Pelayanan Profesional Dorong Sekolah Muhammadiyah Unggul dan Dipercaya Masyarakat

Print Friendly and PDF


Pelayanan Profesional Dorong Sekolah Muhammadiyah Unggul dan Dipercaya Masyarakat

SOLO – majalahlarise.com - Amal Usaha bidang Pendidikan di Sekolah Muhammadiyah besar, karena hadirnya pelayanan yang berkarakter dan berkeadaban disampaikan Kepala SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Sri Sayekti dalam Sharing Session menerima studi banding dan observasi lapangan dari SD Muhammadiyah 8 Tulangan Sidoarjo, Senin (15/12/2025). 

Sayekti menjelaskan Komitmen untuk membesarkan Muhammadiyah (MH) dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

“Jika Muhammadiyah ingin terus besar dan berdaya saing, maka AUM harus dikelola secara profesional, modern, dan berorientasi pada kualitas. Alhamdulillah hari ini terima tamu dari saudara kita SD Muhammadiyah 8 Tulangan Sidoarjo. Hadir Ketua PCM Abdillah Adie, Sekretaris PCM Mashudi Harianto, MPI Sumardani dan Kepsek Muhammad Syaifuddin Zuhri ajak 43 guru karyawan,” ujarnya, sambil tersenyum.

Dalam forum diskusi studi banding dinyatakan bahwa Majelis dan AUM Muhammadiyah tidak boleh berjalan biasa-biasa. 


.“Muhammadiyah harus besar, AUM harus besar. Jika AUM kuat, maka Muhammadiyah pasti besar,” urainya.

Kesadaran bahwa sebagian besar AUM merupakan lembaga swasta harus memiliki standar layanan dan kualitas berada di atas lembaga negeri agar mampu bersaing dan dipercaya masyarakat.

‘Pelayanan prima menjadi kunci utama. Warga dan masyarakat yang memanfaatkan AUM Pendidikan dipandang sebagai pihak yang membeli pelayanan, sehingga harus dilayani dengan baik, ramah, dan professional,” tambahnya. 

Selain itu, konsep AUM sebagai corporate business pembelajaran juga ditekankan. Kualitas pembelajaran tidak bisa dibebankan pada satu pihak saja, melainkan harus didukung seluruh pemangku kepentingan sekolah, mulai dari pimpinan, guru, tenaga kependidikan, hingga orang tua.

Keberhasilan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) juga dinilai sebagai tanggung jawab bersama. 

“PPDB yang sukses menjadi pintu awal keberlanjutan dan kemajuan AUM, khususnya di bidang pendidikan. Oleh karena itu, seluruh elemen diminta aktif berkontribusi sesuai peran masing-masing,” ajaknya.

AUM didorong memiliki target yang jelas dan terukur. Semangat untuk menjadi kuat, maju, dan sukses harus berjalan beriringan dengan tata kelola yang sehat. Salah satunya dengan memiliki Badan Usaha Milik Sekolah (BUMS) sebagai sumber pendanaan AUM yang legal dan berkelanjutan.

“Dari sisi manajemen, penataan organisasi dan sumber daya manusia (SDM) menjadi perhatian serius. SDM di AUM diharapkan memiliki etos kerja dan loyalitas tinggi,” pungkasnya. (Sofyan)


Baca juga: Dai MUI Pusat: Alquran Petunjuk dan Penyejuk Kehidupan Umat Muslim


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top