Polres Wonogiri Bersama Mafindo Gelar AI Ready ASEAN, Bekali Siswa Jadi Agen Perubahan Digital

Print Friendly and PDF

Sebanyak 100 siswa-siswi SMA/SMK sederajat dari berbagai sekolah di Kabupaten Wonogiri mengikuti kegiatan pelatihan AI Ready ASEAN.


Polres Wonogiri Bersama Mafindo Gelar AI Ready ASEAN, Bekali Siswa Jadi Agen Perubahan Digital

Wonogiri – majalahlarise.com - Menghadapi pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), Polres Wonogiri bersinergi dengan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menggelar pelatihan AI Ready ASEAN di Aula Sanika Satyawada Polres Wonogiri, Kamis (3/3/2026). Program regional yang mendapat dukungan dari ASEAN Foundation dan Google.org ini menjadi langkah strategis memperkuat literasi digital di kalangan pelajar.

Sebanyak 100 siswa-siswi SMA/SMK sederajat dari berbagai sekolah di Kabupaten Wonogiri mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta memperoleh pemahaman mengenai etika penggunaan AI sekaligus keterampilan dasar dalam memanfaatkan teknologi secara bijak, terutama dalam menghadapi derasnya arus informasi di dunia digital.

Kapolres Wonogiri, AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K, M.P.M, dalam arahannya menguraikan pentingnya integritas dalam memanfaatkan teknologi. Ia menilai tantangan generasi muda saat ini tidak hanya terkait kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga kemampuan menjaga sikap kritis dalam menyikapi informasi.

Kapolres Wonogiri, AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K, M.P.M, saat memberikan sambutan sekaligus arahan.


“Menjadi manusia di era sekarang bukan hanya soal menguasai teknologi, tetapi bagaimana kita agar tidak mudah terprovokasi,” tuturnya.

Ia juga mengajak para siswa untuk menjadi influencer positif di lingkungan masing-masing. Para pelajar diharapkan mampu mengedukasi teman sebaya mengenai bahaya hoaks, disinformasi, serta manipulasi konten yang semakin mudah dibuat dengan teknologi AI.

Sejalan dengan semangat tersebut, Ketua Presidium Mafindo, Septiaji Eko Nugroho, menyampaikan harapan agar pelatihan ini memberi dampak luas di masyarakat. Para peserta diharapkan dapat menularkan pengetahuan yang diperoleh kepada lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar.

Septiaji menguraikan, setiap peserta diharapkan mampu menjangkau hingga 30 orang lainnya sehingga potensi edukasi dapat berkembang hingga sekitar 3.000 orang yang semakin memahami literasi digital dan penggunaan AI secara bertanggung jawab.

Sebagai langkah lanjutan, Polres Wonogiri merencanakan penyelenggaraan lomba video animasi edukasi AI tingkat kabupaten. Kegiatan tersebut disiapkan untuk menyalurkan kreativitas pelajar sekaligus memperkuat kampanye literasi digital di kalangan generasi muda. (DF/ Sofyan)


Baca juga: Prodi Desain Interior FSRD ISI Surakarta Raih Akreditasi Unggul dari BAN-PT


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top