Gelar Karya UAS PBSI FKIP Univet Bantara Tampilkan Media Pembelajaran Inovatif

Print Friendly and PDF

Mahasiswa saat mempresentasikan karya media pembelajaran inovatif hasil kreativitas kelompok.


Gelar Karya UAS PBSI FKIP Univet Bantara Tampilkan Media Pembelajaran Inovatif

SUKOHARJO – majalahlarise.com - Ujian Akhir Semester (UAS) Mata Kuliah Menulis Bahan Ajar mahasiswa Semester V Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo dikemas dalam bentuk Gelar Karya Mahasiswa, Rabu (7/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung H Lantai 3, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, menampilkan beragam media pembelajaran inovatif hasil kreativitas mahasiswa sebagai bentuk evaluasi pembelajaran berbasis praktik dan produk nyata.

Dosen pengampu Mata Kuliah Menulis Bahan Ajar, Dr. Wahyu Dini Septiari, M.Pd., menyampaikan gelar karya menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk menunjukkan hasil kreativitas, inovasi, serta kerja keras selama proses perkuliahan.

“Gelar karya ini bukan sekadar ajang pameran hasil belajar, tetapi menjadi bukti nyata proses pendidikan yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek pengetahuan, melainkan juga pengembangan keterampilan, kreativitas, kolaborasi, dan karakter,” ujar Dr. Wahyu Dini Septiari.

Kelompok 3 sebagai Juara 3, Kelompok 1 sebagai Juara 2, dan Kelompok 4 sebagai Juara 1. Sementara itu, predikat Juara Terbaik diraih Kelompok 2 melalui inovasi media Smart Card Race.


Ia menjelaskan melalui kegiatan tersebut mahasiswa belajar menuangkan ide, mengasah daya cipta, serta menumbuhkan rasa percaya diri dan tanggung jawab terhadap karya yang dihasilkan.

“Saya berharap karya-karya yang ditampilkan hari ini mampu menjadi inspirasi, motivasi, sekaligus pemantik lahirnya inovasi-inovasi baru pada masa mendatang,” tuturnya.

Empat kelompok mahasiswa menampilkan media pembelajaran dengan konsep berbeda. Kelompok 1 menghadirkan media Spin Word Wall Menulis Cerpen, Kelompok 2 menampilkan Smart Card Race, Kelompok 3 menyajikan Media Digital Flipbook (Heyzine), sedangkan Kelompok 4 mengembangkan LITANGGA (Literasi Ular Tangga) untuk pembelajaran menulis teks deskripsi.

Ketua Program Studi PBSI FKIP Univet Bantara, Dr. Muhlis Fajar Wicaksana, M.Pd., menguraikan gelar karya ini tidak hanya menjadi ajang pamer produk akademik, tetapi juga wujud nyata semangat edupreneurship yang dikembangkan Program Studi PBSI.

“Melalui karya-karya yang ditampilkan, mahasiswa kami dorong untuk tidak hanya mampu berpikir, tetapi juga mampu berkarya dan menghasilkan produk yang bernilai guna bagi masyarakat, berbasis literasi, bahasa, sastra, dan budaya,” ujarnya.


Ia juga menjelaskan kegiatan ini sejalan dengan arah kebijakan Kemdiktisaintek melalui program ‘Berdampak’, yang mendorong pembelajaran relevan, kontekstual, dan memberikan dampak nyata.

“Dampak tersebut diharapkan tidak hanya dirasakan di lingkungan kampus, tetapi juga oleh masyarakat luas melalui penguatan literasi, pelestarian budaya, serta pengembangan ekonomi kreatif berbasis bahasa dan sastra,” jelasnya.

Salah satu peserta dari Kelompok 2, Nuril, menjelaskan media Smart Card Race dirancang sebagai permainan kartu edukatif untuk pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya materi teks prosedur.

“Bahan ajar yang kami buat berupa permainan kartu, yaitu Smart Card Race atau kartu pintar adu cepat. Di dalamnya terdapat petunjuk pengerjaan, materi teks prosedur, serta kartu-kartu permainan yang digunakan saat pembelajaran,” ujar Nuril.

Ia menguraikan media tersebut dikembangkan untuk menghindari pembelajaran yang monoton.

“Kami membuat kartu ini agar pembelajaran Bahasa Indonesia tidak membosankan. Selama ini pembelajaran sering didominasi cerita dari guru, sehingga melalui media ini siswa bisa lebih aktif dan terlibat,” katanya.

Setelah seluruh kelompok mempresentasikan dan memamerkan media pembelajaran, dewan penilai menetapkan Kelompok 3 sebagai Juara 3, Kelompok 1 sebagai Juara 2, dan Kelompok 4 sebagai Juara 1. Sementara itu, predikat Juara Terbaik diraih Kelompok 2 melalui inovasi media Smart Card Race.

Gelar Karya Mahasiswa PBSI FKIP Univet Bantara Sukoharjo ini diharapkan menjadi ruang belajar bersama, ruang kolaborasi, serta ruang inspirasi bagi mahasiswa dan dosen untuk terus mengembangkan inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap tantangan zaman, tanpa meninggalkan jati diri keilmuan PBSI. (Sofyan)


Baca juga: Kemendag hingga Buyer Internasional Hadiri Gathering and Bootcamp DnA Entrepreneur Academy 2025 di Solo


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top