GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
PRM Guli Gelar Kajian Ahad Pagi, Ustadz Pujiono Ingatkan “Kejamnya Waktu”
![]() |
| Ustadz Pujiono sebagai pemateri dengan tema reflektif bertajuk “Kejamnya Waktu”. |
PRM Guli Gelar Kajian Ahad Pagi, Ustadz Pujiono Ingatkan “Kejamnya Waktu”
Boyolali - majalahlarise.com - Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Guli menyelenggarakan Kajian Ahad Pagi di Masjid Al-Barakah, Dukuh Mangurejo, Nogosari, Ahad (18/1/2026). Kegiatan keagamaan rutin ini diikuti ratusan jamaah dari berbagai dusun serta dihadiri perangkat Desa Mangurejo yang turut menambah semarak suasana kajian.
Kajian Ahad Pagi kali ini menghadirkan Ustadz Pujiono sebagai pemateri dengan tema reflektif bertajuk “Kejamnya Waktu”. Dalam tausiyahnya, Ustadz Pujiono menyampaikan pesan mendalam tentang hakikat waktu yang terus berjalan tanpa kompromi.
“Waktu akan terus melaju, baik dalam keadaan senang maupun susah. Ia tidak bisa dinegosiasikan, tidak bisa dihentikan, dan tidak bisa diulang,” ujar Ustadz Pujiono di hadapan jamaah.
Ia menguraikan pentingnya sikap istiqamah dalam memanfaatkan waktu untuk ibadah, kebaikan, serta amal saleh. Setiap detik, menurutnya, menjadi peluang berharga yang tidak akan kembali ketika disia-siakan.
“Waktu adalah kesempatan emas. Jika kita lalai, kita sendiri yang merugi,” lanjutnya.
Menutup kajian, Ustadz Pujiono mengajak jamaah mempersiapkan diri menyambut bulan Rajab yang telah tiba sekaligus menyongsong Ramadhan yang kian mendekat. Momentum ini, ia mengatakan, perlu dimanfaatkan untuk memperbaiki diri, memperbanyak amal, dan meningkatkan kualitas ibadah.
Kajian berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Sejumlah jamaah menuturkan merasa tersentuh oleh pesan yang disampaikan serta termotivasi untuk lebih bijak mengelola waktu dalam kehidupan sehari-hari. (Sofyan)
Baca juga: Tanamkan Nilai Iman dan Ketaatan Sholat, SMP N 2 Giritontro Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
ALAT PERAGA ULAR TANGGA NORMA DAN KEADILAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn Oleh: Sulistiani, S.Pd Guru SMP Negeri 3 Satu Atap Mijen, Demak J...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...

Tidak ada komentar: