GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Cinta Ramadan SMPN 1 Wuryantoro Tanamkan Iman, Kepedulian, dan Karakter Siswa
![]() |
| Siswa saat mengikuti kegiatan bertajuk Cinta Ramadan 1447 H / 2026 M dengan tema “Cahaya Iman Niat Taqwa Menuju Ampunan”. |
Cinta Ramadan SMPN 1 Wuryantoro Tanamkan Iman, Kepedulian, dan Karakter Siswa
Wonogiri – majalahlarise.com - Semangat menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, SMP Negeri 1 Wuryantoro menggelar kegiatan bertajuk Cinta Ramadan 1447 H / 2026 M dengan tema “Cahaya Iman Niat Taqwa Menuju Ampunan”. Kegiatan ini dilaksanakan pada 12–13 Maret 2026 dengan agenda Cinta Ramadan dan Pendalaman Materi, serta dilanjutkan pada 14 Maret 2026 melalui kegiatan Wonogiri Mengaji dan Berbagi Bersama Solo Peduli.
Program ini menjadi bagian dari pembinaan karakter religius siswa melalui rangkaian ibadah, pembelajaran agama, dan kegiatan sosial yang melibatkan seluruh warga sekolah.
Panitia kegiatan sekaligus guru Pendidikan Agama Islam SMP Negeri 1 Wuryantoro, Kasmi, S.Pd., M.Pd, menyampaikan kegiatan Cinta Ramadan dirancang untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan kepedulian sosial kepada para siswa.
Menurutnya, istilah CINTA dalam tema kegiatan memiliki makna khusus yang sarat nilai spiritual.
“Cinta itu sendiri kami maknai sebagai akronim, yaitu C berarti cahaya, I iman, N niat, dan T taqwa menuju ampunan. Harapannya melalui kegiatan ini anak-anak semakin memahami makna Ramadan dan mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Ia menguraikan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan selama program berlangsung meliputi puasa, shalat berjamaah, pendalaman ilmu agama, serta kegiatan infak dan sedekah.
“Kegiatannya antara lain puasa, shalat berjamaah seperti shalat Dzuhur bersama, kemudian tholabul ‘ilmi melalui pendalaman materi keagamaan, serta kegiatan shadaqah atau infak. Ini menjadi bagian dari pembelajaran agar siswa tidak hanya memahami agama secara teori tetapi juga mengamalkannya,” jelasnya.
Selain kegiatan keagamaan, sekolah juga menggelar aksi sosial dengan menggalang infak serta memberikan santunan kepada anak yatim dan siswa kurang mampu.
Kasmi menjelaskan, di SMP Negeri 1 Wuryantoro terdapat 37 siswa yatim dan piatu yang mendapat perhatian khusus dari sekolah.
“Setiap tahun kami mengadakan santunan bagi anak yatim piatu. Di sekolah ini ada sekitar 37 siswa yatim atau piatu. Dari jumlah tersebut, ada sekitar 20 anak yang mendapatkan bantuan rutin setiap bulan karena benar-benar berasal dari keluarga kurang mampu,” katanya.
Ia menguraikan bantuan tersebut berasal dari donatur serta pengelolaan infak yang dihimpun oleh sekolah.
“Setiap bulan mereka mendapat bantuan sekitar Rp165 ribu untuk membantu kebutuhan sekolah. Selain itu, pada bulan Ramadan ini juga ada tambahan bantuan dari para donatur, seperti beras lima kilogram untuk setiap anak,” ungkapnya.
Menurut Kasmi, gerakan infak yang dilakukan siswa memiliki tujuan membangun empati serta kepedulian sosial antar teman.
“Kami ingin menanamkan rasa kepedulian. Anak-anak belajar untuk berbagi dengan temannya yang membutuhkan. Dengan begitu, yang memberi merasa peduli, sementara yang menerima merasa dihargai dan diperlakukan seperti saudara,” katanya.
Ia menambahkan kegiatan keagamaan seperti ini juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membentengi siswa dari pengaruh negatif, termasuk kenakalan remaja yang semakin kompleks di era digital.
“Kami berusaha memberikan penguatan akhlak agar anak-anak memiliki pemahaman agama yang baik. Dengan pemahaman itu, mereka akan lebih mampu menghindari hal-hal negatif yang sekarang banyak memengaruhi remaja,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, sekolah juga berharap tumbuh sikap empati, persaudaraan, serta budaya saling menghargai di lingkungan sekolah.
“Harapan kami, anak-anak semakin memahami agamanya dan menjalankan ibadah dengan keikhlasan, bukan karena terpaksa. Selain itu juga menumbuhkan empati, saling peduli, dan menghindari perilaku bullying di lingkungan sekolah,” menguraikan.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Wuryantoro, Is Budiyarti, S.Pd menyampaikan kegiatan Cinta Ramadan menjadi momentum penting bagi siswa untuk meningkatkan kualitas ibadah di bulan suci.
“Harapan kami para siswa dapat lebih memantapkan diri dalam melaksanakan ibadah di bulan Ramadan tahun ini. Dengan sisa waktu Ramadan yang masih ada, mereka dapat mempercepat langkah untuk menyelesaikan target ibadah pribadinya,” tuturnya.
Ia juga mendorong siswa untuk meningkatkan amalan sosial seperti infak dan sedekah sebagai bagian dari pembentukan karakter.
“Selain ibadah pribadi, siswa juga kami dorong untuk meningkatkan amalan lain seperti infak dan shadaqah. Tujuan akhirnya adalah adanya peningkatan karakter menuju pribadi yang beriman dan bertakwa," urainya.
Melalui kegiatan Cinta Ramadan ini, SMP Negeri 1 Wuryantoro berharap nilai-nilai keimanan, kepedulian sosial, serta akhlak mulia dapat semakin tertanam dalam diri para siswa sebagai bekal menjalani kehidupan di masa depan. (Sofyan)
Baca juga: Pesantren Kilat Ramadan, SMP Negeri 2 Manyaran Perkuat Iman dan Karakter Siswa
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
ALAT PERAGA ULAR TANGGA NORMA DAN KEADILAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn Oleh: Sulistiani, S.Pd Guru SMP Negeri 3 Satu Atap Mijen, Demak J...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...

Tidak ada komentar: