Perkuat Karakter Spiritual, 166 Murid SD Muhammadiyah PK Solo Ikuti Pesantren Ramadan

Print Friendly and PDF

Sesi story telling bersama Kak Arno. 


Perkuat Karakter Spiritual, 166 Murid SD Muhammadiyah PK Solo Ikuti Pesantren Ramadan

Solo - majalahlarise.com - Sebanyak 166 murid kelas II dan III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti kegiatan Pesantren Ramadan 1447 H guna menanamkan nilai tanggung jawab dan kemandirian sejak dini, Kamis–Jumat (12–13/3/2026).

Mengangkat tema “Petualangan Menjadi Anak Saleh dan Salehah yang Taat Beribadah dan Berakhlak Mulia”, program ini dirancang untuk membentuk karakter spiritual murid melalui pembiasaan ibadah, disiplin, serta penguatan sikap toleransi dalam interaksi sosial sehari-hari.

Ketua Pesantren Ramadan, Taryanto, menyampaikan bahwa metode yang digunakan dalam kegiatan ini mengkolaborasikan aspek kognitif dan afektif agar berjalan beriringan.

“Kami berupaya membangun hubungan sosial dan kebersamaan antar murid. Melalui kegiatan ini, murid diharapkan tidak hanya cakap secara spiritual, tetapi juga memiliki empati dan disiplin yang tinggi,” terangnya.

Rangkaian kegiatan Pesantren Ramadan diawali dengan pembukaan dan lomba edukatif merangkai puzzle potongan Surah Al-Insyiqaq. Para murid dibagi menjadi 12 kelompok besar yang terdiri atas enam kelompok putra dan enam kelompok putri. Setiap kelompok didampingi seorang guru yang bertugas sebagai fasilitator selama perlombaan berlangsung. Kegiatan ini bertujuan melatih ketepatan, kecepatan, sekaligus kerja sama tim di antara para murid.

Program edukasi moral dan refleksi diri kemudian disampaikan melalui sesi story telling bersama Kak Arno. Melalui kisah inspiratif tentang perjuangan Rasulullah saw. dalam Perang Badar, para murid diajak memahami nilai keteladanan dalam sejarah Islam.

Dalam ceritanya, Kak Arno menjelaskan bahwa Perang Badar terjadi pada 17 Ramadan tahun ke-2 Hijriah. Saat itu Rasulullah saw. memperbolehkan para sahabat berbuka puasa agar memiliki kekuatan fisik dalam menghadapi musuh.

“Peristiwa ini mengajarkan kita pentingnya menjaga solidaritas, menjunjung tinggi musyawarah, bersikap sabar, dan taat kepada pemimpin dalam menegakkan kebenaran,” jelasnya.

Kak Arno bersama Dino, boneka kesayangannya, juga berpesan kepada para peserta Pesantren Ramadan agar senantiasa memperkuat iman, meningkatkan ketakwaan, serta berikhtiar secara maksimal untuk meraih pertolongan Allah Swt.

Sesi akhir kegiatan story telling diisi dengan pengisian Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) secara berkelompok. Pertanyaan yang diberikan berkaitan dengan materi cerita yang telah dipaparkan narasumber sehingga murid dapat merefleksikan pesan moral dari kisah tersebut.

Setelah pelaksanaan salat Tarawih, kegiatan dilanjutkan dengan sesi Emotional Spiritual Quotient (ESQ) yang dipandu Ustaz Muhammad Nasyir sebagai puncak refleksi bagi para murid. Melalui materi bertajuk “The Great Generation You Are”, para murid diajak memahami empat kunci hidup sukses, yaitu berdoa, belajar, berbagi, dan bersyukur.

“Kunci utama kesuksesan adalah berdoa, bukan sekadar berusaha. Jangan sampai terbalik. Doa bukan hanya permintaan, tetapi juga cara mendekatkan diri kepada Allah Swt. sekaligus meneguhkan keyakinan atas kuasa-Nya,” pesannya kepada para murid.

Salah satu peserta Pesantren Ramadan, Sabiyya Kirana, mengaku sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Kami dilatih untuk bersikap mandiri dan bertanggung jawab atas perilaku, barang bawaan, serta cara berkomunikasi dengan teman. Sebagai bagian dari penguatan spiritual, setiap kelompok juga diminta mengkhatamkan Juz ke-30 serta mengikuti penilaian gerakan salat melalui salat berjemaah,” tuturnya.

Penutupan Pesantren Ramadan ditandai dengan pengumuman dan pembagian hadiah bagi kelompok terbaik. Penilaian didasarkan pada hasil lomba merangkai puzzle potongan surah, pengisian LKPD story telling, serta kerapian dan kebersihan kamar selama kegiatan berlangsung.

Adapun tiga kelompok terbaik yang berhasil meraih penghargaan adalah kelompok VI putra sebagai juara I, kelompok IV putri sebagai juara II, dan kelompok V putri sebagai juara III. (Sofyan)


Baca juga: SMA Negeri 1 Manyaran Gelar Pesantren Ramadan 1447 H, Perkuat Iman dan Karakter Siswa


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top