GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Pesantren Kilat Ramadan, SMP Negeri 2 Manyaran Perkuat Iman dan Karakter Siswa
![]() |
| Siswa SMP Negeri 2 Manyaran saat mengikuti kegiatan pesantren kilat Ramadan. |
Pesantren Kilat Ramadan, SMP Negeri 2 Manyaran Perkuat Iman dan Karakter Siswa
Wonogiri – majalahlarise.com - SMP Negeri 2 Manyaran menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat Ramadan yang diikuti seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Maret, sebagai bagian dari pembinaan keagamaan sekaligus penguatan karakter peserta didik selama bulan suci Ramadan.
Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMP Negeri 2 Manyaran, Nasikin, saat ditemui disela-sela kegiatan Kamis (12/3/2026) menyampaikan kegiatan keagamaan sebenarnya sudah menjadi rutinitas siswa setiap hari sebelum kegiatan belajar dimulai.
“Setiap hari siswa melaksanakan salat berjamaah, zikir, berdoa, dan mengaji sebelum bel masuk. Kemudian mulai tanggal 12, 13, sampai 14 hari Sabtu dilaksanakan kegiatan Pesantren Ramadan yang diikuti seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX,” ujar Nasikin.
Ia menguraikan kegiatan Pesantren Ramadan memiliki sejumlah tujuan penting. Pertama, meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT. Kedua, memperbaiki aktivitas ibadah siswa dengan memberikan pembelajaran dan bimbingan dari para guru melalui berbagai kajian keislaman.
“Tujuan berikutnya membentuk karakter akhlak mulia dalam diri siswa agar ke depan mereka menjadi generasi yang hebat dan siap menghadapi tantangan menuju Indonesia tahun 2045,” jelasnya.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan sekolah. Seluruh unsur sekolah dilibatkan dalam pelaksanaan kegiatan, mulai dari guru, tenaga kependidikan hingga staf tata usaha.
“Melalui pesantren kilat ini, hubungan persaudaraan antara siswa dengan siswa, siswa dengan guru, maupun guru dengan guru semakin erat. Seluruh unsur sekolah terlibat dalam kegiatan ini,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, para siswa mendapatkan berbagai materi keagamaan yang meliputi penguatan akidah, praktik ibadah, pembinaan akhlak, pemahaman Al-Qur’an dan Hadis, fikih, serta Sirah Nabawiyah.
Menurut Nasikin, materi akidah difokuskan pada penguatan keimanan siswa. Sementara pada materi ibadah, siswa diajak mempraktikkan secara langsung tata cara ibadah, terutama salat, agar sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.
“Kemudian materi akhlak diarahkan untuk membentuk karakter yang baik dan mulia. Materi Al-Qur’an dan Hadis membantu siswa memahami kandungan ayat-ayat tertentu dalam Al-Qur’an. Sedangkan fikih membahas aspek ibadah yang perlu dikuasai siswa agar pelaksanaannya sesuai syariat,” tuturnya.
Ia menambahkan, materi Sirah Nabawiyah diberikan sebagai motivasi bagi siswa agar mampu meneladani kehidupan Rasulullah SAW, para sahabat, serta ulama terdahulu.
“Dengan meneladani kehidupan Rasulullah dan para sahabat, siswa diharapkan mampu mempraktikkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari sehingga terbentuk pribadi yang baik,” ujarnya.
Nasikin juga menyampaikan harapan besar dari pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap para siswa memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik sesuai kaidah ilmu tajwid.
“Harapan kami siswa memiliki kemampuan tilawatil Qur’an yang lebih baik. Selain itu mereka juga memiliki kesadaran tinggi dalam menjalankan ibadah seperti salat dan puasa sebagai kewajiban setiap muslim,” katanya.
Lebih jauh, ia berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan akhlakul karimah dalam diri para siswa, baik dalam pergaulan di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.
“Para siswa diharapkan memiliki akhlak yang baik dalam berinteraksi dengan teman, guru, karyawan sekolah, orang tua, maupun masyarakat di sekitarnya,” jelas Nasikin.
Selain kegiatan di sekolah, para guru juga mengadakan program tarawih keliling selama dua hari di wilayah Pijiiharjo dan Nglangkir. Dalam kegiatan tersebut, tim guru sekaligus menyalurkan zakat fitrah kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Manyaran, Dra. Siti Khumaidah Hidayati, menyampaikan kegiatan Pesantren Kilat Ramadan menjadi momentum penting dalam pembinaan karakter siswa.
“Melalui pesantren kilat pada Ramadan ini, saya berharap kegiatan tersebut menjadi wahana pembinaan karakter, penguatan spiritual, dan pembelajaran mendalam yang berdampak nyata pada perilaku siswa baik di sekolah maupun di luar sekolah,” harapannya. (Sofyan)
Baca juga: HMPS PPKn UNISRI Laksanakan Pengabdian Masyarakat di Panti Asuhan Aisyiyah 2
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
ALAT PERAGA ULAR TANGGA NORMA DAN KEADILAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn Oleh: Sulistiani, S.Pd Guru SMP Negeri 3 Satu Atap Mijen, Demak J...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...

Tidak ada komentar: