PKBM Syifa Surakarta Bekali Peserta Didik Hadapi Tes Kemampuan Akademik Paket A dan Paket B

Print Friendly and PDF

 

Kegiatan pembekalan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi peserta didik program pendidikan kesetaraan Paket A dan Paket B.


PKBM Syifa Surakarta Bekali Peserta Didik Hadapi Tes Kemampuan Akademik Paket A dan Paket B

Surakarta – majalahlarise.com -Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Syifa Surakarta yang beralamat di Jl. Jamsaren No. 44 Surakarta melaksanakan kegiatan pembekalan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi peserta didik program pendidikan kesetaraan Paket A dan Paket B. Kegiatan ini digelar sebagai upaya meningkatkan kesiapan akademik peserta sebelum mengikuti pelaksanaan TKA yang dijadwalkan pada April 2026.

Pembekalan dilaksanakan di ruang teori PKBM Syifa Surakarta dengan melibatkan para tutor serta peserta didik dalam suasana belajar yang aktif dan kondusif. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan penguatan materi pelajaran yang berkaitan dengan kemampuan dasar akademik yang menjadi bagian dari penilaian dalam TKA.

Adapun jadwal pelaksanaan TKA di PKBM Syifa Surakarta yaitu untuk Paket B Gelombang 3 pada 13–14 April 2026. Sementara untuk Paket A dilaksanakan dalam beberapa gelombang, yaitu Gelombang Khusus pada 25–26 April 2026, Gelombang 3 pada 27–28 April 2026, dan Gelombang 4 pada 29–30 April 2026.

Kepala PKBM Syifa Surakarta, Puri Setianingtyas, menyampaikan kegiatan pembekalan ini dirancang untuk membantu peserta didik memahami materi yang akan diujikan sekaligus meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi TKA.

“Kegiatan pembekalan ini bertujuan meningkatkan kesiapan akademik peserta dalam menghadapi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik. Melalui kegiatan ini peserta mendapatkan penguatan materi sekaligus pemahaman tentang strategi belajar yang lebih efektif,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, para tutor memberikan arahan terkait materi yang akan diujikan, strategi dalam memahami soal, serta teknik belajar yang efektif agar peserta dapat lebih mudah memahami materi pembelajaran. Proses pembelajaran juga berlangsung secara interaktif, karena peserta diberi kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan tutor dan mengajukan pertanyaan mengenai materi yang belum dipahami.

Selain pembekalan materi, kegiatan ini juga mendorong peserta didik untuk meningkatkan budaya literasi sebagai bagian penting dalam proses belajar. Peserta diajak memanfaatkan berbagai buku referensi pembelajaran yang tersedia untuk memperluas wawasan serta memperdalam pemahaman terhadap materi pelajaran.

Melalui kegiatan membaca dan mempelajari berbagai sumber belajar tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, memahami materi secara lebih komprehensif, serta mempersiapkan diri dengan lebih baik dalam menghadapi TKA.

Puri Setianingtyas juga memberikan arahan serta motivasi kepada seluruh peserta didik yang mengikuti pembekalan. Ia menguraikan Tes Kemampuan Akademik memiliki peran penting sebagai sarana untuk mengukur kemampuan akademik peserta berdasarkan materi yang telah dipelajari selama mengikuti proses pendidikan.

“Melalui pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik, peserta dapat mengetahui sejauh mana pemahaman mereka terhadap materi pembelajaran. Hasilnya juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi peserta didik untuk terus meningkatkan kemampuan belajar,” jelasnya.

Menurutnya, hasil TKA tidak hanya menjadi gambaran kemampuan peserta didik, tetapi juga menjadi bahan evaluasi bagi lembaga dalam melihat perkembangan akademik peserta selama mengikuti pendidikan kesetaraan.

Lebih lanjut ia mengatakan manfaat mengikuti TKA tidak sekadar untuk memenuhi proses evaluasi pembelajaran, tetapi juga melatih kemampuan berpikir, ketelitian dalam menjawab soal, serta membangun kepercayaan diri peserta didik dalam menghadapi berbagai bentuk ujian akademik.

“Kami berharap seluruh peserta didik dapat mengikuti Tes Kemampuan Akademik dengan sungguh-sungguh. Jadikan kegiatan ini sebagai kesempatan untuk mengukur kemampuan diri, meningkatkan semangat belajar, serta menunjukkan hasil belajar yang telah diperoleh selama mengikuti pendidikan,” tuturnya.

Sebagai lembaga pendidikan nonformal, PKBM Syifa Surakarta terus berkomitmen menghadirkan proses pembelajaran yang berkualitas serta memberikan layanan pendidikan yang mendukung peningkatan kompetensi peserta didik.

Melalui berbagai kegiatan pembelajaran, pembekalan akademik, serta penguatan literasi, PKBM Syifa Surakarta berupaya mencetak generasi yang cerdas, berpengetahuan luas, mandiri, serta siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Dengan terselenggaranya kegiatan pembekalan Tes Kemampuan Akademik ini, seluruh peserta didik Program Paket A dan Paket B diharapkan dapat menghadapi TKA dengan kesiapan yang lebih matang, sehingga mampu menunjukkan hasil belajar yang maksimal sekaligus meningkatkan kualitas lulusan pendidikan kesetaraan. (Sofyan)

Baca juga: HMPS PPKn UNISRI Laksanakan Pengabdian Masyarakat di Panti Asuhan Aisyiyah 2


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top