Memperingati Hari Pahlawan 2025, Unisri Gelar Upacara Bendera Penuh Makna

Print Friendly and PDF

Upacara dipimpin langsung oleh Rektor Unisri, Prof. Dr. Sutoyo, M.Pd., dan diikuti oleh jajaran pengurus Yayasan Perguruan Tinggi (YPT) Slamet Riyadi, para pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa.


Memperingati Hari Pahlawan 2025, Unisri Gelar Upacara Bendera Penuh Makna

Solo – majalahlarise.com - Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan tahun 2025, Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menggelar upacara bendera yang berlangsung khidmat di halaman kampus setempat. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Rektor Unisri, Prof. Dr. Sutoyo, M.Pd., dan diikuti oleh jajaran pengurus Yayasan Perguruan Tinggi (YPT) Slamet Riyadi, para pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa.

Dalam amanatnya, Rektor Unisri, Prof. Sutoyo membacakan pesan Menteri Sosial Republik Indonesia yang menekankan makna perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa. Ia mengingatkan bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini tidak datang secara tiba-tiba, melainkan hasil dari perjuangan panjang yang dilandasi kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan.

“Para pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan lahir dari proses panjang yang ditempa oleh waktu dan keikhlasan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Prof. Sutoyo menguraikan tiga keteladanan utama dari para pahlawan bangsa.

Pertama, kesabaran para pahlawan dalam menempuh ilmu, menyusun strategi, serta membangun kebersamaan di tengah keterbatasan dan perbedaan pandangan.

Kedua, semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya. Setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan tidak berebut jabatan atau mengincar harta peninggalan penjajah, melainkan kembali ke rakyat untuk mengajar, membangun, dan mengabdi.

Ketiga, pandangan jauh ke depan. Para pahlawan berjuang bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi demi generasi mendatang dan kemakmuran bangsa, menjadikan perjuangan sebagai ibadah yang penuh doa dan pengorbanan.

“Generasi kita masa kini harus tetap berjuang dan pantang menyerah. Itulah kekuatan bagi generasi mendatang untuk meneruskan cita-cita bangsa. Sebab bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Rektor Unisri juga menyinggung semangat perjuangan yang saat ini diwujudkan dalam program-program Presiden Prabowo Subianto.

“Semangat kepahlawanan itu hidup dalam Asta Cita Presiden Prabowo, mulai dari memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, hingga membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya,” tutur Prof. Sutoyo.

Upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat. Lagu-lagu perjuangan berkumandang mengiringi suasana yang penuh semangat nasionalisme. Momentum ini menjadi pengingat bagi seluruh sivitas akademika Unisri untuk meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan dalam kehidupan akademik, sosial, dan kebangsaan. (Sofyan)


Baca juga: SD Muhammadiyah PK Banyudono Adakan NGOPI (Ngobrol Pahlawan Indonesia) Bersama Legiun Veteran Peringati Hari Pahlawan


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top