Safari Ramadhan SD Muhammadiyah PK Banyudono, Meneguhkan Guru Profesional, Amanah, dan Dirindu Surga

Print Friendly and PDF

Kegiatan Safari Ramadhan pada Kamis (12/3/2026) di Pawon Teras. 


Safari Ramadhan SD Muhammadiyah PK Banyudono, Meneguhkan Guru Profesional, Amanah, dan Dirindu Surga

Boyolali – majalahlarise.com - Dalam rangka mengisi kegiatan bulan suci Ramadhan 1447 H, SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono menggelar kegiatan Safari Ramadhan pada Kamis (12/3/2026) di Pawon Teras. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Agus Sutrisno dengan tema inspiratif “Guru Profesional, Guru Amanah, dan Guru yang Dirindu Surga.”

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh guru dan karyawan hadir mengikuti rangkaian acara, didukung pula oleh perwakilan paguyuban kelas yang turut memberikan semangat dalam peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan sekolah.

Ketua panitia, Ustaz Habibi, menyampaikan kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyegarkan kembali niat dan komitmen para pendidik, khususnya di bulan penuh berkah. Ia menguraikan Ramadhan merupakan waktu terbaik untuk memperbaiki diri dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam menjalankan amanah sebagai guru.

“Ramadhan menjadi momen yang tepat untuk introspeksi dan memperkuat niat. Guru tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga membawa amanah besar dalam membentuk karakter generasi,” tuturnya.


Kepala SD Muhammadiyah PK Banyudono, Pujiono, S.Si., M.M., dalam sambutannya mengajak seluruh pendidik untuk terus meningkatkan profesionalisme yang dilandasi keikhlasan dan tanggung jawab. Ia mengatakan peran guru tidak sekadar menyampaikan materi, melainkan juga mendidik dengan hati.

“Guru bukan hanya mengajar, tetapi mendidik dengan keteladanan. Guru yang amanah akan melahirkan generasi yang kuat, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman,” jelasnya.

Sementara itu, narasumber Agus Sutrisno menguraikan tiga pilar utama yang harus dimiliki seorang guru. Pertama, profesional, yakni menjalankan tugas dengan kompetensi yang terus diasah dan diperbarui. Kedua, amanah, yaitu menjaga kepercayaan dalam mendidik siswa dengan penuh tanggung jawab. Ketiga, menjadi guru yang dirindu surga, yakni sosok pendidik yang ikhlas, sabar, serta senantiasa mengharap ridha Allah dalam setiap pengabdian.

“Menjadi guru bukan sekadar profesi, tetapi panggilan jiwa. Ketika dijalani dengan ikhlas, maka setiap langkah akan bernilai ibadah,” ungkapnya.

Suasana semakin hangat saat sesi diskusi dan refleksi berlangsung. Para peserta tampak antusias berbagi pengalaman sekaligus memperdalam pemahaman mengenai peran strategis guru dalam membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai spiritual dan moral.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama, memohon kekuatan dan keistiqamahan bagi seluruh guru dalam menjalankan amanah mulia sebagai pendidik.

Melalui Safari Ramadhan ini, SD Muhammadiyah PK Banyudono menunjukkan komitmennya dalam membina guru yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual dan integritas moral. Semangat Ramadhan diharapkan terus menginspirasi setiap langkah pengabdian dalam dunia pendidikan. (Sofyan)


Baca juga: Guru SMP Negeri 2 Manyaran Tingkatkan Kompetensi Digital, Gelar Pelatihan Papan Interaktif dan Platform Ruang Murid


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top