anak

Print Friendly and PDF

Danar selaku staf Adyatama Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ahli Pertama, menyampaikan dongeng dengan konsep unik.


Superhero Dongeng Religi Warnai Pesantren Kilat, DISPORAPAR Sukoharjo Promosikan Wisata Lewat Cerita Anak

SUKOHARJO – majalahlarise.com - Memasuki sepekan terakhir bulan Ramadan, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (DISPORAPAR) Sukoharjo menghadirkan program kreatif bertajuk Superhero Dongeng Religi dan Wisata Keliling Ramadan. Program ini menyasar kegiatan pesantren kilat di tingkat TK dan SD dengan pendekatan literasi dongeng yang menarik dan edukatif.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara keliling di sejumlah lokasi, di antaranya TK Kenongkorejo, SD Kadokan, SD Mayang, hingga menjangkau lintas wilayah seperti pesantren kilat di Selogiri, Wonogiri. Menariknya, dalam program ini tokoh pewayangan seperti Gatotkaca dipadukan dengan karakter modern seperti Batman dan Spider-Man, yang disesuaikan dengan permintaan anak-anak di masing-masing lokasi.

Pendongeng dalam program ini, Danar selaku staf Adyatama Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ahli Pertama, menyampaikan dongeng dengan konsep unik. Ia mengawali cerita dengan kisah nabi, kemudian dilanjutkan dengan dongeng fabel yang disisipi pesan promosi wisata lokal.

“Di TK Kenongkorejo, saya membawakan kisah Nabi Nuh alaihis salam, lalu dilanjutkan dengan cerita fabel kancil dan monyet yang kami kaitkan dengan wisata terdekat seperti kolam renang Bakly Bay. Harapannya anak-anak tertarik berwisata di sekitar daerahnya saat libur Lebaran,” ujar Danar.


Konsep serupa juga diterapkan saat kegiatan di Masjid An Nur Selogiri. Dalam dongengnya, Danar mengangkat latar kawasan wisata lokal seperti Sendang Ijo Selogiri yang berdekatan dengan Dam Colo Nguter Sukoharjo serta wisata air di Desa Jangglengan.

Melalui pendekatan ini, anak-anak diarahkan untuk mengenal dan mencintai potensi wisata di daerah sendiri. Hal ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kunjungan wisata lokal saat momentum libur Lebaran.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DISPORAPAR Sukoharjo, Herdis, menyampaikan dukungannya terhadap program inovatif tersebut. Ia menguraikan pentingnya strategi kreatif dalam mempromosikan sektor pariwisata.

“Untuk memacu peningkatan pendapatan APBD dari sektor pariwisata, diperlukan cara yang kreatif dan inovatif dalam promosi. Program literasi dongeng wisata keliling ini menjadi salah satu cara unik yang efektif, terutama dengan menyasar segmen anak-anak. Harapannya wisata di Sukoharjo semakin ramai dan mampu meningkatkan pendapatan daerah,” jelas Herdis.

Ia juga menambahkan, sektor pariwisata menjadi salah satu fokus dalam visi dan misi kepala daerah, khususnya dalam pengembangan wisata berkelanjutan.

Sementara itu, salah satu guru TK Kenongkorejo, Bu Temu, mengaku sangat senang dengan kehadiran program tersebut. Ia menyampaikan antusiasme anak-anak yang begitu tinggi selama kegiatan berlangsung.

“Anak-anak sangat bahagia dan antusias. Mereka merasa takjub dengan kehadiran superhero, bahkan sampai berebut untuk berfoto. Selain menghibur, dongeng yang disampaikan juga sarat pesan positif seperti sopan santun, rajin belajar, dan stop bullying,” tuturnya.

Program ini tidak hanya menjadi sarana hiburan dan edukasi, tetapi juga strategi promosi wisata yang menyentuh langsung generasi muda melalui pendekatan kreatif dan menyenangkan. (Sofyan)


Baca juga: Superhero Gatutkaca Kembali Hadir, Danar Berbagi Kebahagiaan untuk Anak Yatim Korban COVID-19


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top