Perkuat Manajemen dan Daya Saing, Disdikbud Boyolali Tingkatkan Kapasitas Pelaku Seni

Print Friendly and PDF

Kegiatan peningkatan kapasitas pelaku seni dan Dewan Kesenian Boyolali yang berlangsung selama dua hari, 15–16 Desember 2025, di Hotel Bungalow Selo.


Perkuat Manajemen dan Daya Saing, Disdikbud Boyolali Tingkatkan Kapasitas Pelaku Seni

BOYOLALI – majalahlarise.com - Upaya memperkuat eksistensi seni budaya lokal terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Boyolali. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), pemkab menggelar kegiatan peningkatan kapasitas pelaku seni dan Dewan Kesenian Boyolali yang berlangsung selama dua hari, 15–16 Desember 2025, di Hotel Bungalow Selo.

Kegiatan ini diikuti oleh kelompok seni dari seluruh kecamatan di Boyolali, khususnya penerima hibah kesenian. Selain pelaku seni, kegiatan tersebut juga melibatkan pengurus Dewan Kesenian Boyolali serta guru-guru kesenian, sehingga menjadi ruang pertemuan lintas pelaku budaya.

Kabid Kebudayaan Disdikbud Boyolali, Eko Sumardiyanto, menjelaskan kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kapasitas, terutama dalam aspek manajemen pengelolaan seni. Menurutnya, tantangan seni budaya saat ini tidak hanya soal kreativitas, tetapi juga kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan ada peningkatan pengelolaan dan cara berpikir pelaku seni. Seni tradisi harus tetap diminati, meskipun saat ini banyak pengaruh budaya dari luar yang berkembang,” ujarnya.

Melalui pembekalan materi dari para narasumber, peserta diajak memahami pentingnya tata kelola organisasi, perencanaan kegiatan, hingga strategi pengembangan seni agar tetap relevan dan dicintai masyarakat.

Materi pada hari pertama disampaikan oleh Ani dan Ratna, sementara pada hari kedua diisi oleh narasumber dari Solo, Wahyu, yang memberikan perspektif pengembangan seni sesuai dinamika zaman.

Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Boyolali, Harnowo, menilai kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menata kembali peran Dewan Kesenian agar lebih terarah dan berdampak nyata bagi pelaku seni.

“Peningkatan kapasitas ini penting, tidak hanya bagi pengurus Dewan Kesenian, tetapi juga bagi seluruh pelaku seni di Boyolali. Kehadiran seniman dari semua kecamatan menunjukkan semangat kebersamaan untuk memajukan seni budaya daerah,” katanya.

Harnowo menambahkan, hasil dari kegiatan ini akan ditindaklanjuti dengan penyusunan agenda seni yang lebih tertib dan terstruktur, termasuk penguatan koordinasi antar komunitas seni.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seni budaya Boyolali tidak hanya terjaga kelestariannya, tetapi juga mampu berkembang dan bersaing di tengah perubahan zaman. (Ags/ Sofyan)


Baca juga: Geger di GOR Abadi Baturetno, Spike ‘Mematikan’ SDN 1 Baturetno Sabet Gelar Juara Voli Pelajar


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top