GIVE RADIO IKOM UNIVET
Redaksi / Pemasangan Iklan
Total Tayangan Halaman
Sewindu TBM Syahidah Giriwoyo Wonogiri, Merawat Budaya Baca di Tengah Arus Digital
![]() |
| Sesi keterampilan, peserta membuat paper craft atau kerajinan kertas. |
Sewindu TBM Syahidah Giriwoyo Wonogiri, Merawat Budaya Baca di Tengah Arus Digital
WONOGIRI – majalahlarise.com - Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Syahidah memperingati hari jadinya yang ke-8 atau sewindu pada Jumat (26/12/2025). Mengusung tema “Menyalakan Asa, Merawat Budaya Baca”, kegiatan tasyakuran ini menjadi simbol konsistensi TBM Syahidah dalam menjaga api literasi di tengah derasnya arus hiburan digital.
Selama delapan tahun perjalanan, TBM Syahidah memposisikan diri sebagai ruang aman, ramah, dan edukatif bagi masyarakat Giriwoyo. Keberadaannya tidak sekadar menyediakan koleksi bacaan, tetapi berkembang menjadi wadah tumbuh kembang anak-anak melalui beragam aktivitas kreatif dan edukatif.
Rangkaian acara dimulai sejak pagi dengan sesi membaca bersama. Anak-anak tampak antusias memilih buku favorit dan larut dalam kegiatan membaca sebagai bagian dari pembiasaan literasi sejak usia dini.
Ketua TBM Syahidah, Fajar Nur Rohmaddalam sambutannya menyampaikan peringatan milad ini menjadi ungkapan syukur atas keberlangsungan TBM selama sewindu terakhir. Momentum tersebut sekaligus dimanfaatkan sebagai ruang refleksi untuk memperkuat komitmen pengelola, orang tua, serta mitra dalam menumbuhkan kembali semangat membaca dan berkarya di lingkungan masyarakat.
Dukungan terhadap gerakan literasi ini juga datang dari Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Perpustakaan Nasional. Dalam sambutannya, perwakilan Relima Miswanto menguraikan apresiasi atas dedikasi TBM Syahidah yang secara konsisten merawat budaya baca di tingkat akar rumput.
Salah satu agenda yang menarik perhatian peserta adalah sesi keterampilan membuat paper craft atau kerajinan kertas. Kegiatan ini dipandu oleh Kak Nisa, relawan TBM Syahidah yang aktif mendampingi aktivitas anak-anak.
Kak Nisa mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk melatih keseimbangan aspek kognitif dan motorik anak. “Anak-anak menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Melalui pembuatan kerajinan kertas ini, mereka tidak hanya melatih motorik halus, tetapi juga diajak berimajinasi dan mengekspresikan ide secara bebas,” tuturnya.
Acara yang dihadiri anak-anak bersama orang tua berlangsung semarak, terutama saat sesi pembagian doorprize yang menambah keceriaan peserta. Suasana kebersamaan ini menjadi kekuatan utama TBM Syahidah untuk terus hadir sebagai alternatif kegiatan positif bagi generasi muda.
Melalui peringatan sewindu ini, TBM Syahidah berharap dapat terus merajut sinergi dengan berbagai pihak guna mewujudkan masyarakat Giriwoyo yang literat dan berdaya saing. (DF/ Sofyan)
Baca juga: SMK Muhammadiyah 4 Boyolali Canangkan 2026 sebagai Pusat Pengembangan Animasi dan Game
Top 5 Popular of The Week
-
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Oleh: Novi Astutik, S.Pd.SD SD Negeri 4 Wonogiri, Wonogiri Jawa Tengah Novi Astutik, S.Pd.SD ...
-
TRADISI KROBONGAN Oleh: Aris Prihatin SMPN 1 Manyaran, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Aris Prihatin Masyarakat J...
-
ICE BREAKING SALAM PANCASILA TINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MENGGALI IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR NEGARA Oleh : Suheti Priyani, S.Pd Guru M...
-
Proses pembuatan jenang tradisional. Melihat Lebih Dekat Usaha Jenang Tradisional 'UD TEGUH' Kedung Gudel Kenep Sukoharjo- majala...
-
PEMANFAATAN APOTEK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKOLAH Oleh : Rosi Al Inayah, S.Pd Guru SMK Farmasi Tunas Harapan Demak, Jawa Tengah Rosi Al Inayah...
-
FILSAFAT JAWA KIDUNGAN “ANA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI” Oleh: Sri Suprapti Guru Bahasa Jawa di Surakarta Sri Suprapti Filsafat Jawa a...
-
ALAT PERAGA ULAR TANGGA NORMA DAN KEADILAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKn Oleh: Sulistiani, S.Pd Guru SMP Negeri 3 Satu Atap Mijen, Demak J...
-
Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman, M.Pd beserta bapak ibu guru dan siswa foto bersama dengan karya tulisan kata-kata mutiara. ...
-
Menikmati makan gendar pecel di Gazebo. Watu Plenuk Mutiara Wisata Perbatasan Weru–Ngawen yang Menyuguhkan Alam, Kuliner, dan Kedamaian Gunu...
-
GENERASI KEDUA (LULUSAN) MASA CORONA Oleh: M. Nur Salim, SH. M.Pd Guru PPKn dan Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cipta Bhakti Husada Yogyakarta ...


Tidak ada komentar: