GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
1.600 Guru Hadiri Halal Bihalal FGM Muhammadiyah Boyolali, Perkuat Soliditas dan Komitmen Pendidikan
![]() |
| Halal Bihalal diikuti oleh guru dari jenjang SD/MI, SLTP/MTs, hingga SMA/SMK/MA Muhammadiyah se-Kabupaten Boyolali. |
1.600 Guru Hadiri Halal Bihalal FGM Muhammadiyah Boyolali, Perkuat Soliditas dan Komitmen Pendidikan
Boyolali – majalahlarise.com - Sebanyak 1.600 guru Muhammadiyah dari berbagai jenjang pendidikan menghadiri kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Boyolali, Senin (30/3/2026), di Semar Resto Boyolali. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen dalam memajukan pendidikan Muhammadiyah.
Ketua panitia, Ivan Sipyani, menyampaikan kegiatan ini diikuti oleh guru dari jenjang SD/MI, SLTP/MTs, hingga SMA/SMK/MA Muhammadiyah se-Kabupaten Boyolali. Ia menguraikan tingginya antusiasme peserta mencerminkan soliditas dan semangat kebersamaan yang kuat di kalangan guru Muhammadiyah.
“Alhamdulillah, kehadiran peserta mencapai hampir 95 persen dari total undangan. Ini menunjukkan kekompakan dan komitmen luar biasa dari para guru Muhammadiyah,” ujar Ivan.
Acara diawali dengan iftitah oleh Ketua Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Boyolali, Drs. Kamtar. Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan apresiasi kepada siswa-siswi berprestasi dalam ajang Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) ke-8 tingkat nasional di Sulawesi.
Salah satu prestasi membanggakan diraih oleh Dea Hafidzah Saputra, siswi SD Muhammadiyah PK Ampel yang berhasil meraih medali emas cabang kaligrafi tingkat nasional. Selain itu, Abida, siswa SMP Muhammadiyah 2 Boyolali (Muduboy), juga menorehkan prestasi dalam cabang Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ).
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Boyolali, Drs. H.M. Ali Muchson, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai kekuatan utama dalam membangun persatuan dan kemajuan pendidikan Muhammadiyah.
“Silaturahmi ini menjadi energi besar untuk memperkuat persatuan dan meningkatkan kualitas pendidikan. FGM juga merupakan organisasi resmi yang telah terdaftar di Dirjen GTK sebagai organisasi profesi,” jelasnya.
Sambutan Bupati Boyolali yang diwakili Kepala Kesbangpol, Bambang S., turut memberikan apresiasi atas kontribusi guru Muhammadiyah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di wilayah Boyolali.
“Peran guru Muhammadiyah sangat strategis dalam mencetak generasi unggul dan berkarakter. Kami mengapresiasi dedikasi yang telah diberikan selama ini,” ungkap Bambang.
Sementara itu, Ketua FGM Kabupaten Boyolali, Pujiono, S.Si., M.M., setelah memimpin ikrar Halal Bihalal, mengajak seluruh guru untuk terus semangat dalam menjalankan tugas mulia sebagai pendidik.
“Teruslah semangat mengemban amanah mencerdaskan bangsa. Guru Muhammadiyah laksana matahari yang memberikan sinar cerah bagi anak-anak bangsa,” tuturnya.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga memberikan hadiah berupa laptop dan printer kepada Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Kegiatan Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mempertegas komitmen bersama dalam meningkatkan profesionalisme dan pengabdian guru Muhammadiyah dalam mencetak generasi unggul, berkemajuan, dan berakhlak mulia. (Sofyan)
Baca juga: Apel Pagi dan Halal Bihalal Warga STEMSA Pererat Silaturahmi dan Semangat Berprestasi
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
Murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta mengikuti kegiatan Parents Day dengan tema “Reuse, Membuat Hiasan Bunga ...
-
ALAT PERAGA ULAR TANGGA NORMA DAN KEADILAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn Oleh: Sulistiani, S.Pd Guru SMP Negeri 3 Satu Atap Mijen, Demak J...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...


Tidak ada komentar: