GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Mahasiswa DKV ISI Surakarta Raih Juara III Best Solution Paper di Konferensi Pemuda Nasional 2026 UGM
![]() |
| Mahasiswa DKV angkatan 2020, Nur Aula Octavia, berhasil meraih Juara III kategori Best Solution Paper. |
Mahasiswa DKV ISI Surakarta Raih Juara III Best Solution Paper di Konferensi Pemuda Nasional 2026 UGM
Yogyakarta – majalahlarise.com - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) FSRD Institut Seni Indonesia Surakarta dalam ajang Youth Paper Challenge pada Konferensi Pemuda Nasional 2026 yang digelar di Universitas Gadjah Mada, Sabtu (15/2/2026).
Mahasiswa DKV angkatan 2020, Nur Aula Octavia, berhasil meraih Juara III kategori Best Solution Paper setelah bersaing dengan lebih dari 2.000 pendaftar dari seluruh Indonesia. Dari ribuan karya yang masuk, hanya 500 paper terbaik dinyatakan lolos seleksi dan berhak menjadi peserta resmi konferensi tingkat nasional tersebut.
Konferensi yang diinisiasi Arah Pemuda Indonesia bersama Global Step Indonesia, Arah Academy, dan Be Better Indonesia berkolaborasi dengan HMP UGM itu mengusung tema besar Skill Up, Level Up, dan Impact Up. Tema tersebut mendorong generasi muda meningkatkan keterampilan, menguatkan resiliensi dan growth mindset, sekaligus menghadirkan dampak nyata di era disrupsi digital.
Melalui proses kurasi yang ketat, Octavia berhasil menembus jajaran Top 10 Paper Terbaik. Ia mempresentasikan gagasannya secara daring di hadapan dewan juri dan ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Pada pengumuman resmi yang dilaksanakan secara luring di UGM, namanya diumumkan sebagai peraih Juara III kategori Best Solution Paper.
Paper yang dibimbing dosen DKV, Rendya Adi Kurniawan, mengangkat judul “Dari Viewers ke Values: Peran Konten Kreator dalam Transformasi Digital Pemuda melalui Dampak Nyata Pengabdian Masyarakat.” Karya tersebut mengulas transformasi peran konten kreator muda agar kreativitas digital tidak berhenti pada popularitas atau jumlah penonton, melainkan berkembang menjadi aksi sosial berkelanjutan yang memberi nilai nyata bagi masyarakat.
Dalam tulisannya, Octavia menguraikan pentingnya konten kreator berperan sebagai agen perubahan yang mendorong literasi digital, membangun resiliensi, menumbuhkan growth mindset, serta menghadirkan kontribusi nyata melalui pengabdian masyarakat.
Konferensi Pemuda Nasional 2026 turut menghadirkan moderator inspiratif, Najwa Nur Awalia, Juara 2 Pilmapres 2024 sekaligus education content creator. Selain itu, hadir Prof. Dr. Janianton Damanik, M.Si., Kepala Program Studi S3 PSdk UGM yang menguraikan pengembangan skill pemuda agar berdampak nyata, serta Danang Giri Sadewa, S.Sos., education influencer yang aktif mengedukasi generasi muda melalui media sosial.
Lebih dari 500 delegasi dari berbagai daerah, mulai dari Sabang hingga Merauke, mengikuti konferensi ini. Forum tersebut menjadi ruang kolaborasi, pertukaran gagasan, serta penguatan kapasitas pemuda dalam menjawab tantangan zaman.
Octavia menyampaikan pesan yang sejalan dengan semangat konferensi. “Pemuda yang hebat adalah pemuda yang mau terus belajar, bertahan, tumbuh, dan berdampak nyata,” ujarnya.
Sementara itu, Kaprodi DKV FSRD ISI Surakarta, M. Harun Rosyid Ridlo, menyampaikan capaian tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia agar tidak hanya Skill Up dalam keterampilan, Level Up dalam pola pikir dan resiliensi, tetapi juga Impact Up dalam aksi sosial berkelanjutan. Ia juga mengatakan prestasi ini memotivasi mahasiswa lain untuk terus berkontribusi dan berprestasi di berbagai bidang.
Prestasi ini menambah deretan capaian mahasiswa DKV ISI Surakarta sekaligus memperkuat komitmen kampus dalam mendorong lahirnya generasi kreatif yang adaptif dan berdampak nyata bagi masyarakat. (Sofyan)
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
Murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta mengikuti kegiatan Parents Day dengan tema “Reuse, Membuat Hiasan Bunga ...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...
-
ALAT PERAGA ULAR TANGGA NORMA DAN KEADILAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn Oleh: Sulistiani, S.Pd Guru SMP Negeri 3 Satu Atap Mijen, Demak J...

Tidak ada komentar: