Pegawai PPPK Disporapar Sukoharjo Hadirkan Terobosan Promosi Wisata dan Ekraf Lewat Aksi Superhero

Print Friendly and PDF

Agus Widanarko, SE, SH, MH, MSi, staf PPPK Adyatama Kepariwisataan dan Ekraf Ahli Pertama, menghadirkan konsep promosi berbasis konten kreator dengan mengenakan kostum superhero.


Pegawai PPPK Disporapar Sukoharjo Hadirkan Terobosan Promosi Wisata dan Ekraf Lewat Aksi Superhero

Sukoharjo – majalahlarise.com - Cara unik dilakukan seorang pegawai PPPK di lingkungan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sukoharjo (Disporapar) dalam membantu promosi wisata dan ekonomi kreatif. Agus Widanarko, SE, SH, MH, MSi, staf PPPK Adyatama Kepariwisataan dan Ekraf Ahli Pertama, menghadirkan konsep promosi berbasis konten kreator dengan mengenakan kostum superhero.

Agus yang akrab disapa Danar sebelumnya dikenal sebagai konten kreator sekaligus penyuluh narkoba. Dua tahun lalu, ia lolos seleksi ASN pada formasi bidang pariwisata dan kini berlabuh di Disporapar Sukoharjo. Meski statusnya berubah menjadi aparatur sipil negara, jiwa kreatifnya tetap menyala.

“Karena tugas saya di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif, saya berpikir bagaimana bisa membantu promosi dengan cara yang relevan di era sekarang. Media sosial menjadi ruang promosi paling efektif,” ujar Danar saat ditemui di Sukoharjo.

Berbekal pengalaman membuat konten dan mendongeng dengan kostum superhero, Danar memutar strategi. Ia mereview destinasi wisata, kuliner, hingga produk ekonomi kreatif dengan tampil sebagai tokoh superhero, termasuk karakter seperti Batman.

Batman saat membantu produksi ekonomi kreatif pelaku UMKM telur asin di Polokarto.

Sejumlah tempat wisata telah ia kunjungi, mulai dari kolam renang, rumah makan, hingga sentra produksi ekonomi kreatif seperti telur asin di Polokarto. Bahkan, ia membantu pelaku UMKM melakukan siaran langsung di TikTok dengan mengenakan kostum superhero untuk menarik perhatian pasar.

Tidak hanya menyasar UMKM, Danar juga membantu hotel dan restoran mempromosikan paket buka puasa bersama saat Ramadan. Selama dua tahun terakhir, sedikitnya 14 hotel di Sukoharjo dan wilayah Solo Raya telah ia bantu promosikan melalui konten kreatifnya.

Semua kegiatan tersebut dilakukan secara gratis, kadang dibantu sang istri, sebagai bentuk pengabdian terhadap tugasnya sebagai staf PPPK bidang pariwisata. “Ini bagian dari tanggung jawab moral saya untuk mendukung promosi wisata dan ekonomi kreatif daerah,” tuturnya.

Danar menjelaskan, sasaran utama kontennya adalah anak-anak. Menurutnya, pendekatan ini memiliki efek psikologis yang kuat. 

“Kalau anak-anak sudah suka dengan idolanya, mereka akan mengikuti apa yang disampaikan. Misalnya mereka melihat superhero buka puasa di hotel tertentu, biasanya akan meminta orang tuanya ke sana,” jelasnya.

Strategi tersebut terbukti efektif. Banyak pelaku usaha ekonomi kreatif dan pengelola wisata kemudian mengundangnya untuk melakukan review. Selain promosi, Danar juga mengedukasi pelaku usaha yang belum memiliki platform media sosial.

Ia mencontohkan pendampingan terhadap produsen telur asin di Polokarto yang sebelumnya berjualan secara tradisional. Danar membantu membuatkan akun media sosial serta mengajarkan teknik pembuatan konten promosi. Hasilnya, penjualan mengalami peningkatan signifikan.

Salah satu pelaku ekonomi kreatif, Dinda pemilik DK Florist, menyampaikan usahanya terbantu setelah direview oleh Danar. “Saya lumayan terbantu penjualan bucket bunga. Mas Danar pernah memberi kejutan wisuda untuk istrinya memakai kostum superhero dan membawa bunga dari produk saya. Aksinya viral dan sempat diliput televisi nasional. Sejak itu permintaan meningkat,” ungkap Dinda.

Program ini dimulai sejak tahun lalu atas izin Kepala Disporapar saat itu, Setyo Ajik Nugroho. Di bawah kepemimpinan kepala dinas saat ini, Herdis Kurnia Wijaya, dukungan terhadap program tersebut semakin kuat. Bahkan Danar didorong untuk memanfaatkan energi kreatifnya berkeliling kampung mempromosikan wisata menggunakan motor literasi “Gatotkaca”, selain melalui konten digital.

Melalui pendekatan kreatif berbasis karakter superhero, Danar berhasil menggabungkan hiburan, edukasi, dan promosi dalam satu kemasan. Terobosan ini menjadi contoh bagaimana aparatur sipil negara dapat berinovasi, beradaptasi dengan perkembangan zaman, sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah secara nyata. (Sofyan)


Baca juga: Batman dan Supergirl Semarakkan Iftar Ramadhan Heritage in Motion di Rasamadu Heritage Kartasura


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top