English Performance 2026 SMP Muhammadiyah 7 Surakarta Angkat Tema “The Light Beyond the Screen”

Print Friendly and PDF

Pementasan unjuk kreativitas sekaligus pembuktian kemampuan berbahasa Inggris siswa kelas Global.


English Performance 2026 SMP Muhammadiyah 7 Surakarta Angkat Tema “The Light Beyond the Screen”

SURAKARTA – majalahlarise.com - SMP Muhammadiyah 7 Surakarta menggelar pentas “English Performance” Kelas Program Global pada Rabu, 11 Februari 2026, mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai, bertempat di lingkungan sekolah setempat. Kegiatan ini menjadi ajang unjuk kreativitas sekaligus pembuktian kemampuan berbahasa Inggris siswa kelas Global.

Sebanyak 62 siswa tampil sebagai performer, terdiri dari 19 siswa kelas 7A, 22 siswa kelas 8A, dan 21 siswa kelas 9A. Pentas tahun ini mengusung tema “The Light Beyond the Screen” yang sarat pesan moral tentang pentingnya nilai spiritual di tengah derasnya arus digitalisasi.

Kepala SMP Muhammadiyah 7 Surakarta, Tri Winarni, S.Pd., dalam sambutan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

First, let's say hamdalah today because we can gather here to witness the student performance here. We know that English is a global language, but mastering English is not only mastering a language. It is a door to open more challenges. By mastering English, you can face the global world today,” tuturnya.

Ia menjelaskan tema “The Light Beyond the Screen” mengandung pesan moral agar siswa tetap mengingat Allah SWT di tengah paparan teknologi dan gawai.

Prosesi penerbangan balon tandai pembukaan pentas “English Performance” Kelas Program Global.


“Walaupun anak-anak sekarang sudah terpapar gadget luar biasa, di balik screen itu harus tetap ingat kepada Allah SWT. Apa pun kondisi dunia global sekarang, yang diingat hanyalah Allah SWT, karena itu landasan utama kita hidup di dunia,” ujarnya.

Tri Winarni juga mengapresiasi kreativitas siswa serta dedikasi guru dan dukungan orang tua. “Four thumbs up for you all. Empat jempol untuk kalian semua,” katanya disambut tepuk tangan hadirin.

Ketua Pelaksana, Fitriani Hermawanti, dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini merupakan hasil proses panjang yang dijalani siswa selama berbulan-bulan, bahkan sejak awal mereka menempuh pendidikan di SMP Muhammadiyah 7 Surakarta.

“Apa yang panjenengan saksikan di sini merupakan proses dari beberapa bulan, bahkan tahunan selama mereka berada di SMP Muhammadiyah 7 Surakarta,” jelasnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua siswa, tim pelatih, guru Bahasa Inggris, serta seluruh kru sekolah yang telah mendukung terselenggaranya English Performance 2026.

Sementara itu, Komite Sekolah, Windarti, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara di lingkungan sekolah. Ia menguraikan kegiatan ini sekaligus menjadi sarana sosialisasi dan promosi sekolah.

“Untuk anak-anak, jangan takut salah. Semuanya harus berusaha dan luar biasa. Terima kasih kepada Bapak-Ibu guru dan karyawan yang telah mendidik anak-anak kami dengan sabar dan tulus,” katanya.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Kota Surakarta. Anik Idriyani dari Dinas Pendidikan Kota Surakarta membacakan sambutan Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani. Dalam sambutannya disampaikan apresiasi atas penyelenggaraan English Performance yang memadukan kecakapan global dan pelestarian nilai budaya.

“Penguasaan bahasa Inggris merupakan kompetensi penting di era global. Namun kecakapan global tidak akan bermakna tanpa karakter, kreativitas, dan jati diri budaya,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Disebutkan pula generasi muda Surakarta mampu tampil percaya diri di panggung global tanpa meninggalkan akar budaya, tercermin dari penampilan siswa yang tetap mengenakan kebaya.

Kegiatan ini dinilai tidak hanya melatih kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga membangun keberanian, kerja sama, rasa percaya diri, serta kecintaan terhadap seni dan budaya bangsa. Pemerintah Kota Surakarta berharap kegiatan serupa terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi sekolah lain.

Melalui English Performance 2026, SMP Muhammadiyah 7 Surakarta menunjukkan komitmen menghadirkan pendidikan yang seimbang antara kompetensi global dan nilai spiritual, membekali siswa menjadi generasi unggul, berkarakter, dan siap menatap masa depan. (Sofyan)


Baca juga: Pentingnya Mikroreflektif Guru dan Dosen Abad XXI untuk Menyiapkan Generasi Emas Indonesia dalam Perspektif Pragmatik dan Psikopragmatik


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top