Pengajian Ahad Pagi PCM Simo Sajikan Wayang Golek Pitutur Bertema Menjaga Bumi

Print Friendly and PDF

Ki Ustad Pujiono yang menguraikan tema Menjaga Bumi dan Kesalehan Sosial.


Pengajian Ahad Pagi PCM Simo Sajikan Wayang Golek Pitutur Bertema Menjaga Bumi

Boyolali — majalahlarise.com - Pengajian Ahad Pagi yang diselenggarakan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Simo berlangsung khidmat dan sarat pesan inspiratif. Kegiatan tersebut digelar pada Ahad, 25 Januari 2026, bertempat di Gedung Dakwah PCM Simo, dengan sajian khas Wayang Golek Pitutur sebagai media dakwah.

Pengajian diisi oleh Ki Ustad Pujiono yang menguraikan tema Menjaga Bumi dan Kesalehan Sosial. Materi disampaikan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an, khususnya pesan keseimbangan alam (mīzān) dalam QS. Ar-Rahman ayat 7–9 serta larangan berbuat kerusakan di bumi sebagaimana tertuang dalam QS. Al-A‘raf ayat 56.

Dalam pituturnya, Ki Ustad Pujiono menyampaikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari iman seorang muslim.

“Menjaga bumi bukan sekadar isu sosial atau lingkungan, tetapi bagian dari ibadah. Kesalehan seorang muslim tidak hanya dilihat dari ibadah ritual, namun juga dari kepeduliannya terhadap alam dan kehidupan sosial,” tuturnya.


Ia juga menguraikan berbagai kerusakan lingkungan yang terjadi saat ini bersumber dari hilangnya keseimbangan dan perilaku manusia yang melampaui batas dalam memanfaatkan sumber daya alam.

“Ketika manusia tidak lagi menjaga keseimbangan, maka kerusakan akan muncul. Padahal Al-Qur’an sudah mengajarkan agar kita tidak melampaui batas dan tidak membuat kerusakan di bumi,” jelas Ki Ustad Pujiono.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Majelis Tabligh PCM Simo di bawah kepemimpinan Ketua Wagiman, S.Si., serta mendapat dukungan penuh dari jajaran pimpinan PCM Simo.

Ketua PCM Simo H. Sholihin menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya pengajian dengan pendekatan budaya tersebut.

“Wayang Golek Pitutur menjadi sarana dakwah yang efektif karena pesannya mudah diterima dan membumi. Harapannya, jamaah tidak hanya memahami, tetapi juga mengamalkan pesan menjaga bumi dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Turut hadir Sekretaris PCM Simo Mushowir serta Syarif Widodo. Pengajian Ahad Pagi tersebut diikuti jamaah dari berbagai ranting dan simpatisan Muhammadiyah yang tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

Melalui kegiatan ini, PCM Simo berharap tumbuh kesadaran bersama untuk merawat bumi sebagai tanggung jawab keimanan dan sosial, sekaligus memperkuat gerakan dakwah Muhammadiyah yang mencerahkan dan berkemajuan. (Sofyan)


Baca juga: Prodi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Univet Bantara Gelar Workshop Strategi Proposal PTM Raih Hibah Eksternal


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top